
"permisi nona, ini ada SMS diponsel anda dari tuan muda" ujar salah satu pelayan yang dikirim untuk menemaniku.
ya, ya, ya........sekarang aku tidak boleh memegang ponsel ku.
ponsel ku diberi kepada pelayan didepanku ini.
mungkin pelayan kepercayaannya, pelayanan yang menatap dengan tatapan sama dinginnya.
"cihhh...... apa orang disekitarnya tidak ada yang berhati lembut, apa?
apa semua orang didekatnnya, diajar menggunakn sifat seperti itu.
cihhh.... dasar pria gil*la....
apa dia tidak punya pekerjaan selain menyusshkanku.
apa dia tidak punya rumah, mengapa dia harus merepotkan ku dengan pulang kerumahku,,sihhh....
apa dia belum puas menyiksaku seharian"gerutu ku yang asik berbicara dengan pikiranku.
dengan cepat derta membaca pesan itu. dan...
"Glekkk.... apa maksudnya memberi tahu bahwa tuan nya sedang tidak baik2.
apa permasalahan nya dengan ku..
apa aku akan dibunuh hanya karena tuan nya sedang tidak baik2.
" dasar sekertaris br*ngs*k, apa anda tidak punya hati.
hanya memberi tahu ku sesuatu yang akan membuat ku terbunuh.
kesal deta......apa lagi mengingat kejadian, tadi yang membuatnya tidak berkutit membela hak keadilannya.
"Baik" dengan cepat mengetik balasan dari sekertaris sialan itu.
lihatlah, pesan nya hanya dibaca tanpa berniat untuk membalas.
sekertaris s*alan..........
aku kan ndak tau gimana mau menghadapi tuan kalian, kasi sedikit informasi kek apa gitu
sekertaris sialan...........
hiks, hiks, hiks mengapa aku harus dihadapkan hidup seperti ini sih.... hiks, hiks.
*hei,,.....pria brengsek apa kau akan membuatku dalam keadaan terpuruk lagi, hah!!!
apa kau tau betapa susah payahnya aku bangun. dan menerima kenyataan bahwa aku anak sekarang anak yatim piatu yang tidak berdaya dan dihianati oleh orang yang paling ku percaya dan dengan hina nya menerima pertolongan mu*..."
aku yang dengan bodohnya tidak berdaya melawan mu.
aku kan tidak tau bagaimana kekuasaanmu.. hiks, hiks, hiks.....
ayah bunda aku rindu.......
*********************************************
"tok.. tok.....
" nona tuan muda sudah pulang"teriak pelayan.
"cihhh..... apa kalian tidak tau aku sangat lelah, wahai pelayan yang baik hati dan tidak pernah sombong.
emang nya dia raja gitu.......
pulang harus disambut. omel ku dalam hati dan segera bangun merapikan pakaianku.
" nona tuan, tuan muda sudah pulang"ujar pelayan yang bahkan tidak ku kenal.
"iya, saya tau"
apa kau tidak melihat mengapa aku berlari kayak orang bodoh begini, hah.. tentu saja aku menjemput tuan muda kalian.
hei... pria brengsek berapa banyak pelayan yang kau kirim, hah...
kau bahkan tidak mengijinkan ku, setidak nya berkenalan dengan mereka.
dengan mengurungku dikamar.
" mari nona, ikut saya"
aku hanya diam mengikutinya pelayan itu untuk menyambutnya yang dengan sombong nya . seolah-olah mengatakan aku lah paling berkuasa.
"apa kau Meyambutku" ujar menganggap puncak kepala ku.
tuan saya harap anda berhenti menyentuh kepalaku yang sangat berharga ini.
karena dengan otak ini aku merankai kata kata untuk mencaci-maki anda.
"iya tuan yang terhormat".
" mengapa muka mu sangat jelek, hah"
"apa kau menantang ku dengan raut muka jelek mu itu,hah"
"maaf tuan yang terhormat, saya tidak berani" ujarnya dengan senyum mengalahkan bulan yang mulai menampak diri.
tentu saja muka ku jelek tuan, mana ada manusia normal yang menyambut singa dengan muka bahagia.
tolong berikan saya penghargaan premium dong...
heiiii... pria g*la apa kau tau, anda sudah membangunkan tidur indahku.
dengan kesal.......
dasar tidak tau berterima kasih....
