Household

Household
#Heheh#



Dirga menatap geram kearah isteri nya yang asik mengobrol dengan seorang pria.


Menatap marah istrinya dengan mudah berbagai senyum manisnya kepada pria lain.


Kau bahkan tidak pernah senyum manis seperti itu kepadaku, huh.


Akan kuberi pelajaran karena kau sudah berani membuat ku marah, awas.


Menatap istri nya yang berjalan takut kearahnya memasuki ruangan VIP.


Tadi aku tidak sengaja menabrak nya, jadi aku meminta maaf”ujar derta menunduk dalam didepan suaminya untuk memberi tau kebenaran nya.


Siapa yang mengijinkan mu meminta maaf kepada orang rendah seperti itu, huh”


Kau bunuh mereka tidak sebanding dengan permintaan maaf mu “teriak Dirga menarik tangan istrinya.


Membuat karyawan disana ketakutan.


Karena mereka sekarang diruang privat, jadi hanya karyawan khusus yang mendengar pembicaraan diruangan sana.


Mereka bekerja bukannya hanya digaji karena bekerja, tapi juga dibayar menutup telinga dan mata dengan apa pun yang terjadi disana.


Dan mereka tidak berani membocorkan nya, jika masih ingin hidup dengan tentram.


Pria sialan ini, apa dia tidak tau permintaan maaf itu sangat penting, untuk menjaga perasaan orang lain.


Baiklah, ternyata aku baru menyadari jika anda tidak punya hati.


Maaf, aku minta maaf karena aku yang menabrak nya tadi”ungkap derta menunduk lebih dalam lagi.


Membuat Dirga semakin geram, mengapa kau takut didepanku, hah.


Sementara di depan pria yang tidak kau kenal, dengan beraninya kau tersenyum seperti itu.


Terserah, emang siapa yang peduli “ujar Dirga menatap geram.


Siapkan menu, seperti biasanya”perintahnya kepada karyawan yang ketakutan menatapnya memarahi wanita didepannya.dia kan istriku terserah aku memarahi nya.


Kalau kau bilang terserah tapi mengapa memarahiku, seperti itu. Membuat ku ingin menangis saja.


Suasana hening, hanya dentingan sendok yang saling beradu.


Ini adalah makanan terakhir ku, sebaiknya aku tidak peduli dengan orang disekitar ku.


Anggap saja suami brengsek itu tidak ada, terserah mau terlihat buruk didepannya.


Emangnya dia peduli, hiks, hiks, hiks.


Betapa sangat menyedihkan, mati dengan hina. Aku bahkan tidak mempunyai hak membela HAM ku di depan pria ini.


Derta menyantap pelan makanannya.


Perubahan ekspresi diwajah istrinya membuat Dirga menggerut kening, keterangan.


Apa


lagi yang dipikirkannya.


Habiskan makanan mu”perintah Dirga.


Derta menangkat kepalanya menatap suaminya dengan air mata berlinang.


Sungguh dia tidak mampu menahan air matanyanya memikirkan banyak hal yang belum dia lakukan didunia ini.


Dia tidak bisa membohongi perasaannya.


Mengapa kau sangat cengeng”Dirga menatap maniak mata istrinya yang menganak air sungai.


Jika kau benar-benar membunuhku, kuburkan aku dekat orang tuaku”ujar derta dengan sesengukan.


Pumphhl.......... Hahahahahhaa hahhahha tawa Dirga mengema diseluruh ruangan.


Hahah jadi ini yang membuat mu dari tadi bengong, jadi kau benar berpikir aku akan menghabisimu.


Berhenti tertawa sialan apa kau pikir ini permasalahan biasa, ini menyangkut nyawa manusia tau.


Mengapa istrinya ini sangat mengemaskan.


Dirga berdiri dan memutar badannya menuju istrinya.


Menankup wajah yang sudah dipenuhi air mata.


Menghapus air matanya nya lembut.


Cup... Mengecup pelan bibir didepannya.


Mengapa kau sangat mengemaskan, aku akan bersemangat jika membunuh dan menghukum mu dikamar, honey”ujar Dirga dengan mendelik sebelah matanya.


Dasar laki-laki mesum.


Yang beberapa jam yang lalu saja belum selesai rasanya. Dan kau berpikir untuk melakukannya lagi.


Tunggu jadi dia tidak bermaksud membunuhku, heheh.


Akh, betapa sangat menggerikan jika apa yang aku pikirkan beberapa jam yang lalu terjadi.


**Jangan lupa


Vote🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


Vote🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


Vote🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


And


Like💜💜💜💜💜💜💜💜


Like💜💜💜💜💜💜💜💜


Like💜💜💜💜💜💜💜💜


Like**💜💜💜💜💜💜💜💜