
đź’śhappy reading guysđź’ś
†***********************************
“Sayang, maaf kan aku.aku tidak akan bertemu mereka aku juga akan berhenti kuliah . Aku hanya akan menuruti perintahmu”
*Maaf kan aku ayah bunda, aku gagal membela diri.
Hanya ini yang bisa derta lakukan.
Untuk Mimpi-mimpi ku, akan ku lupakan*.
Dirga menatap diam kearah istrinya yang menunduk takut, wanita ini emang beda!! Masih memikirkan orang lain disaat dirinya sendiri belum tentu selamat.
Dengan malas memberikan perintah kepada istrinya untuk membersihkan diri.
Akh,, melihat nya pasrah seperti ini membuat ku tidak nyaman.
Mengapa dia patuh membuat ku tidak menyukai sikap nya.
Derta yang mendapat perintah tiba-tiba diluar topik. Tentu saja merasa terheran.
Dengan cepat menuruti perintah yang diperintahkan kepada nya.
Apa dia sudah tidak marah? Apa dia akan membunuhku? Hukuman apa yang akan diberikan nya? “pertanyaan berkecamuk dipikir nya.
Akh,, lebih baik aku membersihkan diri.
Derta dengan segera berlalu di hadapan suaminya.
*************************************
Dengan segera mengambil handphone nya menelpon sekertaris nya.
Kringg... Kringg....
“Selamat malam tuan, apa adalah masalah? Suara disebrang sana”
“Batalkan semua perintah ku”ujarnya datar.
Sekertaris hen yang mendengar nya hanya terkekeh pelan.
Tentu saja terkekeh sangat pelan hingga suara nya tidak terdengar oleh singa yang mengamuk disebrang telpon.
Karena dia akan merasa sangat direndah kan jika ada seseorang yang berani menertawakan nya.
Apa pun alesannya.
“maaf tuan perintah yang mana? Berpura-pura tidak tau.
“jangan membuat ku marah sekertaris sialan!apa otakmu gangguan? Perlu diperiksa? Hah”teriaknya dengan marah.
“apa sudah kalain lakukan perintah nya? Tanya nya datar.
Memang minta hajar tuan muda ya.
Susah benar menjelaskan. Kalau aku emang lupa-lupa gimana?
Aku kan pura bertanya, mengapa Anda sangat emosi sekali. Hahha.
Tentu saja tidak, aku hancurkan. Saya mengerti anda hanya sedang emosi.
Karena saya juga yakin anda menjaga sesuatu yang berharga buat nona kami.
Anda tidak mungkin benar menghancurkan tempat yang menjadi kenangan buat istri tuan muda.
“Apa kau masih hidup disana, sekertaris sialan?
Suara penuh amarah sukses membuat sekertaris hen tersadar dari kegiatan berpikirnya.
“kau tidak amnesia bukan hen?
“Ohh.. Maafkan saya tuan muda..
“Apa sudah kau hancurkan, hah? ”menyolot dengan suara mencapai oktaf pita suarnya.
Sebenarnya kalau dihancurkan bukan suatu masalah buatku.
Tapi justru saja tidak buat wanita itu. Pikirnya menatap tangga menuju kamar mereka.
“maaf tuan maksud saya bukan......
“mengapa kau minta maaf kalau kau tidak membuat kesalahan? Memotong pembicaraan.
Sialan, aku kan belum selesai bicara. Mengapa Anda sangat nyolot sekali tuan muda.
Aku minta maaf bukan karena sudah menjalankan kan perintah yang anda batalkan itu.
Tapi karena saya tidak segera menjawab pertanyaan Anda ditelpon.
“maksud saya, perintah tuan belum saya laksanakan “jawab to the point.
Ingin sekali saya melempar HP ini. Kesalnya menatap HP di genggaman nya.
“hemmmm”jawabanya di sebrang membuat geram sekertaris hen.
Tut.. Tut.. Tut.. Panggilan dimatikan.
Seharusnya aku terbiasa dengan sikap arogan anda tuan.
Ternyata bersama anda puluhan tahun belum membuat saya begitu mengenal anda.
Sikap arogan itu.
Akh.. Membuat ku harus pusing tujuh keliling menyelesaikan masalah akibat sikap arogan anda tuan.
Omel sekertaris hen dalam hati menatap nanar handphone nya.
Derta yang sudah selesai dengan urusannya. Segera menyiapkan baju ganti untuk sang suami.
Kleakk........
Sukses membuat ketegangan dihati nya. Apa dia akan marah lagi? Semakin membuat nya erat memegang pakain ganti suaminya.
Aku harus bersikap seperti biasa, cool tanpa ada kesalah. Itulah yang dipikirkan Dirga sebelum membuka pintu kamar tidur mereka dengan gaya cool nya.
Klekk......... Membuka menatap sekilas mengambil handuk yang sudah disiapkan wanita itu.
Dengan gaya cool berjalan menuju kamar mandi.
Melupakan hal kalau dia sedang marah sekarang.
***Jangan lupa vote dan like nya guyss.
Terimaksih buat yang sudah mendukung karya author.
Maaf kalau kurang masih banyak kekurangan 🙏🙏🙏🙏
Selamat membaca***!!!!!!!