
Zayyan mengumpat kesal dalam hati. Mark memang sangat jahil dari jaman baheula dia suka mengganggu ketenangan hidup Zayyan. Bibir pria itu maju dua sentimeter membuat Riska yang melihatnya gemas.
"Dasar kakak durhakim. Biasanya buat adik menderita," ketus Zayyan mengomel tak henti sedari tadi, karena marah sebab mengganggu dirinya yang mau berciuman dengan sang istri.
"Apa Kak Mark setiap hari begitu?" tanya Riska penasaran pada sang suami tercinta.
"Iya, setiap hari dia gangguin aku. Kadang kalau aku keramas tiba-tiba listriknya dimatikan. Kadang dia r*mas bokong aku di depan umum. Kebayang nggak gimana malunya aku saat orang lihat Mark r*mas bokong ku? Mereka bakal kira aku lelaki murahan!"
Zayyan bercerita tentang kejahilan Mark pada Riska membuat gadis itu kerap kali tertawa terbahak-bahak. Ternyata kehidupan suaminya sangat menyenangkan dan keluarga suaminya itu Cemara.
Sama seperti keluarganya.
"Nah, sekarang aku udah cerita tentang keluarga ku! Sekarang giliran kamu ceritain tentang keluargamu!" titah Zayyan seraya memangku Riska.
Entah kapan keduanya sudah berdekatan dengan posisi intim.
Riska tersenyum manis. Mendengar kata keluarga saja sudah membuat gadis itu senang.
"Keluarga ku juga Cemara, Mas. Bedanya Abang Risky nggak pernah jahil. Palingan Ayah tiap hari mengomel karena cemburu sama Bunda gara-gara keluar nggak pakai masker atau cadar! Soalnya Bunda kalau keluar nggak tutup wajahnya, banyak anak muda yang minta nomor WA! Jadi, Ayah ngambek dan mengomel tiap hari sampai aku dan abang cuma bisa geleng-geleng kepala!"
Riska bercerita pada sang suami membuat Zayyan ikut tersenyum melihat senyuman manis Riska.
"Eh ngomong-ngomong, aku belum punya nomor WA kamu. Isikan!" Zayyan memberikan ponselnya pada sang istri. Riska terkekeh geli, mereka sedang melakukan pendekatan, namun dalam hubungan yang halal.
"Nah." Riska memberikan ponsel pada Zayyan. Pria itu tersenyum manis saat melihat nama yang tertera 'Istri manisku💋'.
"Aku mau emoticon ini," ujar Zayyan dengan suara serak membuat Riska terbius. Perlahan dan pasti gadis itu memberikan ciuman untuk Zayyan.
*
*
Acara resepsi pernikahan Zayyan dan Riska digelar mewah di hotel ternama. Banyak sekali kolega bisnis yang diundang. Jajaran orang terkaya di Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam pesta megah konglomerat Riska dan Zayyan.
Tidak ada media yang meliput, karena Zayyan tidak menyukainya. Banyak yang bahagia, namun tak mengurangi tukang nyinyir. Terlebih lagi masa lalu Zayyan yang gagal dalam pernikahan.
"Masak Tuan Zayyan mau menikahi gadis ingusan sepertinya. Kalau aku jadi pak Zayyan, lebih baik aku menikah dengan artis, model atau pengusaha juga!" celetuk seorang wanita pada teman-temannya.
"Sutt … kamu jangan salah. Itu gadis ingusan bukan sembarang gadis. Dia putri Tuan Raja Baskoro, orang terkaya di Jakarta Barat. Perusahaan minyak dan batu bara keluarga Baskoro sudah dikenal investor dan perusahaan luar negeri!"
"Ya tapi, 'kan, percuma anak orang kaya tapi tidak punya skill apapun. Bahkan, ku dengar dia pengangguran dan sekolahnya cuma lulusan SMA," balas wanita itu tetap kekeh merendahkan Riska.
"Pengangguran dia beda dengan kita yang pengangguran. Dia duduk manis saja di rumah tiap harinya punya pemasukan. Cukup tunjuk saja apa yang dia inginkan pasti diwujudkan. Lah kita? Siang malam banting tulang biar bisa bergaya mewah. Jelas kita berbeda dengan dia!"
Wanita itu hanya mengerucutkan bibirnya. Dia merasa iri dengan posisi Riska.
Kembali lagi di panggung, Zayyan dan Riska menyambut para tamu yang mengucapkan selamat pada mereka, juga ada beberapa yang ingin berfoto dengan pengantin baru itu.
"Selamat ya, Zay! Akhirnya kamu move on juga!" ujar wanita itu membuat Zayyan yang tadinya fokus pada kecantikan Riska kini beralih menatap ke arahnya.
Degg.
*
*
Yey author udah triple up nih 🤭🤭 mau up lagi nggak??
Kalau mau yuk komentar banyak 😘💋🥰
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️