Mas Duda Rasa Perjaka

Mas Duda Rasa Perjaka
Anda Hantu?



Suara teriakan Riska terdengar keluar membuat Zayyan yang sedang berdiri di luar langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi wanita. Dia sangat takut terjadi sesuatu pada istri tercintanya. Takut kalau istrinya kenapa-kenapa terlebih lagi istrinya sedang hamil muda.


Jantung Zayyan berdebar kencang. Dia segera masuk ke dalam kamar mandi wanita tanpa berpikir panjang, karena yang ada dalam pikirannya saat ini adalah bagaimana keadaan istrinya dan mengapa Riska bisa berteriak kencang seperti itu.


"Sayang?! Kamu di mana?!" Zayyan berteriak keras saat masuk ke dalam kamar mandi wanita, dia membuka kamar mandi pertama namun tidak ada istrinya di sana kedua dan ketiga begitupun tidak ada istrinya di dalam, hingga kamar mandi yang keempat barulah Riska keluar dari sana dan berlari sekencang mungkin hampir saja terjatuh. Beruntung ada saya yang menangkap pinggang istrinya itu lalu memeluk erat tubuh Riska yang tampak bergetar ketakutan.


Dada Riska berdebar kencang Dia sangat ketakutan, saat melihat wanita berambut panjang duduk di atas dinding pembatas, seumur hidup baru kali ini dia melihat penampakan.


"Mas … a-ada hantu!" pekik Riska ketakutan membuat Zayyan mengernyit heran.


Bagaimana bisa ada hantu di siang bolong? Sepertinya sang istri sedang bermimpi.


"Kamu mimpi buruk ya, Sayang?" tanya Zayyan menatap istrinya aneh.


"Mimpi apanya, Mas? Tidur juga belum. Itu di dalam kamar itu beneran ada hantu tadi di atas dinding pembatas!" tunjuk Riska ke dalam kamar mandi yang ia huni tadi.


Zayyan segera beranjak ke sana. Dia membuka pintu kamar mandi, terkejut melihat seorang wanita sedang berjinjit berusaha menggapai sesuatu.


"Kamu hantu ya?" tanya Zayyan membuat wanita itu segera berbalik ke belakang.


"Matamu juling … bisa lihat sendiri kalau kaki ku masih menapak di lantai," ketusnya kasar membuat Zayyan menghela nafas lega. Ternyata istrinya benar salah kira.


Dia melihat Riska masih berdiri di tempat yang sama. Istrinya itu seperti kehilangan roh.


"Sayang, sini … tidak ada hantu … yang kamu lihat mungkin Mbak ini," panggil Zayyan membuat Riska berusaha untuk mendekati Zayyan.


"Beneran bukan hantu?" tanya Riska hati-hati dengan raut wajah ketakutan.


"Beneran." Zayyan segera menarik tangan istrinya. Riska mengintip dari sela-sela jarinya dan ternyata benar, seorang wanita cantik berambut panjang dan bergaun putih.


Wanita itu mengerucutkan bibirnya saat melihat Riska. Dia kesal karena Riska menyebutnya kuntilanak. Padahal dia punya niat baik.


"Saya manusia, Mbak. Bukan kuntilanak seperti yang Mbak sebut tadi!" ketusnya dengan nada kesal.


"Salah Mbak sendiri kenapa panggil panggil saya tadi. Malah duduk di atas dinding pembatas lagi. Udah kayak makhluk astral saja!" sungut Riska kesal.


Sang wanita memutar bola matanya malas. Dia sedang tidak ingin berdebat.


"Tadi itu saya kita Mbak belum pipis, makanya saya naik ke atas dan berusaha panggil Mbak, mau larang agar jangan pipis!" ujar wanita itu membuat Zayyan mengernyit heran. Begitupun dengan Riska.


"Lah, kenapa di larang, Mbak? Emang ada apa?" tanya Riska penasaran.


Kemudian gadis itu menunjukkan dua kamera kecil pada Riska.


"Ini kamera yang ada di kamar mandi sebelah, dan ini kamera yang ada di kamar mandi ini. Tadinya saya mau pipis tapi nggak jadi karena nggak sengaja lihat ada kamera kecil di pojok ruangan."


Sang wanita menjelaskan membuat mata Riska dan Zayyan melebar sempurna.


*


*


Guys, ini berdasarkan kisah nyata ya. Banyak yang begini, jadi hati-hati buat kita. Harus teliti kalau mau ke toilet umum.


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️


*


*