"kau boleh mengundang sahabat2mu untuk hadir di pernikahan kita"
hah......ini gue ngak salah dengarkan,
aaa.... ternyata tuan masih mempunyai hati nurani, hiks, hiks ....kan terharu gue jadinya.
sepertinya sekertaris s*ialan itu sama terkejut dengan apa yang dibilang pria br*ngs*ek itu.
"hei, sekertaris sialan anda pasti tidak percaya kan dia masih punya hati nuran!!!
"terimakasih tuan, terimakasih banyak" ucapku dengan penuh syukur.
setidaknya aku mempunyai orang yang kupercaya, kusayangi untuk bersamaku.
menghadapi hari yang paling buruk.
"apa kau begitu senang menikah denganku"
cihhh.... apa anda buta tuan, apa anda tidak melihat betapa sangat kesalnya saya, hah!!!!
ku hapus deh..memori di otakku yang barusan menyimpan pemikiran ku yang mengatakan anda ternyata masih punya hati nurani.
"tentu saja, tuan yang terhormat. saya merasa sangat bangga.
dan rasanya saya ingin memuji dewi Fortuna yang memberikan saya keberuntungan ini karena menikah dengan anda" jawabku dengan senyum yang mengalahkan segala isi jagat raya ini.
berikan penghargaan premium donggg..... dengan aktingku ini.....
hahahhahahaahhh...............
gadis bodoh ini, mengapa dia sangat pandai sekali berbohong.
tentu saja kau tidak suka dengan pernikahan ini kan.
akan ku beri pelajaran buat mulutmu itu.
"aku mau mandi"
"mari tuan"
lihatlah pelayan bahkan berbondong bondong untuk melayaninya.
ha... ha.... ha... ha....
"kamu mandikan aku"
hah...... hei pria g*la, apa kau tidak tau perintahmu membuat otak polos ku dan mata polos ku ini ternodai tau!!!
dengan cepat ku menoleh sekertaris hen. yang hanya senyum2 tidak jelas.
"sekertaris hen, apa anda bisa membantu saya" ucapku penuh harap dengan sikap penuh harap dan berusaha terlihat imut.
maaf nona,mengapa Anda bersikap imut seperti itu,seharus nya anda jangan bertingkah seperti itu, apa anda tidak melihat tatapan tuan muda, tatapan yang mengatakan"kalau kau melakukan kan akan kupastikan hidupmu tidak tenang".sekertaris hen.
"*lihatlah gadis bodoh ini, dengan berani nya bersikap imut begitu didepan lelaki lain. ......
untuk anda sekertaris hen, kalau anda menyetujuinya, akan kupastikan anda tidak akan hidup dengan tenang*.
" maaf nona, saya ada urusan yang harus saya kerjakan"ujar sekertaris hen berlalu pergi dan dengan sengaja mengedikan matanya kepada pelayan. seolah mengatakan"tuan muda tidak memburukan kita.
"ikut aku"perintah dirga, berjalan menuju ke loteng.
" Baik tuan"
cihhhh.... ini kan dulunya rumahku. dasar pria br*ns*k.
mengapa Anda sok berkuasa.....
mengapa aku terikat kontrak dengan pria br*ngs*k itu sih.....
aaa...... lama 2 bisa gila nie.., kalau dipikirkan.
***************************
"apa kamar mandi mu memang sejelek ini, hah"
"tuan saya hanya tidak ingin hidup berlebihan"
"cihhh... apa gadis cengeng, manja, lemah seperti mu masih berpikir hal begitu, hah!!! suara memenuhi se isi ruangan kamar. dengan nada mengejek.
" tuan yang terhormat, apa anda berpikir semua anak orang kaya bertingkah seperti itu, hah!!!
"apa anda pikir, seprai, alas bantal, album lighstik yang anda bilang jelek itu,, harga nya murah, hah..
saya harus menabung berbulan-bulan tau, untuk membelinya" jawab derta dengan emosi.
"apa kau berpikir nyawa mu lebih dari 1 hah, dengan beraninya kau berteriak seperti itu"
"maaf tuan, maaf kan saya"
seharus nya saya kan yang marah,,kan anda yang menghina saya.
mengapa Anda yang balik marah dasar pria br*ngs*k.
ingin ku mandikan anda dengan air mendidih.
**jangan lupa dukung authornya๐
Jangan lupa like, vote, and comen guyss๐๐๐๐**
@Yuyun_180603.