INEZ (IMMORTAL NEVER OF ZENIT)

INEZ (IMMORTAL NEVER OF ZENIT)
Episode 12: METEOR API



Mereka pun keluar dari kota itu, dan rencana mereka pun dimulai. Sang raja negeri Lue sudah menerima surat pemberitahuan dan bukti-bukti transfer dana para pejabat yang mengambil bantuan dana bencana.


Begitupun rencana penipuan barang barter ke negeri Qua, sudah diketahui oleh Raja Qua, dan membatalkan barter tersebut. Akibat nya, Sang Walikota di pecat, dan seluruh anggota keluarganya dicabut gelar bangsawannya.


“Nona, walikota dan semua pejabat yang terlibat telah mendapat hukuman nya”, ucap Anes menyampaikan informasi yang ia dapat dari kota tersebut.


“baguslah,sudah sepantasnya, mereka sudah terlalu lama berfoya-foya dan melakukan banyak pelanggaran serta semena-mena dengan penduduk”, ucap Jen cuek.


Mereka bertiga melanjutkan perjalanan menuju negeri Qua dengan kereta kuda, dimulai dari sini, mereka menyadari perjalanan mereka akan semakin sulit. Mereka bertemu dengan banyak monster dari level 3 sampai level 10.


Dan berkat itu juga kini Jen sudah berada di level 5, dan menambah skill yang dimilikinya yaitu skill pertahanan yang di dapat nya dari monster kura-kura besi level 10. Dimana dengan mengatur tenaga dalam nya, ia bisa membuat dirinya sekuat besi.


Awal nya Kemampuan Penyerapan nya, menyerap semua kemampuan monster apapun, bahkan Jen perna secara otomatis menyerap skill yang bisa membuat lidah nya memanjang sampai ia kesulitan bicara, dan skill yang dapat menumbuhkan rambut di seluruh tubuh. Saat mendapat skill itu, tubuh Jen tertutupi rambut. Rin dan Anes pun sempat mengira Jen adalah monster saat itu.


Tapi akhirnya mereka mengetahui kemampuan Jen dalam menyerap kemampuan monster lain. Untuk beberapa saat Jen tertutupi oleh rambut, hingga dia akhirnya dapat mengontrol kekuatan penyerapnya dan  tidak otomatis menyerap kemampuan monster, begitupun kemampuan monster yang tidak berguna juga dapat dihapus dari koleksi skill nya.


 Klik, layar nameboard Jen aktif, ia mengecek skill apa saja yang telah dimilikinya.


SKILL= Telinga Double Rabbit >> mendengar sampai jarak 100meter.


               Jirah Turtle >> pertahanan Sekuat Besi.


               Racun Hitam >> melumpuhkan dan mematikan dalam 10 menit, dan Anti racun.


Sedangkan Anes dan Rin kemampuan mereka naik menjadi level 2, begitupun hewan-hewan peliharaan mereka terus bertambah kuat. Sudah 2 hari perjalanan mereka dengan kereta kuda, tapi kereta mereka rusak akibat serangan monster, sehingga mereka harus melanjutkan perjalanan tanpa kereta.


  “nona, tempat ini bagus untuk istirahat,bsebaiknya kita beristirahat disini saja malam ini, sebab sudah seharian perjalanan kita”, ucap Anes sambil menunjuk kearah tepi sungai.


“baiklah, kita istirahat disini saja”, jawab Jen setuju.


 Mereka berhenti di dekat sungai yang memiliki air terjun, dan mendirikan tenda disana, juga mulai menyiapkan makan malam. Rin menangkap ikan di sungai, Jen berkeliling disekitar sungai mencari kayu bakar, dan menemukan beberapa kayu dan batu yang bisa dipakai untuk memasak.


Mereka pun menikmati saat itu bersama hewan peliharaan mereka yang masih kecil dan lucu, terutama hewan peliharaan Anes yang sangat menggemaskan yang menjadi mainan kesukaan Jen dan Rin. Sampai Anes sempat dibuat kesal sama mereka, dan tak mengijinkan mereka mendekati Lux.


 Puas bermain, mereka merebahkan diri di rerumputan, “banyak sekali bintang yg menghiasi langit negeri ini, jauh berbeda dengan kehidupan kota”, kagum Jen.


