Household

Household
# restaurant#



“Dahhh....... “ Derta melambaikan tangannya kepada teman baru nya. Vanya.


Yang sudah dijemput sopirnya.pulang.


Jam sudah menunjukan pukul 5:30 sore menunjukan jam berakhir nya perkuliahan.


Flasback💜💜💜💜💜💜💜


“Lo,bisa pulang bareng gue” Tawar vanya. Menunjukan supir yang sudah menunggunya.


“Lo duluan deh, gue mau jalan-jalan dulu”tolak derta halus.


“Jalan kemana?


kepo benget sih lo.


“Kemana aja, mungkin keliling kampus agar lebih mengenal lingkungannya,. Hehe”derta menjawab dengan cengiran dibibirnya.


“Kan dah tadi, lo belum puas gitu?


Derta menjawab dengan anggukan kepala.


“kalau gitu gue duluan, dahhhhh”melambaikan tangan.


Vanya melambaikan tangan kepada teman barunya yang terlihat aneh.


Flashback off


Kuliah dihari pertama sebagai mahasiswi pindahan lumayan menyenanagkan.


Derta mentap lingkungan kampus yang terbentang luas dihadapannya.


Lagi pula aku tidak sendiri. Sebagaian juga aku kenal dan hanya sebagai teman organisasi di kampus dulu.


Mengingat organisasi membuat ku rindu ke-2 sahabatku. Apa yang mereka lakukan sekarang? Apa mereka masih dekat dan sering berkumpul?


Hiks, hiks membuat ku ingin menangis dengan air mata yang tampak dan bukan seperti sekarang hanya bisa terpendam kedalam rekung hati.


Terlepas dari iblis merupakan hari yang menyenangkan.


Berharap hari ini tidak akan berakhir. Melepaskan kehidupan normal sangat menyakitkan.


Duggg....


“Anjirrr.... Derta memekik terkejut dengan tepukan di bahunya.


“Hahahhahah.......... Tawa renyah mengisi keterkejutan nya.


“Kakak...... Mengaget kan saja, untung jantung gue masih utuh”cicit nya mengelus dadanya geram.


“Hei.. Berani sekali kau memanggil dosen mu tidak sopan”protes alex.dengan menepuk lembut kepala wanita didepannya.


“Ihhhhh.... Ini kan dah diluar jam kampus”bantah nya. Menepis tangan yang menganggu rambutnya.


“Tapi ini masih dilingkungan kampus”


“Bodo amat, dah”derta melangkah untuk menghindari tatapan mahasiswa/mahasiswi yang masih berkeliaran di sekitar mereka.


“mau kemana, hah? Menarik kembali rambut derta.


“kak, aku mau pulang. Dan tangan kakak lepaskan, kalau masih ingin utuh”ancam nya.


“Idihh.. Takutnya diriku”alex menjawab acuh tak acuh.


Pria bujangan sialan, apa dia tidak melihat tatapan kaum hawa yang menatap kearah nya seolah siap menelanjangi nya.


Ternyata dia lumayan populer. Membuat repot saja.


“Kak, berhenti sok kenal sama gue,,


“Kita kan emang kenal”jawab alex cepat memutuskan omongan derta.


“ehh.. Ngomong sama orang gila emang ngak pernah benar”dengan kesal derta berjalan menjauh.


“Lo, pulang sama siapa?


“Dijemput malaikat maut”jawab derta asal.


Yang membuat seseorang dibelakangnya terkekeh menahan senyum.


Gadis ini memang tidak berubah.


“Pulang sama gue”alex menarik tangan wanita didepannya dan membawa ke parkiran menuju mobilnya yang diparkir disana.


Derta yang tangan nya ditarik paksa hanya pasrah.


Lagipula dia memang tidak tau pulang sama siapa.


Suami brengsek bahkan tidak membahas dia dijemput siapa nantinya.


Perjalanan yang diisi keheningan diantara mereka.


Alex yang menyetir hanya diam saja.


“kak, apa kakak lapar? Tanya nya memecah keheningan.


