HOT DADDIES

HOT DADDIES
episode 27



DI RUMAHNYA YONGKI...


Waktu sudah menunjukan pukul sebelas siang. Saat ini, Nadya sedang menanti Yongki untuk pergi ke stasiun, karena dia sudah janji untuk pergi bersamanya. Namun orang yang di maksud tidak kunjung datang.


Sementara Kimmy, masih asyik dengan mainannya.


"Sayang, Daddy kamu ko lama sekali! katanya mau antar aku ke stasiun!" ucap Nadya kecewa. Ia sangat ingin secepat nya pergi ke stasiun. Ia masih yakin, bahwa kakaknya pasti akan datang.


Sesekali ia mengecek ponsel nya, untuk melihat, apakah Yongki menghubunginya atau tidak. Namun hal itu nihil.


Dua jam sudah ia menunggu, namun Yongki tetap tidak datang juga. Ia semakin kecewa atas prilaku Yongki. "Kalau tidak sanggup kenapa buat janji." gumam nya dalam hati.


Tiba tiba, sebuah mobil berwarna hitam berhenti di depan rumah, Nadya pikir itu adalah Yongki, ia sangat antusias untuk segera membuka kan pintu rumah.


Dan setelah pintu terbuka, ternyata yang ia lihat bukan lah Yongki, tapi melainkan Dicka. Seketika wajah Nadya berubah masam. Orang yang di harapkan tidak kunjung datang, malah sebaliknya, orang yang tidak ia harapkan malah datang.


Bahkan melihat sosok Dicka saja, ia canggung, sama hal nya ia canggung kepada Reno.


"Ah, Kak tumben pulang lebih awal?" tanya Nadya sambil memalingkan wajahnya. Ia sudah tidak bersemangat lagi untuk pergi ke stasiun. Bahkan, ia langsung masuk ke dalam tanpa menunggu Dicka bicara.


"Kan aku sudah janji, mau mengantarkan kamu ke stasiun!" jawab Dicka polos.


DEG...


Seketika jantung Nadya berdegup kencang. (langsung ia menoleh ke arah Dicka) Ia tidak menyangka, atas ucapannya tadi pagi. Ia pikir Dicka bohong, tapi ternyata ia menepati janjinya. Mereka saling berpandangan satu sama lainnya.


Sementara dalam hatinya Nadya, ia kebingungan dan sangat bimbang. Antara setuju atau tidak, mau atau tidak dan pergi atau tidak dengan Dicka, semuanya menjadi kalut.


"Oia aku lupa, kamu kan ingin pergi bersama Yongki yah,hehe maaf." tutur Dicka sembari tersenyum kecil.


Nadya langsung membelalakan matanya, seolah ia ingin menjawab iya namun berat untuk di ucapkan.


Bahkan mendengar perkataan Dicka barusan saja, Nadya semakin bingung. (Ingin rasanya pergi bersama Dicka, namun bagaimana dengan Yongki? apakah dia akan marah jika aku pergi bersama Dicka)


"Aaku...( masih menatap Dicka ) baiklah ayo kita pergi!" tegas Nadya.


Melihat usaha Dicka, yang sangat antusias untuk mengantarkan nya.


Akhir nya, tanpa berpikir dua kali, ia langsung menyetujuinya.


Nadya pun langsung bersiap-siap untuk berangkat, ia langsung menggendong Kimmy yang dari tadi sedang asyik dengan mainannya. Ia juga tidak lupa untuk mengunci rumah, setelah itu mereka langsung berangkat menuju Stasiun.


Di perjalanan, mereka tidak banyak bicara. Karena sama sama canggung. Apalagi di tambah Kimmy Yang langsung mendadak tidur karena kecapean dari tadi bermain terus. Suasana nya menjadi hening, hanya suara gemuruh mesin yang terdengar.



Tiba-tiba, terlintas dalam pikiran Nadya, ia ingin bertanya sesuatu kepada Dicka. Namun masih ragu, tapi ia memberanikan diri, supaya suasananya tidak begitu hening dan mengusir kekakuan dirinya.


"Kak, ini mobil siapa?" ucap Nadya polos


"Oh, ini mobil kantor, aku pinjam sebentar tadi sehabis patroli," ucap Dicka sembari fokus menyetir.


"Oh, gitu" ucap Nadya singkat. Kemudian, Nadya menengok ke belakang, ternyata Kimmy begitu pulas sekali, sampe-sampe topinya menutupi matanya. Hal ini membuat Nadya geli, namun ia tahan ketawanya dan langsung segera memperbaiki topinya Kimmy.


Tiba tiba, dari arah kejauhan, Dicka melihat mobil Yongki yang sedang berparkir di sisi jalan.


Ia pun langsung berhenti sejenak. Hal ini membuat Nadya keheranan.


"Kenapa berhenti disini Kak?" ucap Nadya sambil memperbaiki topi Kimmy.


"Ah, itu ada...( Pas di liat dari kaca spion, ternyata Yongki sedang bersama dengan perempuan lain) Ah..tidak ada ko, ayo kita berangkat lagi," tutur Dicka gugup. Sementara Nadya hanya mengangguk saja. Ia tidak melihat Yongki, karena tadi ia sedang memperbaiki topinya Kimmy.


Dicka tidak menyangka, Yongki setega itu kepada Nadya. Ia masih bertanya tanya siapa perempuan tadi yang bersama Nadya.


"*Jika memang betul, dia mempermainkan Nadya, aku tidak segan segan untuk merebut Nadya darinya." ucap Dicka dalam hati.


BERSAMBUNG....