Household

Household
#Bertemu 1#



Yeeee... Setidaknya aku masih selamat dan masih bisa menginjak kaki ku didepan tempat ini lagi. Gumamnya.


Derta berdiri dan menatap bangunan megah didepannya.


Dengan segala bujuk rayu setan akhirnya dia bisa meluluhkan hati sekeras batu milik suaminya.


Ngapa sih? Harus pakai ngelarang segala.


Bukkk.....


Akh.... Derta membalik badan menatap kesal pemilik tangan yang memukul nya.


“Anjirr.... “ Dengan segera derta menutup mulutnya.


“Hahhahaha... Gue kira lo ngak tau dengan bahasa kayak gitu”hahahah.


Vanya tertawa terbahak-bahak.


Ahh.. Percuma juga gue sembunyi dengan sikap fake gue.


“Yaelahh..... Gue kan lahir nya jaman modern bukan jaman purba kan”? Jawabnya enteng.


“Bulshit lo”hahahhahahah.


“Oke, sekarang kita harus masuk”derta menghakiri perdebatan masalah Bahasa.


Hahahhahahahaha ah.


Percakapan dan bercandaan mengiringi perjalanan mereka.


“Bughh.........


Emang nasib gue sial amet. Dikit-dikit nabrak manusia.


Kalau nabrak terus ntar gue nabrak tiang pula. Kan ngak cool tu. berabe jadinya.


“woyy.. Jalan pakai mata b*d*h”derta mendengar teriakan Vanya. Yang memaki pelakunya.


Dia memang terduduk akibat tabrakan itu. Dia hanya menunduk kesal.


Sungguh memalukan.


“Derta lo kan itu? Suara yang tidak asing.


Itu suara......


Dengan cepat derta mengadah ke atas.


“sohyun..... Hiks, hiks, hiks, hiks berdiri dan memeluk erat.


Akh.. Aku sangat rindu.


“Der, udah jangan nangis. Banyak dilihat orang loh”


“lo, kok gitu sihh.ndak rindu ya sama gue”derta memicingkan matanya.


“Bukan nya gak rindu, Li liat dong orang banyak liatin “jelas sohyun.


Vanya hanya menatap keheranan.


“Derta, lo kenal sama dia”tanya Vanya bingung.


Derta hanya mengangguk dan mengeratkan pelukannya.


Aku rindu pelukan ini, pelukan yang menenangkan.


“gue pengen bolos”


Derta menatap memohon kepada teman barunya. Vanya.


“oke, nanti gue ijinkan sama mr. Alex”


“Kok, sama dia? Gerutu derta kesal.


“Kan kelas dia hari ini, goblok”Vanya menjelaskan.


**************************************


“Lo, kok bisa kesini? Derta membuka pembicaraan.


“kalian, tidak diancam kan sama itu...


“suami brengsek ko itu kan”sohyun memotong pembicaraan sahabatnya.


“dia bahkan mengancam menghancurkan keluarga gue. Begitu juga keluarga jerry, gue minta maaf baru menemui mu sekarang “ujar sohyun. Sambil fokus menyetir.


Derta menerjabkan matanya. Gue salah, gue ngak bisa biarkan dia bertindak semaunya.


“Lo gila ya, turunkan gue sekarang , lo tau dia tidak akan pernah main-main dengan ucapnya”derta berusaha menghentikan mobilnya.


Sontak membuat sohyun ngeran mendadak. Menepikan mobil.


“gue juga ngak bisa maksa elo, ini juga permintaan jerry, asal lo tau dia suka sama elo”emosi sohyun membuncah menatap tajam ke arah sahabatnya.


“maksud lo apa? Derta seolah mencerna apa yang didengarnya.


“lo jangan pura-pura ****, lo tau mengapa cowok tidak pernah berteman melebih batas sama elo? Itu karena jerry yang selalu mengancan mereka”sohyun berucap dengan suara nyaring.


“lo ngapa teriaknya sama gue, apa salah gue? Isak derta.


“Salah nya elo, tidak pernah hargain dia”menekan kan kalimatnya. “yang penting sekarang lo harus bertemu sama dia, per jelaskan semuanya yang terjadi”


“gue tanya lo, lo suka kan sama dia?


Hiks, hiks. Gue tidak bisa membalas perasaannya. Gue tidak pantas. Aku terlalu hina.


****†********************************


Ditempat lain.


Brakkkk. .........


Dirga mengerebak meja mendengar laporan dari suruhannya.


“beraninya kau berbohong.gadis nakal”


“Ikuti kemana dia pergi, dan jangan lupa untuk melaporkan apa yang terjadi”perintahnya dengan emosi memuncak.


“Baik tuan”jawab pesuruhnya.


Yang diperintahkan khusus memantau istrinya.


“Hen, siapa yang membawanya?


“maaf tuan, sahabat nona yang menjemput nya ke kampus , yang permpuan “jelasnya.


jangan lupa like guyss👌👌👌👌👌👌🙏🙏🙏🙏