
Vanya mencebik bibirnya kesal, bagaimana bisa kakaknya yang terkenal disiplin itu bahkan sudah terlambat menjemput nya. Menghentak kann kakinya kesal.
Menatap jam tangan bermerek dior tangan nya.menunjukan angka yang membuat nya ingin memaki sepuasnya.
Dirinya sudah berdiri 30 menit yang lalu. Batang hidung kakaknya saja belum muncul. Menjengkelkan.
Bunyi bel dari apartemen nya membuat cepat berdiri, tu kan itu pasti kakaknya. Dengan malas melangkahkan kakinya.mending tidak usah saja dijemput Renggut nya kesal.
Derta berdiri dibelakang suaminya menyembunyikan tubuhnya, ntah lah dia merasa sedikit takut. Bayangan cerita tentang ketidak akrab an dengan saudara ipar terngiang dipikirnya.
Sementara Dirga hanya menggeleng kan kepala melihat tingkah istrinya.
Cek lek,,,,
pintu apartemen terbuka menampakkan wajah cantik adiknya yang memberenggut kesal.
“kakak mengapa kau tidak menjemput ku tahun depan saja. “serunya melotot.
Dirga hanya menatap adiknya datar. Masih menjengkelkan. Pikirnya, jika meningat hanya adik durhaka ini lah berani memarahinya dan mengomelinya.
Derta membulat kan matanya mendengar ada seseorang yang dengan berani mengomeli suami kejamnya. Seperti apa sih sosok nya?
Dan aku pikir dia adik ipar yang keren, hehhe.
“kakak siapa yang bersembunyi dibelakang mu? Apa dia Pengutit? “tanya Vanya penasaran. Sejenak melupakan amarahnya.
Derta mengerat kan pelukan ditubuh suaminya. Dan sedikit menampakkan wajah untuk melihat seperti apa bentuk dari adik ipar nya itu. Karena dia merasa akrab mendengar suara itu.
Tatapan terkejut tergambar diwajah cantiknya!
“Kau...... “Pekik Vanya melihat orang yang dicari nya selama ini ternyata sedang bersama kakaknya. Menatap kearah kakaknya dengan kesal. Jadi selama ini yang menyembunyikan temannya.
Tunggu, hubungan apa antara teman dengan kakaknya? Mendelik menatap temannya yang masih menatap nya dengan tatapan melongo.
Derta memeluk suaminya erat.
Derta keluar dari persembunyian nya dipunggung suaminya, menatap sahabat nya dengan senyum aneh menghiasi bibirnya.
“Kakak jangan bilang kalian..... Auuuu”Vanya mengelus Kepala yang dijitak kakak nya memberengut kesal menatap sengit kakaknya.
“kau ini tidak sopan sekali, membuat ku berdiri sedari tadi. “omel Dirga mencoba menarik telinga adiknya.meningat dirinya sedari tadi berdiri.
Vanya menghindar. Balik menatap sengit kakak ke arah kakaknya.
“Bagaimana dengan aku yang sudah menunggu kakak lebih lama. “serunya lagi dengan tatapan membunuh.
Membuat Dirga terkekeh, dan menerobos masuk kedalam apartemen adiknya tersebut.
Seperti adik nya punya urusan dengan istrinya, karena yang dilihat nya mereka saling kenal.
Sekarang Vanya hanya butuh penjelasan.
Derta memandang suaminya yang sudah menerobos masuk, begitu juga Vanya hanya menatap datar kakak kurang ajar nya.
Mengalihkan pandangan nya kearah Topik utama. Yaitu temannya.
Meminta penjelasan.
Derta hanya diam kaku, apa Vanya tidak menerima pernikahan mereka?syukur lah aku pikir aku akan lebih mudah terkepas dei pria brengsek itu. Pikir nya.
Vanya menatap teman didepannya.
“jangan-jangan kau wanita yang dinikahi kakak kan? “tanya penuh selidik.
Derta terperangah terkejut.menatap takut Vanya yang sudah berseru seperti mau ngajak kelahi gitu.
Derta memaki-maki suaminya dalam hati, meningat suaminya meninggalkan nya masuk duluan dan sekarang dirinya berurusan dengan adik ipar sementara dan sekaligus temannya.
Derta hanya menundukkan pandangan nya mendengar pertanyaan yang dilontarkan teman sekaligus adik iparnya itu.
Membuat Vanya terkekeh geli, bagaimana bisa temannya ini takut kepada nya. Atau takut dirinya tidak diakui oleh dia.
Haduh, teman sekaligus kakak ipar. Setuju atau tidak nya aku dengan pernikahan kalian, posisi ku tidak berpengaruh tau.
Kak Dirga tetap kak Dirga tidak akan ada yang berani menghalangi ataupun melarang nya apalagi mengatur hidup nya.
Yang aku sedihkan mengapa kau bisa berurusan dengan pria seperti kakakku itu. Dia sungguh tidak ada romantis nya.
Pria kaku, yang terkenal Playboy, padahal......
*******
jangan lupa vote dan like dan komentarnya teman-teman❤