
#Hotel Greco#
“sekarang lo istirahat” perintah Dirga.menunjukan telunjuknya kearah wanita didepannya.
“Tuan ***** ya? Apa tuan tidak melihat pakaian saya? ” saut derta menunjukkan Tubuhnya sendiri.
Mata Dirga mendelik mendengar apa yang dikatakan derta. Berani sekali gadis ini apa dia belum tau siapa Dirga.
Aku berpikir jika aku akan memberimu pelajaran setelah kau menjadi milikku seutuhnya. Pikiran dirga dan senyum penuh arti.
” Belikan baju tidur untuk wanita”perintah Dirga kepada orang yang di teleponnya.tanpa melihat raut wajah marah wanita didepan nya.
Tapi dalam hati dia terkekeh, bagaimana tidak dia memaksa wanita didepan nya untuk menginapa di hotel dengan dirinya yang notabe nya pria asing yang memarahi yang tidak sengaja menabrak dirinya. (Lo sih lebay\=author).
“Sekarang lo keluar” perintah derta kepada pria didepannya yang masih asik mengotak-atik handphone.dasar mesum!!!
“Ngapa gue harus keluar, ini kamar hotel kan gue yang bayar” delik Dirga dengan santai
“Lo ngak mungkin kan tidur disini? Tanya derta was-was
“ Kan gue memang tidur disini, lo bisa tidur di sofa tu!! Tunjuk Dirga ke arah sofa ang ada dikamar hotel itu dengan tidak berperasaan.
“kalau lo mau tidur sama gue boleh sih” ujar Dirga dengan senyum penuh arti.
“gila” jawab derta kesal.
Ya Tuhan gue belum kasi tau bibi,jerry klu gue ngak pulang. Ngapa gue baru kepikiran sekarang sihh!!! Gue kan ngak mau gitu buat mereka khawatir.
Handphone gue mana lagi sih? Dengan kesal aku membuka tas kecil yang ku bawa.
“loh, kok ngak ada?Aku benar-benar kesal
Mencari handphone ku. Huh...seolah telpon pun tidak berpihak kepadaku.
“ tuan apa anda melihat handohone saya?"
Dirga yang asik melihat gadis didepannya mondar mandir mencari sesuatu. Kok dia kelihatan gemes sih..kalau lagi khawatir.
“tuan apa tuan melihat handphone saya ngak?
Tiba -tiba Dirga terkejut dengan pertanyaan gadis yang tadinya mondar-mandir didepannya sudah bertanya dan menatapnya dengan ekspresi heran.
“ lo nyari ini? Dengan santai Dirga mengangkat handphone yang diambilnya dari jasnya.
“ngapa sih ndak bilang dari tadi” dengan sigap derta akan mengambil telponnya.
Tapi dengan sigap Dirga menghalanginya dengan mengangkat tinggi handphone yang ada ditangannya dengan senyum licik.
“tuan maaf, saya tidak ingin membuat keributan“ ujar derta dengan tatapan putus asa yang hanya dibalas senyum licik Dirga.
“tuan saya harus menghubungi keluarga saya” ujar derta lagi.
“emangnya lo punya keluarga?hah?" Dirga penah mendengar bahwa dia akan dijodohkan dengan gadis yang orang tua meninggal karena kecelakaan.
“ kalau tuan hanya ingin menghina saya jadi anak yatim piatu, maaf saya ngak mempan disakiti”jawab derta dengan susah payah mengatur mimik wajahnya padahal dia ingin marah dan memukul pria yang ada didepannya.
“lo ngak mau handphone lo? Hah? Tanya Dirga dengan mengacung-acung kan handphone gadis didepan nya tinggi-tinggi.
“ saya benar-benar tidak ingin membuat keributan dengan anda tuan”ucap derta dengan lemah lembut.
#Dirga#
Sayang sekali nona, saat pertama kali bertemu anda sudah buat masalah dengan saya. Ujar Dirga dalam hatinya.
Dengan beraninya gadis itu menarik kerah baju dan menggalungkan tangannya di leherku yang membuatku otomatis menjajarkan pandanganku didepan mukanya
Yang hanya berjarak berapa centi didepan muka ku. Dia benar -benar membuatku merasa terhiptonis dengan tatapannya yang sendu tapi menyejukan.
Dug-dug............ darahku seakan berdesir menatap bibir merah ranum dan seksi gadis didepanku ini yang hanya berapa centi didepanku ini.
#Derta#
Bukankah dengan sikap menggoda laki-laki akan menurut.....seperti yang gue tonton di drama Korea maupun di drama cina gitu.
Gue coba praktekin, ahhhhhh.... mumpung gue sering tuh liat adengan kayak gini.
Gue ingat adengan nya, yaitu berjalan pelan dengan seksi dan menatap dengan intens mata lawan jenis kemudian menarik kerah bajunya dan menggalungkan tangan kemudian dapat deh.
“ahhhhh.. dapat” ucapku dengan girang karena mendapatkan handphone kukembali,
Lihatlah pria dihadapanku ini seolah-olah berharap aku akan akan menciummya.
“Berani kamu menggoda saya, nona! Apa anda tidak tau akibatnya? seru Dirga dengan tatapan tajam.
“Nona, anda akan tau apa akibatnya jika anda sudah menganggu ketenangan raja.” Ujar Dirga penuh arti.
“ tuan apa yang Anda lakukan?”tanya derta panik menatap langkah pria yang mendekat dan menatap intens.
“maaf nona, sepertinya anda mencari lawan yang salah” sautnya dengan tatapan intens.
“apa nona tau saya pria yang normal, dan dengan berani nya nona menggoda saya?”Ujar Dirga sambil mendekat.
“ apa nona berpikir nona bisa bebas dari saya?”Tanya Dirga dengan seringai yang penuh arti.
Dasar pria brengsek,
“maaf tuan saya benar-benar tidak bermaksud seperti itu” ujar derta dengan lembut untuk membela diri.
“saya pikir saya harus menghubungi sahabat saya,”sela derta.menangkat wajahnya kemudian menatap sebentar wajah cantiknya meminta oberpaling kearah benda pipih dan canggih di tangannya.
Dia diam bearti dia tidak marahkan kalau gue hubungan in sahabat gue? Tuh, susah kan
Dan dengan segera menghubungi sahabatnya.
Durtttttt.... durtttttt........ durtttttt
“ halo jerry”sapa derta.
“lo dimana, sekarang gue jemput, lo ndak apa-apakan?”Tanya jerry bertubi-tubi.
“ gue ngak apa -apa jer, “jawabku sendu, aku terlalu sering merepotkan sahabat- sahabatku.
“ lo pulangkan? , lo dimana gue jemput sekarang”
“sorry, jer, kayak gue nginap aja deh, ntar besok gue kabarin lagi, dan jangan khawatir”
“gue, tutup telponnya, dahhhhhhhh” ucapku dengan cepat menutup telponnya. Takutnya dia bertanya lebih jauh lagi.kan repot jadinya.
Dengan cepat ku memalingkan muka dan
Jlebbbbbb.......... sejak kapan dia memperhatikanku. Dengan tatapan dingin lagi.
***
Jangan lupa vote dan komentarnya guyss.