Household

Household
#Malapetaka#



Sebagai anak tunggal, Warisan semua atas namaku. Huh, aku bahkan harus cuti kuliah untuk memperdalami pengetahuan ku tentang dunia bisnis.


Hiks, mengapa dunia tidak adil. Aku sangat benci dunia bisnis. Mengingat cerita ayah, yang menceritakan rekan bisnis nya yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan.


Aku benci jika harus bergelut dengan dunia seperti itu.


Jika dulu mereka tidak bisa memaksa ku untuk menekuni dunia bisnis.


Tapi, lihat kah sekarang aku bahkan harus bergelut dengan ratusan dokumen.


Aaaaa... Membuat ku ingin menangis saja. Mengapa nasib ku sangat malang. Aku bahkan belum lepas dari rasa sakit kehilangan. Harus berurusan dengan semua kenangan tentang mereka.


Perusahaan ini menyimpan kenangan tentang ayah dan bunda. Aku tau betapa sangat berharga nya ini buat kalian. Menatap setiap sudut ruangan. Diatas meja sana terdapat foto dirinya di antara kedua orang tuannya. Tersenyum sangat bahagia.


Hiks, menatap dengan nanar foto didepannya.


*******


Aku tidak cukup baik, dalam mengurus masalah perusahaan. Aku juga tidak tau mengapa aku sangat membenci berdiam disini. Dengan masalah datang silih berganti.Saham semakin melunjak turun drastis, begitulah laporan bagian keuangan.


Aku bimbang.


Aaaaaa.. Mengapa ada tawaran mengerikan seprti itu.


Pembicaraan dengan adik dari ibu masih tergiang di otaknya.


Flashback off.


Disini dia sekarang di caffe favoritnya. Duduk manis mendengar setiap kalimat yang keluar dari bibinya. Yang menceritakan tentang seorang Milliuader yang mencari wanita untuk dia nikahi.


Sungguh konyol bukan, aku juga tau pergaulan kelas atas. Wanita mana pun siap melemparkan diri mereka kepada pengusaha-pengusaha yang siapa membayar tubuh mereka.


Dan mengapa pria ini sangat konyol, susah payah mencari wanita dijadikan istri. Kalau wanita mana pun bertebaran di sekitar nya.


Huh, dasar aneh.


Dan bibi mengapa sangat aneh, mendaftarkan namaku. Walapun dengan dalih alasan untuk membantu.


“apa kau tau dia memilih mu, walau hanya sekilas bibi menjelaskan cerita tentang kehidupan mu kepada sekertaris es nya itu”ucapnya mengebu-ngebu. Dengan senyum lebar bangga menghiasi kedua sudut bibirnya Seperti dia berhasil memenangkan lotre ratusan juta rupiah.


Kemudian raut mukanya kembali ditekuk, ketika menyebut nama sekertaris es itu.


Dan apa aku tidak salah dengar dia bilang sekertaris es, emang nya ada es bisa jadi sekertaris. Disinari matahari saja sudah mencair. Komentarnya polos dalam hati.


Ahh.. Aku tidak mengerti.


“Bibi sangat percaya dia bisa membantu perusahaan ayahmu, jika kau menikahi nya”ujar memegang tangan keponakannya untuk memberi keyakinan.


“Bibi... A-aku


“ Kau menerima pertunangan itu atau perusahaan Ayahmu hancur, kamu taukan jika keluarga Dirhaga keluarga yang berpengaruh dibidang ini. Pengaruh mereka bukan mencakup regional tapi internasional. Bibi harap kau bisa memilih yang terbaik”ujar nya dengan serius.


Mana? Mana ada pilihan terbaik di sini.apa harus menikahi pria playboy kelas kakap itu. Dan dia mengapa sangat konyol memilih ku. Anak kecil begini. Lulus kuliah saja belum. Dasar pria pedofil.


Memang siapa yang tidak mengenal nama nya. Jika setiap hari yang kudengar hanya membicarakan nama pria itu. Ya.. Mahasiswi di kampusnya membicarakan tentang pria yang terkenal sangat kaya dan tampan serta playboy kelas kakap.mereka bahkan mengatakan siap menjadi selingkuhan pria itu walapun yang ke seratus.


Sungguh konyol.


Itu yang bisa Didengarnya dari pembicaraan kaum hawa di kampusnya.


“sungguh konyol, jika tau dia Playboy mengapa masih memjua nya, macam saja dunia ini kekurangan makhluk yang bernama lelaki”komentar nya kalau itu.


Dirga dirgantara. Nama pria itu pria yang dibicarakan kaum hawa di kampusku.


Aaaaa... Menghempaskan buku di tangannya. Berdiri dan mematut dirinya di depan cermin di depannya.


Huuuu..


