
Vanya hanya menatap dengan diam kejadian didepan nya. Dirinya sedari tadi hanya diam melihat pertengkaran antara kedua pasangan suami istri itu.
Satu hal fakta yang didapat nya adalah kakaknya benar-benar mencintai kakak ipar nya.
Sungguh dirinya tidak pernah melihat kakaknya se emosi itu. Hanya orang yang sangat berharga yang akan dilindungi nya.
Kakak nya bukan tipe pria yang romantis bisa merayu wanita dengan ribuan gombal. Kakak adalah tetap kakak nya pria yang biasa dipatuhi dan ditaati tidak ada yang boleh membantah keinginan nya.
Tring.....
Notifikasi dari handphone nya. Dengan segera meraih handphonenya.
“awasi lah kakak ipar mu agar tidak bertindak bodoh. Pasangan suami istri bodoh perasaan sendiri saja gengsi mengakui nya. “
Isi pesan dari nomor yang tidak dikenal membuat Vanya memutarkan bola nya menatap pintu mencoba menebak pengirimnya. Sudah tidak ada lagi pelaku tersangkanya.
Itu sekertaris hen.
Dengan malas meletakkan kembali handphone nya tanpa membalas pesan itu.
Tanpa disuruh aku juga tau apa yang akau lakukan, huh. Aku ini perempuan sejati, tentu saja akau tau perasaan sakit apa yang dialami kakak ataupun kakak iparku.
Huh, tau apa sekertaris gila itu dengan perasaan mencintai. Kau dengan kakakku sama saja bodoh nya.
Tetapi hati nya membenarkan bahwa pemikiran sekertaris hen bahwa keduanya memang sepasang suami-istri yang bodoh.
Vanya menangkup tubuh kakak iparnya yang menunduk masih dengan air mata berurai.
Derta yang terduduk memeluk lututnya, merasakan pelukan hangat. Membungkusi tubuh nya.
Itu adik iparnya dengan segera memeluk balik.
“kakak ipar lanjut makan nya atau kekamar? tanya Vanya.meningat hanya sedikit makanan yang memasuki tubuh kakak iparnya. Karena sepasang suami-istri itu mempunyai waktu yang lebih panjang untuk berdebat.
Derta menggeleng kan Kepalanya dirinya hanya ingin kekamar.
“K-kamar.”jawab nya sayu.
Vanya memapah pelan kakak iparnya menuju kamar.
“kakak ipar ingin aku temankan? “tanya Vanya sembari menaikan selimut untuk menyelimuti tubuh kakak iparnya yang terlihat pucat.
Derta menggeleng kan kepala nya.
Vanya hanya menangguk kan kepala nya menerima ucapan terimakasih dari kakak iparnya. Ada pertanyaan yang sedari tadi menganjal kan pemikiran nya.
“kakak ipar kapan terakhir kakak datang bulan. “tanya Vanya kemudian rasa penasaran meronta.
Derta mengerjapkan mata nya mendengar pertanyaan yang menelusup perasaan nya. Dirinya mengerti arah pembicaraan dari adik ipar nya.
“Tidak ingat. “jawab nya pelan.
Vanya berdiri setelah selesai menyelimuti tubuh kakak iparnya. Dan menatap kakak iparnya ada yang ingin diungkapkan nya.
“Ingat lah kapan kakak ipar terakhir datang bulan nya, dan ingat perkataan sekertaris hen benar adanya, kakak ku benar-benar menyukai kakak ipar. “Vanya tersenyum dan melangkah kan kakinya keluar.
Derta hanya menatap Langit-langit kamar, perasaannya berkecamuk memikirkan perkataan sekertaris hen dan adik iparnya.
Sedikit perasaan nya membenarkan apa yang diucapkan sekertaris hen dan adik ipar nya.
Akhir-akhir ini dia selalu memperlakukan ku dengan lembut, perlakuan nya yang membuat ku salah paham.
Seharusnya nya perlakuan nya tidak berubah, aku takut jatuh terlalu dalam hingga diriku tidak mampu menarik diriku keluar dari rasa yang kubangun.
Seharusnya sikapnya tetap tuan Dirga yang pertama kali ku kenal dengan segala sikap arogan nya. Bukan dengan sikap lembut yang membuat ku terbuai dan kemudian menghempas ku jatuh.
Jika dia benar-benar menyukai ku seharusnya itu juga tidak boleh terjadi seharusnya begitu juga dengan perasaan ku. Aku harus membunuh perasaan ku.
Dan untuk datang bulan ku, memang dua bulan ini aku belum dapat.
Jika aku memang hamil tapi tidak ada tanda-tanda mual ataupun Merasa menginginkan sesuatu yang asam seperti gejala-gejala orang hamil pada umumnya.
Aku juga masih sesekali mengonsumsi pil KB.
Memang apa yang aku harapkan? Bunda saja kesusahan punya momongan dan hasil nya hanya kau sendiri.
******
ibu hamil memang beda ya🤣
sumpah gak paham sama orang hamil🤣gua nulis berdasarkan pengalaman dari novel-novel yang aku baca,,, katanya ibu hamil itu cerewet banget🤣ntah gk tau...
oke jangan lupa vote dan likenya banyak-banayk biar masuk peringkat 😁soalnya senang banget cerita ku bertengger di peringkat,, walupun cuma beberapa jam.
sabar ya guyss,, cerita selanjutnya nya masih ditulis..