
“Apa aku terlalu baik? Apa kau lupa siapa dirimu, hah”teriak Dirga marah. “Sini”Dirga menjentik kan jari memanggil.
Siapa yang berani mendekati mu, hah.
Kau pasti akan membunuh ku kan. Kau sangat marah sekarang.
“Jangan membuat ku mengulangi apa yang ku ucapkan”ujar nya dingin.
Berhenti memarahiku semaumu, mengapa seolah aku yang selalu salah?
Sebenarnya yang aku lakukan itu hal normal, aku makhluk sosial ingin berinteraksi dengan orang lain.
Dengan kasar Dirga menarik istrinya duduk di pangkuannya.
“Mengapa kau diam, hah? Telingamu masih berfungsi kan? Dirga menarik telinga istrinya.
Akh.... Ini sangat sakit. Mengapa kau menyalahkan kan pendengaran ku. Kau sendiri mengapa ngomong nya sangat keras aku tidak tuli tau.
“sayang, maafkan aku. Aku salah”derta membenamkan wajahnya didada suaminya.
Memohon pengampunan.
“Hukuman apa yang paling cocok buat pembangkang”ancam nya.
“Sayang aku minta maaf, aku salah”derta mendusel-dusel kan lagi mukanya didada suaminya.
Dirga yang merasa seolah mendapatkan angin segar tersenyum cerah ingin mengerjai lebih jauh lagi istrinya.
“Sayang maafkan aku”ujar nya dengan menganak air sungai dimatanya.
Merasakan tidak ada respons dari suaminya dengan inisiatif sendiri.
Derta mendongakkan kepalanya mencium pelan bibir sang suami.
“wah,, wah,, wahh... Sudah berani ya”gertak dirga.
Mengapa kau sangat pandai bersandiwara? Kau senangkan sekarang dicium? Dasar lain hati lain perbuatan.
Aku harus pandai menjilat jika masih ingin hidup besok. Dan kebebasan.
Dengan pelan derta menurunkan badan nya dari pangkuan suaminya.
Glekkk...... Bahkan badanya hanya bergerak 1 cm.sebuah tangan menarik kasar pinggangnya.
******* lembut bibirnya.
Akh.. Kalau tau akan jadi seperti ini.
Seharus nya aku tidak memancingnya.
Hanya orang dewasa yang mengerti apa yang terjadi.
Author pov
Huwaa..... Menguap pelan. Merasakan tangan yang memeluk nya amat kencang.
Dia pikir aku bantal guling apa.
Derta terbangun dan memilih duduk dengan tubuh polosnya.
Menerjabkan mata berkali-kali untuk mengumpulkan kesadaran nya.
Setelah lama dengan kegiatan menyadarkan diri.
Menatap lelaki yang masih tertidur polos di sampingnya.
Mengapa kau sangat tampan? Aku bukan wanita munafik yang tidak mengakui bahwa wanita mana pun bisa kau taklukan.
Andai pertemuan kita memiliki cerita yang lebih baik.
Aku akan jatuh cinta kepadamu di pertemuan pertama kita.
Membelai pelan muka suaminya.
Huh,,, apa yang aku pikirkan . Dengan cepat melepaskan tangannya.
Ingat dia hanya menyiksa mu? Pergilah jika ada kesempatan! Tutup rapat-rapat hatimu.
Sebelum yang lebih buruk terjadi lagi.
Dia hanya iblis yang dilahirkan dengan tubuh manusia yang sempurna.
Kau hanya mainannya, jangan biarkan hati mu terbuka.
Dengan cepat bangun berlari kekamar mandi dengan tubuh polosnya.
Dirga pov
Berani sekali, wanita ini menganggu tidurku. Apa dia ingin ku cincang.
Dirga tersadar dengan mata tertutup. Ingin memarahinya.
Dirasakan tangan menyentuh nya lembut.
Aku tau itu istriku. Heheh.
Mengapa hening? Apa kau sudah puas memandangi ku? Aku tau aku sangat tampan.
Kau pasti merasa beruntung kan sekarang.
Dirasakan nya tangan dilepas dari wajahnya.
Tetapi dirga tetap pura-pura tertidur ingin melihat apa yang akan dilakukan istrinya lagi.
Dirasakan pergerakan dari tempat tidur.
“Aku harus terlepas darimu”suara terdengar dari wanita yang berdiri menuju kamar mandi.
wahhhhhh.........
“Berani sekali kau berbicara seperti itu, huh”kau akan merasakan akibatnya.
Menggeram penuh amarah.
tidak bosan-bosanya author ingat kan untuk kemurahan hari untuk tekan like nya. 😁😁😁😁