“Ummm..... Lumayan”


Hahahhahahahah.. Alex yang mendengarnya hanya terbahak-bahak.


“Kak, berhenti ketawa, sungguh menjengkelkan “derta mendengus kesal.


Tidak tau umur, ketawa macam bocah.


Tapi, tunggu.. Bukannya dia hanya tua 2 tahun dari gue berarti dia masih muda dong. Hehe.


Mengapa dia bisa jadi dosen.


Aku tau dia sangat pintar, tapi ini tidak adil rasanya melihat dia memiliki segalanya.


“mau makan apa”alex bartanya setelah berusaha keras menghentikan tawanya.


Bahkan restorannya nanti pun mampu ku beli, apa lagi hanya membayar makanan yang tidak seberapa itu.


“Terserah, kakak”


Mereka berhenti di restoran kelas atas dan sangat megah ..


“Kak, yakin mau makan disini? Derta merasa tidak enak


Sepertinya aku tidak asing dengan mobil itu? Batinnya menatap sebuah mobil kelas atas yang terparkir anggun di parkiran khisi VIP.


“Emmm.... Alex menatap wanita disamping nya.


“apa kau tidak memampu membayarnya, hah”


“Cihhh... Jangan meremehkan ku”derta mencibir dan menerobos masuk.


tanpa menyadari 2 pasang mata yang menatap tajam kearahnya.


Empat pasang mata menatap tajam kearah wanita yang tertawa ria dengan pria yang sangat tampan dan mereka terlihat sangat dekat.


mata sekertaris hen sama tuan kuda


Cihhh.. Dasar wanita murahan. Makinya. Semua wanita sama saja.


“mengapa nona sangat akrab dengan tuan alex? Apa sebelumnya mereka saling mengenal?


Sekertaris hen Menatap geram kearah nona mudanya, yang telah berani membuat tuannya marah.


“Apa tuan Dirga setuju dengan konsep kami”suara rekan bisnis mengejutkan nnya.


“Baiklah, besok akan dibahas lagi”ujar nya berdiri melangkah keluar yang diikuti sekertaris nya.


“Jadi itu alasan mu, tidak ingin orang mengetahui kalau kau sudah menikah”wihhhhhhhhh.. ..


Jangan bermain-bermain dengan ku rubah kecil. Senyum sinis keluar dari mulutnya.


“Tuan, apa saya perlu menjemput nona? Tanya sekertaris hen kepada tuannya.


“tentu saja”jawabnya dingin.


Sungguh tidak sabar aku memberi hukuman kepadamu rubah kecil.


Sekertaris hen, dengan gagah memasuki kembali restoran itu.


Jlebbbbb...... Derta menatap terkejut kearah sekertaris hen yang melangkah gagah kearah mereka.


Bagaimana ini? Apa dia akan membunuh ku? Astaga..gimana ini?


Aku bahkan baru saja merasakan hidup normal.


Alex yang melihat perubahan ekspresi


Alex yang melihat perubahan ekspresi pada wanita didepannya segera melihat arah pandang wanita itu dan..


“ohh.. Sekertaris hen, dia melebarkan senyum kearah sekretariss hen yang berjalan kearah mereka. Dengan lankah kasar.


“Selamat sore tuan Alex”sapannya yang dibalas anggukan kepala dan senyum oleh Alex.


“Apa kau ada keperluan denganku? Tanya Alex.


“maaf tuan, saya hanya menjemput nyonya kami”jelasnya.


“tunggu, apa maksudmu sekertaris hen?


Alex terkejut, jadi maksudnya yang direkomendasikan oleh tuan Dirga untuk diurusnya itu istrinya.


Dan istrinya wanita yang sudah pucat didepannya.


“Nona, tuan muda sudah menunggu anda dimobil”ujar sekertaris hen.


Sukses membuat derta mati kutu.


**always remeber to 💜💜💜💜


vote💜💜💜💜


vote 💜💜💜💜


vote💜💜💜


and like, like, like, like, like guysss**