
Derta memandang lekat bangunan dihadapannya.
Ayah sama bunda pernah meminta ku melanjutkan kuliah ku disni.
Ayah, bunda keinginan kalian terwujud.
Hanya saja cerita nya sedikit berbeda. Pemilik nya adalah menantu kalian.
Apa ayah, sama bunda tau, lelaki itu sangat bertolak belakang dengan tipeku. Hanya ini yang bisa aku lakukan.
Aku tidak akan menyiakan kesempatan ini. Setelah lulus aku akan melanjutkan perusahaan kita.
Dan terlepas dari kungkungan pria brengsek itu.
Mengingatnya membuat ku ingin membunuh nya.
Dia sungguh menyebalkan, ayah dan bunda tenang saja aku punya rencana .
Dia akan kembali dengan wanita di masa lalunya. HHehaa
Aku yakin dia tidak akan melupakannya, wanita itu adalah cinta pertama nya.
Setelah selesai dengan pikirannya
Derta menatap sekelilingnya suasana sudah ramai.
Dia harus segera bertemu dengan mr. Alex orang perintah kan sekertaris hen untuk bertemu dengannya.
Teringat pagi yang membuatnya menggertak gigi menahan amarah.
Siapa lagi kalau bukan lelaki sialan, yang memaksa kehendaknya.
Huh, kalau begini bisa mati mengenaskan kalau dia terus memenuhi keinginan suaminya itu.
Dan akan terbentang di koran dengan judul Artikel”seorang wanita mati mengenaskan dengan tubuh kelelahan melayani suaminyaa”.
Hanya untuk hidup sebentar normal dia harus merendahkan kan harga dirinya sebagai wanita.
Flashback.
“Sayang jangan, aku harus segera berangkat nanti terlambat”derta berkilah karena dirasakan suaminya menggerayangi tubuhnya.
“apa kau ingin membohongiku, huh? Dirga menarik dagu wanita nya. Menatap tajam mata cantik istrinya.
“Kau mulai jam kuliah mu pukul 9 dan ini masih 6:30”dirga menatap lebih tajam ke arah manik mata istrinya. “apa kau bermaksud membohongi ku, huh?
Derta menerjab terkejut.
Mengapa pria didepannya bisa tau.
Bukan kah dia bilang dia tidak peduli dan sekertaris sialan itu sudah dia ancam jangan memberitahu kepada suaminya.
Wahhh.. Sekertaris sialan itu melanggar janji.
“Sayang, maksud ku kau harus berangkat bukan, ini sudah menunjukan pukul setengah 7”derta berdalih dengan pura-pura memperbaiki dasi suaminya.
Dirga menatap senyum kearah wanita yang pura-pura sibuk memperbaiki dasinya. Membuatnya ingin memakannya.
“kau yang menggodaku”Dirga berucao dengan senyum lebar.
Derta mengangkat mukanya menatap heran kearah suaminya.
Apa maksudnya aku menggodanya? Aku masih berpakaian lengkap dan siap lari dari hadapan pria yang menjadi suaminya.
Derta mengikut arah pandang suaminya nya yang mengarahkan ke bahunya.
Untuk hati pertama kuliah dia menggunakan baju berlengan Sabrina yang mengekspos putihnya.
“sayang, maafkan aku”menaikan lengannya.
Dengan sigap Dirga menahan tangan nya. Menatap tajam.
Cup.. Sebuah ******* kecil mendarat dibibirnya.
Derta terdiam.
Melihat tanggapan diam dari istrinya seolah mendapatkan kesempatan berharga Dirga . Menerobos masuk menguasai setiap inci yang ada dimulut wanitanya.
Mengecap penuh hasrat.
Tangan nakal nya mulai menjelajah setiap inci tubuh istrinya.
Derta yang seolah terhipnotis, merasakan sebuah tangan meraup gunung berharga nya.
Jlebb... Dengan sekuat tenaga mendorong tubuh suaminya.
Dirga menatap penuh nafsu kearah istrinya. Derta bisa melihat hasrat dimata suaminya. Tapi ini tidak bisa sekarang.
Dia harus lari.
Dengan cepat membalikan badan dan berusaha mengambil tas nya, membuka pintu kamar.
Mengapa tidak terbuka bukanlah dia sudah memutar knopnya.
Sebuah bau maskulin yang tidak asing menerpa hidungnya.
Hiks, hiks, hiks.. Lelaki itu berdiri dibelakang nya.
“Apa kau ingin lari, huh? Dirga murka memeluk erat istrinya dari belakang.
Derta terdiam, dia harus memikirkan cara bagaimana bisa lari.
“Sayang, kamu harus berangkat kekantor dan aku harus datang lebih awal dan mungkin harus mengurus berkas yang tidak bisa ditangani sekertaris hen”derta mencoba menjelaskan.
“apa kau meragukannya, hah? Dan siapa kau berani mengatur ku? Apa kau lupa siapa pemilik perusahaan dan tempat mu kuliah, hah? Dirga menggeram kesal.
Aku tidak tau, siapa laki2 yang ku nikahi? Mana mungkin dia bisa sekaya seperti yang diucapkan bibi dulu.
Melihat sikapnya yang arogan ini.
Emang siapa yang betah didekatnya selain sekertaris sialan itu.
Siapa ya g mau berbisnis dengan nya dengan sikap tidak menghargai rekan kerja nya.
Derta mengingat kejadian beberapa hari yang lalu.
Bernegosiasi dengannya memang tidak berguna, pada akhirnya tetap dia yang kalah.
“Bukankah aku pernah bilang, tidak memaksa kau untuk tidur denganku?
Derta menatap dengan mata berbunar kearah suaminya.
Ternyata lelaki ini masih punya hati nurani. Hehe.
