Household

Household
#Kuliah#



Aku harus kuliah lagi,


Bentar lagi lulus, aku akan bekerja keras dan membayar semua hutang-hutang perusahaan papa.


Aku tidak tau berapa jumlahnya, yang terpenting aku harus lolos dari gengamaan pria brengsek itu.


Dan kemudiaan menata kembali hidupku.


Aku tidak boleh membiarkannya menyentuh ku lagi.


“Tapi bagaimana aku keluar dari rumah ini?


“Aku udah ijin 3 hari sohyun sama jerry pasti khawatir banget, apa lagi aku ndak ada ngabarin mereka.


Apa jerry baik-baik saja?


Akh....... Memegang ponselku sendiri saja tidak diijinkan”hiks, hiks, hiks..


Apa aku perlu ijin saja? Buang saja rasa takut..


Aaaaaa.... Aku punya ide.


"Nona, nona, nona tuan muda sudah pulang,terdenar pelan suara pelayan memberitahuku.


“Ia, baik”sahut ku segera keluar. Setelah mendengar deru mobil memasuki perkarangan rumah.


“Apa kau menyambut ku lagi? Tanya nya dengan seringai lebar.


“iya tuan yang terhormat”


Tentu saja, apa kau tidak lihat aku berdiri disini, dasar pria mesum.


Jangan bertanya jika anda tau jawabkannya.


Dengan pelan derta mengikuti langkah suaminya.


“Aku mau mandi”


Dengan segera derta mempersiapkan air hangat dibathup dan mengatur suhunya.


Aaaaaaa....... Apa salah satu kebiasaan mu membuka baju sembarangan”maki derta dalam hati dan menunduk kan kepalanya.


“Apa kau malu, kau bahkan sudah merasakannya”


Apa kau mau ulangi lagi? Tanya Dirga dengan cekikan melihat muka istrinya merona menahan malu.


Dia sangat mengemaskan., kalau malu.


“Keringkan rambutku”


“baik tuan”dengan segera derta berpindah ke belakang suaminya.


“bilang pelayan sediakan makan malam”


“baik tuan “dengan patuh derta menjawab dengan perasaan dongkol setengah mati.


“ambilkan aku air'


Hah, apa maksud nya air minum didekat dia menyimpan handphone nya.


“aku tidak suka mengulang perintahku”teriaknya..


‘ini tuan’


“huh, sungguh merepotkan”


Kalau merepotkan jangan betingkah makanya, apa aku harus melayani juga jika seekor semut menempel di wajahmu.


Walapun sebenarnya kau bisa melakukannya sendiri.


Tapi.. Aku ngak yakin semut berani menempel dimuka tuan Dirga yang berharga. Hahahah...


Derta cekikan mrmbayangkannya.


“Hei sekertaris tampan”sapa derta kepada sekertaris hen yang asik memeriksa file di laptop.


“seharusnya anda jaga tutur kata nona ketika berbicara, karena apa yang anda katakan bisa saja disalah tafsir sama tuan muda”jawab sekertaris hen menunduk hormat.


Hei, apa permasalahan tutur kataku, aku kan hanya memujimu untuk menjilat. Heheh.


Terus apa pengaruhnya dengan suamiku.


“Sekertaris hen, apa saya boleh bertanya”


Hanya ditanggapi dengan anggukan kepala, dan seolah mengatakan silakan nona.


“Apa aku boleh kuliah lagi? Dan bolehkah aku kerja?


“kuliah anda sudah diurus nona, anda kuliah di Universitas xx”


Anda tidak boleh bekerja, ini perintah dari tuan muda”


Atur saja terus hidupku. Aku bahkan harus hidup dibawah kekuasaan mu, suami brengsek. Universitas itu punya mu kan.


Aku kan ngak mau pindah taun hiks, hiks.


Apa kau tau betapa susah nya mencari sahabat seperti sohyun dan jerry. Dasar suami brengsek.


“Tuan apa identitas saya dirahasiakan”


“anda mau nya seperti apa nona? Tanya sekertaris hen serius.


Emangnya kau punya kuasa, kalau aku minta status ku dirahasiakan. Sampai aku tamat dengan tenang.


“Apa anda ingin dirahasiakan?


Aha..... Dia tau apa yang aku pikirkan.


“Iya”


“Baiklah nona, saya harap anda segera naik tuan muda mungkin sudah menunggu anda”


“Menunggu apa, aku hanya memanggil nya untuk turun dan makan saja”


Sungguh menyebalkaan......


“mengapa kau sangat lama, hah”teriak Dirga.


Berhenti berteriak, aku tidak tuli tau. Derta.


“Maaf kan saya tuan, makan malam nya sudah siap”


Hemmmm......


Idih.. Apa maksud ehem mu itu.


“mana ciuman selamat datang ku”ucap Dirga menyentuh bibirnya.


‘hah,


Apa anda sekarang belajar menjadi suami sungguhan tuan.


“Cepat kau tidak tuli kan”


Aha, baikah tuan, saya akan senang hati melakukannya”


Dengan segera derta memajukan badannya dan menabrakkan bibir ke bibir suaminya. Dan segera menunduk menahan malu.


“Apa kau sudah berani sekarang, hah”teriak Dirga dengan senyum mengembangkan pelan dibibirnya. .


lihatlah mulut nya marah tapi senyum senyum gitu-gitu..


Kan kau yang minta brengsek, mengapa kau betingkah seolah-olah aku yang modus.


jangan lupa vote, like and komentar nya guys💜💜💜💜