Sedang asik mengamati langit, tiba-tiba sesuatu yg bersinar mendekat dengan sangat cepat kearah mereka, dan sangat bercahaya seakan siang seketika dan saat benda itu mendarat, langit kembali gelap. Mereka bertiga pun bergegas menuju kearah jatuh nya benda itu, yang mereka prediksi tidak jauh dari lokasi mereka.


Batu yang sangat keras dan hitam, memancarkan aura kekuatan yang sangat besar. Mereka memprediksi setidaknya batu ini berada di level 30.


Dengan pedang angin Jen ia berusaha membelah batu itu, sangat sulit, tenaga dalam nya hampir habis, dibantu dengan Rin dan Anes yang juga hampir kehabisan tenaga dalam juga.


Setelah berusaha keras, batu itu akhirnya terbelah, dan Jen menyerahkan setengah nya untuk Anes, setengah nya untuk Rin.


“bahan ini sangat bagus jika ditempah menjadi pedang, kita akan mencari pandai besi terbaik untuk menempah pedang mu”, ucap Jen sambil menyerahkan setengah dari batu itu pada Anes.


“batu ini dapat diserap aura nya oleh hewan peliharaanmu Rin, sehingga pheoniks mu akan semakin cepat bertambah kuat”, lanjut Jen sambil menyerahkan setengahnya lagi ke tangan Rin.


 Jen ingat burung api milik Rin sangat efektif memakan aura dari batu itu. Sebab asal burung Api Rin sebenarnya dari negeri Awan, dan meteor Api pun berasal dari negeri Awan, itu akan membuat nya cepat bertumbuh dewasa dan memiliki kekuatan besar.


Negeri Awan terletak di Atas, dan orang-orang negeri Awan 2x lebih kuat dari negeri bawah. Saat dulu Jen perna sampai kesana untuk mengalahkan Raja Monster, dan ntah sudah berapa kali ia kalah, hingga akhirnya menang karena mendapat kemampuan special, sebab walau dunia bawah level 50 dan atas 50, tetapi kekuatan nya 2x lebih kuat. Juga hadiah nya pun 2x lipat.


Selain itu, aura disana sangat murni bahkan 10x lipat lebih murni. Hanya yang berlevel 80 keatas yang mampu sampai ke negeri Awan.


Setelah membagi dua batu itu, saat mereka hendak meninggalkan nya, Jen melihat suatu Kristal biru menyala jatuh dari tengah batu yang terbelah itu.


“ini pasti inti dari batu ini, kepekatan kekuatan nya berkali-kali lipat”, ucap Jen.


“setahu saya, inti dari meteor api bisa menaikkan level bahkan sampai 10 level, sangat bagus untuk nona menaikkan level”, jelas Anes.


“baiklah, kalau begitu aku akan menyerap kristal ini dulu untuk menaikkan level, sehingga kalian pun bisa bertambah level nya”, ucap Jen.


Mereka kembali ke tenda, tampak Rin mulai memberikan batu itu untuk diserap peliharaannya, sedangkan Anes asik bermain dengan Lux.


Jen sendiri mulai duduk di atas batu di tengah sungai itu, dan mulai menyerap Kristal nya. Ia merasakan aliran darahnya mengalir cepat, memusatkan kekuatan di dada nya, merasakan hembusan angin, dadanya mulai terasa panas, dan nadi-nadi nya seakan tertusuk ribuan jarum. Dan ia melihat gerakan-gerakan indah berputar mengelilinginya berulang-ulang,  Dia ingat itu jurus yang sangat langka yang dapat menyembunyikan aura, sehingga orang lain tidak akan tau level nya, karena ia bisa menekan level nya sampai serendah mungkin. Setelah itu, gerakan-gerakan itu hilang, dan tubuhnya terasa sangat ringan dan panas. Lalu bercahaya terang seketika membuat daerah sekitar situ seperti siang hari, dan perlahan mulai meredup.s


Jen membuka matanya, klik, melihat nameboardnya, level nya naik 15 tingkat, pencapaian luarbiasa, kini dia sudah level 20 dan dengan menggunakan jurus tadi, ia menekan aura nya hingga ke level 5 kembali.


wauu, Kristal ini luar biasa, memang sangat langka, pikir Jen. Perlahan Kristal itu melebur dan menghilang di tangan Jen, sebab energy aura nya telah habis diserap nya.


Anes dan Rin yang menyadari level mereka naik menjadi level 2, pun mengetahui bahwa Jen berhasil naik level.