Mas Duda Rasa Perjaka

Mas Duda Rasa Perjaka
Minta Izin Buat Jadi Pebinor



Akhirnya David setuju untuk bertemu dengan gadis desa yang dimaksud. Dia ingin melihat bagaimana orangnya secara langsung. Agar David bisa menilai apakah layak atau tidak.


"Kalau begitu, suruh dia datang ke sini hari ini, Bi. Apa bisa? Nanti saya suruh Mang Udin buat jemput dia, jemputnya bareng bibi aja!" jawab David tenang menatap lekat wajah tua wanita di hadapannya.


Bibi Mariana tersenyum lebar. Dia merasa sangat senang, sebab David setuju dengan saran nya.


"Baik, Den! Kalau begitu saya siap-siap dulu," balas sang bibi lalu segera melangkah ke kamarnya dengan cepat.


Tersisa David, Zayyan dan Mark. Ketiga pria itu menghela nafas lega, karena tidak harus bersusah payah untuk mencari pengasuh dari desa.


"Mama dan papa ke mana?" tanya Mark celingukan mencari keberadaan orang tuanya.


"Mama dan papa pulang ke rumah haraboji kemarin!" balas David santai.


Naima dan Jack Lee terpaksa pulang ke Korea, karena ayah Jack Lee sedang sakit.


Di rumah besar itu hanya ada David dan Syila beserta pelayan. Sedangkan Mark lebih sering tinggal di apartemen atau rumahnya sendiri. Begitupun dengan Zayyan sudah punya istri sendiri.


"Aman kalau gitu," gumam Mark lalu mengeluarkan sebatang rokok dari bungkusan nya.


Dia menyelipkan batang rokok diantara jari tengah dan jari telunjuk. Lalu dia nyalakan api kecil di ujung rokok, kemudian ia hisap rokok.


Kepulan asap keluar dari mulut Mark. Pria itu adalah perokok, namun tak sampai candu. Hanya sesekali saat pikirannya sedang berat.


David melihat adiknya merokok seketika paham kalau Mark sedang banyak pikiran.


"Ada masalah apa?" tanya David menatap lekat wajah lelah adiknya.


Begitupun Zayyan yang ikut melihat wajah sang kakak kedua. Tampak perubahan di raut wajah Mark, biasanya dia paling gesrek dan suka melawak bila berkumpul, tiba-tiba hari ini menjadi pendiam.


David merasa haus, pria itu segera meminum lemon tea yang telah dibuat oleh sang bibi.


"Aku mau jadi pebinor," ujar Mark datar.


Pyurr.


David yang sedang minum air langsung menyembur keluar mengenai wajah Zayyan.


"What the f*ck, Mark?!" umpat David kesal. Begitupun dengan Zayyan yang tak marah pada David meski wajahnya basah. Karena saat ini hatinya bergemuruh mendengar ucapan Mark.


"Jangan bilang kau mau jadi pebinor dalam rumah tangga ku, Mark?! Kalau iya aku bersumpah si Otong mu ku jadikan balado terong!" sentak Zayyan tak main-main membuat Mark tergelak.


Dia tertawa geli melihat wajah marah Zayyan. Adik bungsunya ternyata salah kaprah.


"Mark, jangan kurang ajar kau! Kalau rebut pacar orang itu masih wajar, tapi, kalau rebut bini orang itu kurang ajar!" desis David marah menceramahi Mark. Dia teringat dulu bagaimana hancurnya saat tahu kalau Selingkuhan istrinya adalah adiknya sendiri.


Sungguh David tidak mau ada laki-laki lain yang ikut merasakan apa yang dia rasakan.


Mark tertawa cekikikan, dia menekan ujung rokoknya pada asbak. Lalu ia kembali menatap wajah kedua saudaranya.


"Kali ini aku yakin kalian tidak akan memarahiku. Mama dan papa pasti setuju kalau aku jadi pebinor!" balas Mark serius membuat keduanya tersentak.


Bagaimana bisa mereka tidak marah kalau Mark menjadi pebinor alias perebut bini orang.


"Gimana ceritanya kami setuju kamu jadi pebinor, Mark? Tidak usah mengada-ngada. Kalau memang kamu suka sama wanita, ya syaratnya dia harus single, mau itu single mom atau gadis! Yang penting statusnya jelas single, bukan berstatus istri orang!" tegas David tak sependapat dengan adik keduanya.


Begitupun dengan Zayyan, dia tidak setuju bila kakak keduanya menjadi Pebinor.


"Mark, kamu pria terpelajar, kaya dan sukses. Masih banyak wanita cantik dari berbagai kalangan yang tentunya mau jadi istri kamu dan mereka single tentunya! Buat apa merendahkan martabat kamu sebagai pria terpelajar dengan merebut istri orang!"


Zayyan ikut bersuara, dia mengeluarkan isi hatinya membuat Mark menghela nafas lega.


"Apa wajar kalau seorang suami menjadikan istrinya samsak tinju?" tanya Mark serius dengan nada dingin membuat Zayyan dan David terhenyak.


*


*


Cerita David dan Mark akan hadir di awal bulan, setelah cerita ini tamat yah 🥰🌹


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏


Maaf banget yah baru up lagi ya, guys 🌹🥰❤️