
“Lo tau kan apa akibat nya jika lo ngomong nya kayak gini?
“gue tau bahkan dengan segala resikonya”ujar nya tegas tanpa keraguan.
Derta menatap dalam sahabatnya.
“Kalau lo udah tau jangan egois, lo tau kan mau berurusan dengan siapa? Gue mohon jangan khawatir gue baik-baik saja”
“Gue egois, hahahahaha” Diisi dengan tawa tersakiti.
“Tanya sama diri lo, apa gue egois memperjuangkan orang yang gue sukai, hahahha. Gue bahkan menjaga perasaan ini selama ini “.
“jerry, gue mohon jangan Memperumit masalah, selama ini gue hanya menganggap kita tidak lebih dari Sahabat, jika kau memaksa lo tau semua akan tersakiti , lo tidak mau akan ayah sama mama lo dan sohyun menanggung akibatnya”
“apa salah gue memperjuangkan perasaan ku hah? Lo yang paling tau gue ...
“jerr, please jangan egois, apa lo tidak mikir akibatnya, bukan hanya gue, lo. Apa lo mau melihat keluarga yang elo sayang begitu juga gue hancur.”air mata derta mengalir pelan. Ini sungguh berat.
Akh....., melihat Sahabat jerry seperti ini membuat ku sesak.
Selama persahabatan kita, gue ngak pernah liat lo jatuh cinta jerr.
Lo salah suka sama gue, gue ngak layak buat lo.
“Gue sayang banget lo, sohyun ayah dan mama, gue mau kalian bahagia, jangan khawatir sama gue. Gue baik-baik saja.
“untuk perasaan lo, lupakan! Gue yakin banyak perempuan diluar sana yang mencintai lo dengan tulus”derta memeluk erat sahabat nya.
Jerry hanya menunduk diam.
Mengapa aku harus lemah? Bahkan tidak bisa melindungi dan memperjuangkan orang yang gue cintai.
Sialan, Dirga suatu saat akan ku buat kau menunduk hormat dihadapanku!!!
“gue mohon, jaga ayah mama juga sohyun jangan khawatir sama gue”tangis derta tidak mampu dibendung nya.
Maaf gue yang egois disini, melibatkan kalian dalam masalah gue, gue yang egois jer, bukan elo.
Lama memeluk sahabat nya bisa dirasakan getaran tubuh sahabat nya menangis.
“kok lo jadi cengeng sih, jerr. Lo masih cowok kan? Lo ndak berubah jadi........ Plakkk,
Akhh... Derta menjerit menahan sakit merasakan tepukan keras dipunggung nya.
“Kok lo mukul gue sih? Nyesel gue meluk”derta merajuk mencairkan suasana.
Melepaskan pelukan nya.
“Menangis bukan nya gue lemah, tapi mendefinisikan bahwa gue masih manusia ****, masih bisa merasakan rasa sakit”jawab jerry santuy.
“Lo nyontek kata-kata bijak gue, ya? Derta menunding kan jarinya.
“jerr, sumpah ya. Lo jangan nyebelin gini”ujar derta kesal.
Semakin kesal melihat jerry hanya menanggapi nya dengan cuek, tidak lupa dengan gaya cool nya melibatkan tangan diatas dada.
“lo udah makan? Gimana kuliahnya elo sama sohyun, baik-baik saja kan? Tanya nya hati-hati.
“Gue belum makan, kuliah gue baik-baik saja begitu sohyun”jawabnya cuek.
Yaelah.. Niee peak barusan nangis sekarang udah sok cool.
Mau gue terajang ya? 😁
“Oke, sekarang lo telpon sohyun kita makan bersama-sama ke tempat favorit kita”ujar nya mengambil keputusan.
“lo bolos ya? Tanya jerry selidik.
Hemmmmmm.......
**********************************************
#Kampus#
“mengapa derta tidak ijin nya secara langsung ke saya?
“Kan dia nya pergi buru-buru pak, lagian bapak nie kepo benar dengan urusan dia. Bapak suka ya?
Pletakkk..... Sukses menghentikan senyum yang terpasang lebar di muka vanya.
Maksud hati mau godain nie dosen, kok gue kepala yang berharga gue yang jadi korban?
“Pergi nya dengan siapa?
Niee..dosen udah berbuat salah. Kagak minta maaf dengan percaya diri bertanya lagi ke korban nya.
Ogah dah gue kasi tau.
Dengan santai nya vanya membalikan badannya.
Drap. Drap... Drap... Berlari..
“Heiii..... Teriak alex yang tidak membelakan matanya wanita itu berani kabur tanpa menjawab pertanyaan nya.
Bleukkkkkkk........ Dengan santainya vanya berlari dan mengejek dengan mengulurkan lidahnya.
**mungkin akhir-akhir ini author agak slowly update guyss..
Jangan lupa vote and like guysss dan tinggalkan jejak nya😁😁😁😁nya**.