“Ayah, bunda.derta benci terlihat lemah, tapi derta tidak bisa apa-apa, derta juga benci jika derta tidak bisa mempertahankan,perusahaan yang telah ayah bangun dengan bunda”.cicitnya menatap bayangan di depannya.


Tubuh yang terlihat semakin kurus dengan tatapan kosong. Mata cekung dengan lingkaran hitam. Tidak lupa dengan air mata mengalir pelan.


Terngiang kembali. Potongan pertemuan nya dengan bibinya.


“Satu hal lagi, seharusnya kamu beruntung tuan Dirga Saputra memilih kamu diantara ratusan wanita yang mengantri menjadi istrinya. “


“Apa bibi tidak memikirkan perasaan ku, hah! Apa bibi pikir derta tidak tau rumor dia pria kejam, arogan, dan dingin.


“ bagaimana mungkin Derta bisa hidup dengan pria seperti itu” jawabku dengan frustasi.


“ kalau dia membantu mengelola perusahaan ayah mu. Akan aman atau bahkan lebih maju dan cemerlang. Siapa lagi yang bisa membantumu? Bibi nyerah bahkan sahabatmu juga tidak bisakan?


“pikirkan sekali lagi!!!!


*****


Berkumpul kembali bersama sahabat nya adalah hal paling menyenangkan. Seperti yang dirasakannya sekarang.


“ derta maaf”sohyun memeluknya.


“Gue tau kok, Terimkasih kalian sudah membantu banyak kok” jawabku menangkannya. “tidak perlu merasakan bersalah”ujarku menghiburnya.


“Apa lo tetap menerima pertunangannya, der? Pertanyaan jerry sontak membuatku menatap kearahnya.


“ Lo ndak mungkinkan menerimanya kan der? Tanya sohyun lagi.


“Gue ndak tau,gue juga ngak punya pilihan, gue bingung.


“ Lo harus berpikir lagi der, lo bilang lo akan menikahi pria yang benar2 lo cinta.


“lo bahkan ngak kenalkan sama Dirga Dirgantara, dari rumornya dia pria yang kejam, arogan dan dingin. Gue tau itu bukan kriteria lo” ujar sohyun memelukku erat.


Aku tau aku Cuma tau namanya tapi tidak dengan mukanya.


“Gue tau kok, tpi lo taukan gue ngak punya pilihan, lagi pula gue juga bisa menyelamatkan perusahaan ayah dan aku pikir untuk kriteria pasangan itu hanya mimpi”berpikir sejenak”dan aku berpikir untuk menerimanya akan lebih baik.”ujarnya membalas pelukan sahabatnya.


“Apa pun keputusan lo, kami akan tetap mendukung mu” jerry menimpali hanya ku balas dengan anggukan kepala.


“kalian akan tetap menjadi sahabat gue kan? Apa pun yang terjadi?


“ selama nya kita adalah keluarga dan sahabat, kami akan mendukung mu”balas sohyun melepaskan pelukannya.


“Nah, ringkasan materi mata kuliah minggu ini”


“Makasih nyet, sohyu. Buat semuanya”


“heh, sudah berani ya lo manggil sahabat lo kayak gitu” Jerry menatapku dengan tatapan mematikan yang dibalas anggukan oleh sohyun. Degan seringai yang seram.


Gue tau hukumannya pasti kritikan maut mereka.


“Gue, minta maaf deh” Kubalas dengan tangan melipat didada memohon ampun dengan ditambah senyum manisku.


“Lo, pikir kami kasihan, hah”


Gue ngak boleh diam gue harus lari dengan kencangggg


“Lo berdua lari ngejar gue dan bayar minumanya” gue berlari dengan kencang dan tertawa lepas, sahabat memang tempat terbaik menumpahkan beban.


“Brakkkk..”aaa pantat ku sakit.


Apa aku menabrak pohon, mengapa sangat keras?


Eh, tunggu aku menabrak manusia lihat saja kakinya. Melihat kaki seseorang masih berdiri dihadapannya.


Aaa.. Mengapa dia tidak mau menolongku atau mengulurkan tangannya gitu. Ujarnya menepuk pantatnya menghilangkan rasa sakit.


Tanpa melihat siapa orang yang ditabrak nya.


*****


Tuhan akan mempertemukan mu dengan pasangan mu. Dengan cara yang berbeda-beda.


Mungkin dia akan mempertemukan mu melalui sahabat atau pun orang disekitar mu.


Bisa saja Tuhan mempertemukan mu dengan cara terpelik.


Apa kau percaya?


Tuhan akan memberi mu pasangan.


Mungkin, Setelah kau merasakan sakit hati, cinta sebelah tangan, dikhianati. Atau pun sakit nya mencintai dengan diam.


Kau akan merasakan salah satu dari pilihan rasa sakit itu.


Atau pun mungkin kau merasakan semua pilihan rasa sakit itu.


Sebelum kau bertemu dengan pasangan yang dipilih Tuhan untukmu.