
Yuhuu … hari ini hari terakhir giveaway ya cinta. ❤️🌹
*
"
"Istriku hamil, Dav," ujar Zayyan dengan senyuman polosnya. Sang pria tampan bersinar dengan senyuman manis terpasang di wajahnya.
David menghela nafas berat. Dia berusaha menahan rasa kesalnya, karena sang adik sedari tadi sudah memberitahukan kehamilan Riska. Telinganya sudah panas mendengarnya, namun sekuat mungkin dia menahan diri untuk tak memarahi Zayyan.
"Iya aku tahu Zay … sudah 23 kali kamu bilang istri kamu hamil!" balas David dengan nada kesal.
Zayyan tersenyum sendiri. Dia melihat sang istri sedang bermain dengan Arsyila. Rasanya baru kemarin dia masuk ke dalam lembah berbulu. Namun, dalam waktu dua bulan menikah si kecebong susah ada dalam perut Riska. Benar-benar sangat menakjubkan.
"Hehe … istriku hamil," gumam Zayyan lagi.
David menghela nafas panjang. Dia memutar bola matanya malas, ternyata Zayyan sangat lebay.
"Iya, Zay … istri kamu hamil! Udah ah … aku tidak budeg, sekali kamu bilang istri kamu hamil ya aku denger!" sentak David dengan nada kesal membuat Zayyan langsung menoleh ke arahnya.
Zayyan menatapnya dengan sorot mata aneh. Pria itu menaikkan alisnya sebelah. Dia melihat David tampak marah, senyuman sinis terbit di wajah tampan Zayyan.
"Kok kesel? Iri lihat istriku hamil? Kamu kalau mau ya tinggal cari istri baru, kenapa malah cemberut gitu denger adik ipar sendiri hamil. Cih … iri dengki jangan dipelihara, Dav!"
Zayyan mencemooh sang kakak membuat mata David melotot. Pria tampan itu tidak menyangka kalau adiknya sampai hati mengatai dirinya punya penyakit hati.
Gila si Zayyan umpat David dalam hati.
David mengepalkan tangannya erat. Pagi-pagi Riska dan Zayyan sudah bertamu, padahal hari ini adalah hari libur David, pria itu ingin beristirahat karena lelah.
Namun, Zayyan yang baru datang langsung membangunkan durinya hanya untuk memberitahu Riska hamil.
"Iri dengki? Penyakit hati? Siapa? Aku?" David menunjuk dirinya sendiri, sebab tak habis pikir dengan tuduhan Zayyan.
David baru sadar kalau Zayyan Berubah semenjak menikah. Pria itu lebih menyebalkan dari Mark.
Alahmak … ini orang lama-lama nyebelin batin David mengumpat kesal.
David tertawa sinis. Dia sedang mengajar diri untuk tidak lepas kendali, karena tau betul kalau adiknya abagt sensitif.
"Ya?! Jaga bicaramu ya, Bontot. Jangan sampai kalau aku balas nanti kamu ngadu ke mama dan papa!" ancam David yang sudah berada di ambang kekesalannya membuat Zayyan menaikkan alisnya sebelah.
Dia menghilangkan kedua tangannya di depan dada, menatap datar wajah David yang merah padam.
"Silahkan balas, aku tidak akan ngadu, karena aku sudah dewasa dan sebentar lagi punya anak! Jadi, aku sudah berubah dan tidak cengeng lagi," tantang Zayyan membuat David geregetan ingin menjambak rambut adiknya.
"Oke aku akan balas! Kamu bilang apa tadi? Aku tidak beruntung dalam dunia percintaan? Hey, Sukijang! Apa kau lupa kalau dibanding percintaan ku, kau yang lebih sengsara. Jatuh cinta pada sahabat sendiri, harus menahan perih karena Rina lebih memilih Kevin daripada kamu, terus saat Rina hamil kamu yang nikahin dia, berusaha sekuat mungkin untuk menggapai cintanya, nyatanya nol juga hasilnya … ha ha … habis Rina melahirkan dan Kevin kembali, mereka malah CLBK– Cinta Lama Belum Kelar – lagi. Ha ha … sangat menyedihkan!"
David mengejek adik bungsunya habis-habis membuat wajah Zayyan yang tadinya ceria berubah mendung. Mata pria itu merah berkaca-kaca. David tidak mau berhenti mengejek Zayyan.
Salah sendiri asik bontot nya ini punya mulut pemes mentang-mentang sudah punya istri dan calon anak.
Sombongnya minta ampun.
"Ingat nggak dulu kamu pernah pasang status selepas bercerai sama Rina. Isinya begini, 'ku kira kau rumah, ternyata kandang babi'. Ha ha alay banget tahu, nggak! Aku yang bacanya aja pengen muntah!" seloroh David mengungkit masa lalu membuat wajah Zayyan murung.
*
*
Author udah up 6 bab. Tunggu waktu up nya aja yah. Doakan author biar lancar, mungkin. Hari ini bakal 10 bab atau lebih. 😎❤️🌹
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰
*
*