Household

Household
#lalalalal#



Setelah selesai dengan urusan mandinya nya derta melangkah keluar dengan handuk ditangan mengeringkan rambutnya.


Merasakan ada tatapan yang kurang enak dari samping nya.


Menoleh pelan.


Melihat tatapan suaminya yang menatap nya dingin.


*Mengapa kau sangat cemberut begitu?


Siapa yang menganggu moodmu?


Kasi tau biar ku hajar dia.


Kalau mood buruk gitu, aku kan nanti yang menjadi korban!!


Emang siapa sih yang usil merusak mood mu pagi hari? Sungguh menyebalkan berurusan dengan moodmu*.


“Sayang, aku ganti dulu” Derta menyapa dengan senyum menghiasi bibir ya mengalahkan sinar mentari.


Masuk ruang ganti pakaian.


Apa kau sangat senang dengan ide mu untuk berpisah dengan ku, hah!!


Apa kau bodoh tidak paham dengan sikap ku kepada mu, hah.


Seperti nya aku terlalu baik.


Sehingga kau melupakan fakta siapa dirimu.


Hanya aku yang boleh memilikimu dan kau tidak mempunyai hak untuk menolak.


Mengapa dia sangat lama, apa dia ingin ku bunuh.


“hei,, ****** keluar sekarang “teriaknya memenuhi ruang kamar.


Akh. . Mengapa sangat menyakitkan mendengar fakta bahwa kau menganggap ku wanita pemuas nafsumu.


*Ternyata tidak ada yang berubah, apa yang kau harapkan? Berharap dia peduli”seharus nya kau tutup hati lebih rapat lagi.


Kau tetap sama di hadapannya*.


“heiiii..........


Bahkan mereka memanggil nama ku saja kau tidak pernah.


Dengan egois nya kau menuntut ku memanggil ku dengan panggilan menjijikkan.


“Iya aku keluar”teriaknya balik. Sesungguhnya aku lagi kesal nie.


“Berani sekali kau berteriak”ujarnya.


Biar kau dengar dakjal.


“sayang maafkan aku, bukan kamu akan mandi? Tunggu aku siapkan air hangat nya “ujarnya mengambil alih percakapan.


Melangkah kan kakinya menuju kamar mandi.


Tunggu, mengapa tidak ada langkah kakinya mengikuti ku?


Membalikan badan.


“Sayang cepat mandi nanti terlambat kekantor gimana? Tanya derta polos.


“Kau mau kemana?mengalihkan topik. Tanya nya menatap baju istrinya yang sangat rapi.


Derta melihat bajunya.


Ooo..... Sayang aku hari kan mau ke kampus lagi”jelasnya.


“Aku tidak mengijinkan mu”


“Sayang, kok gitu”derta bertanya dengan tampang meemlas.


“pikirkan kemarin kesalahan mu sangat banyak”jawabnya mengambil handuk dari istrinya.


“jangan lupa hukuman apa yang pantas? Ujarnya dengan seringai lebar memasuki kamar mandi.


Apa, kesalahan apa yang aku perbuat? Mengapa kau sangat pendendam.


Hiks, hiks, hiks... Aku benci situasi seperti ini.


Aku bosan memohon terus untuk kesalahan yang seharus nya tidak dipermasalahkan.


Mengapa kau sangat egois? Apa kau tidak punya hati?


Jangan berpikir untuk kabur dariku, kau akan melihat apa yang akan aku hancur kan.


Akhh.... Lebih baik aku menyiapkan pakaiannya, setelah itu merangkai kata-kata meluluhkan hatinya.


Cek lekk... Pintu terbuka menampakan tubuh sempurna dengan lilitan handuk sampai ke pinggang.


Hiks, hiks,.. Mengapa dia sangat tampan begitu?


Hei, hei, hei jantug sialan mengapa kau berdegup kencang, hah?


Mengapa kau juga mengkhianati pemilik mu.


Dirga berjalan mengambil pakaian yang dipegang istrinya.


Mendekat.


apa yang kau lakukan, jangan mesum di pagi hari.


“Morning kiss,


“huh...... Derta terbengong


“Cupp.... ******* lembut


“Apa aku sangat tampan, liur bahkan hampir menetes”menyatukan kening mereka.


“apa.. Dengan cepat derta mengelap bibirnya, tidak ada liur. Hanya ada bekas ciuman lelaki sialan itu.


Dirga menggelak dengan tertawa lebar. Setelah berhasil mengerjai istrinya.


Dia lupa, kalau dia lagi marah.


Senang ya, liat aku kayak orang bodo.


jangan lupa vote and like guyss🙏🙏🙏