“Jika kau ingin berhenti kuliah dan melihat kehancuran sahabatmu yang masih di bawah kendali ku juga perusahaan ayahnya yang dengan hina mengemis minta bekerja sama dengan ku, keluarlah”Dirga beruCap dengan arogan mendorong tubuh istrinya melepaskan Pelukannya.
Memperbaiki dasinya seolah siap berangkat kekantor.
Tidak ini tidak boleh terjadi.
“Sayang, maafkan aku sayang aku tidak bermaksud begitu”derta menormalkan ekspresi wajahnya ditambah senyum manisnya.
Dan mengalungkan mesra tangan nya dileher suami nya dan mengecup pelan bibir seksi suaminya.
“lepaskan, aku tidak nafsu dan harus kekantor”Dirga berucap.
“Sayang, kamu kan bossnya, kamu bisa pergi kapn saja, bukan? Derta mencoba membujuk suaminya. Seolah membalikan kalimat suaminya.
Menggalung lebih erat tangan nya dileher suaminya. Seolah mengatakan dia tidak akan melepaskannya.
“”Apa kau pikir aku hanya memiliki 1 kantor saja, hah? Dirga menolak.
Laki-laki sialan ini dia sangat pandai membuat keadaan seolah aku yang mengemis meminta disentuh olehnya.
“Sayang.. Derta memanggil dengan merdu.
“Apa kau marah?
Astaga, Dirga sungguh tidak mampu menahan hasrat untuk ******* habis wanita didepannya ini.
Cup... Kedua bibir saling bertemu. Dirga ******* habis bibir wanita didepanya, memulai aksinya tidak lupa tangannya mencari area favorit nya.
Nafsunya seolah tidak pernah habis jika bertemu wanita yang ada dalam kunkuhan ciumannya sekarang.
Tidak lupa dengan tanda kepemilikan nya yang menancap jelas dileher putih istrinya.
Dengan nafsu penuh mengoyak pakaian istrinya.
Tindakan nya inilah yang membuat istrinya harus mengganti baju, mandi lagi tidak lupa dengan baju panjang yang menutup bekas kegiatan panas mereka.
Flashback off
Kembali ke keadaan sekarang memikirkannya membuat otaknya makin kolset saja.
Derta membalikkan badan dan
Brukkkkkk..... Awu....teriak bersamaan dari dua mulut makhluk yang bertabrakan.
“Apa kau baik-baik saja? Derta bertanya kepada orang yang menabraknya.
“Membuat ku ingin marah saja”wanita disamping nya mengomel dan balik menatapnya.
“Aku baik-baik saja”wanita itu menjawab.
Ohhhhh....... Hanya ini yang keluar dari mulut derta. Dan betbalik masuk bangunan raksasa itu.
“hei, apa kau dimana ruangan mr. Alex? Tanya wanita itu.
Mengapa dia menanyakna, orang yang akan aku temui? Bukan kah Dirga bilang itu hanya untuk ku?
Siapa wanita ini? Mengapa dia bisa mengetahui mr. Alex?
“hei.. Tegur wanita itu lagi.
“Aaa.. Aku sekarang emang ingin menemui nya, apa kita perlu mencari nya bersama? Derta menawar untuk mencari bersama mr. Alex.
Wanita itu menatap derta tajam. Siapa wanita ini mengapa dia juga bertemu ingin bertemu mr. Alex? Pertanyaan bergelut hatinya.
“Baiklah, apa aku boleh mengetahui namamu? Tanya nya.
“Namaku vanya, siapa nama mu? Ujarnya mengulurkan tangan.
“derta”derta menmbalas uluran tangan wanita didepannya.
“apa kau tau dimana letak ruang Mr. . Alex? Tanya vanya memecahkan keheningan diantara mereka.
“lantai 4 dan seperti nya kita harus naik lift”derta menunjukkan lift didepannya mereka.
“Apa aku boleh tau apa urusan mu bertemu Mr. Alex?
Serta melihat sekilas kearah teman nya yang baru dikenal itu.
“aku mahasiswa pindahan”serta menjawab ala kadar nya.dia kan baru kenal.
Lagi pula wanita ini bukan sembarangan orang, karena dari informasi yang diketahui dari sekretaris hen.mr.alex bukan sembarangan orang.
“Apa aku boleh tau apa nama marga keluarga mu? Tanya banua lagi.
Bagaimana ini? Aku hanya dari keluarga pengusaha yang tidak terlalu besar.
Derta hanya diam tak langbsung menjawab. Dia masih mencari jawaban apa yang akan diberikannya.
“Aku dari.....
“tidak perlu kasih tau.,mungkin kau dari keluarga yang gimana gitu”
Apa maksudnya bilang seperti itu.
“maaf maksud ku....
Pintu lift terbuka. Meninggalkan Derta yang masih dengan ucapan yang mengandung dicukurnya.
Emang Mr. Alex siapa? Mengapa Aku merasa seperti tahanan hanya untuk bertemu dia.
Dia hanya dosen kan? Mengapa dia seolah bertemu presiden.
Dan wanita ini siapa? Mengapa dia begitu sok misterius,menanyakan marga keluarga segala.
Emang Ngapa dengan marga nama keluarga itu? Apa begitu penting .kan aku hanya kuliah bukan pamer marga keluarga,huh.Emang apa permasalahan nya.
Wanita itu seperti bukan dari kalangan biasa.
Derta menggerutu kesal dan menyusul vanya yang sudah berjalan jauh.
Dia harus bertanya kepada suaminya.
**jangan lupa
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
vote🙏
vote🙏
vote🙏
vote🙏
dan like, like, like, like teman.
jangan lupa meninggalkan jehak👌👌👌**