Handsome Boss

Handsome Boss
Episode 20



***


Alex melangkahkan kakinya menuju ruangannya. Semua pekerja menunduk hormat , belum sempat Alex memasuki ruangannya Ronald menghentikan langkahnya.


" Alex, tunggu!" panggil Ronald


" Ya . Ada apa Om?" tanya Alex membalikan badannya.


" Tuan dan Nyonya Pratama mencarimu. Mereka ada di ruanganku." kata Ronald.


" Baiklah. Aku akan menemui mereka." jawab Alex lalu mengikuti langkah Ronald.


Ronald dan Alex memasuki ruangan di lihatnya Tuan Pratama dan Istrinya sedang duduk di sofa.


" Selamat Siang Tuan Muda Wilson." Sapa Randy Pratama kepada Alex.


" Siang. Ada apa Tuan Pratama mencari saya." kata Alex datar sambil melirik Dania Pratama.


" Begini Tuan, saya sebagai Tetua dari keluarga Pramtama hendak meminta maaf atas perlakukan Istri dan menantu saya. Mereka benar benar sudah keterlaluan." kata Randy kepada Alex.


" Apa kamu bilang? Dia itu memang benar benar wanita tidak baik. Beraninya kamu menyalahkanku. Aku yakin Tuan muda Wilson hanya berbaik hati menolong Dia saja, Wanita itu bukan Istri Anda." Kata Dania tidak terima di salahkan


" Diam Dania. Cukup." bentak Randy pada Dania. wajahnya terlihat merah menahan amarahnya.


Alex menatap pasangan suami istri itu dengan wajah datar.


" Nyonya. Wanita yang anda maksud itu benar benar Istri saya. Saya tidak akan menikahi wanita yang tidak baik." ucap Alex tidak senang dengan kata kata Dania.


" Bagaimana bisa? Tuan apakah Kau tidak tahu latar belakang Agnes?" tanya Dania heran.


" Tentu saja bisa. Dia wanita yang sangat baik, tapi Anakmu sudah membuatnya semua orang memandangnya rendah, termasuk Kau Nyonya." jawab Alex dingin menatap Dania.


" Maaf Tuan Pratama. Saya tidak bisa menerima tawaran kerja sama Anda." ucqp Alex sambil meninggalkan ruangan Ronald.


Randy merasa harapannya habislah sudah. Satu satunya perusahaan yang bisa menopang nasib Perusahaannya hanya milik Alex, tapi kini sudah tidak mungkin lagi.


" itu semua gara gara Kau dan menantumu Dania." ucap Randy geram pada Istrinya.


" Apa yang terjadi sebenarnya, kenapa kau begitu membenci wanita itu Dania?" tanya Randy penasaran.


Dania terkejut mendengar pertanyaan Randy. Dia benar benar lupa jika suaminya sama sekali tidak mengetahui masalah antara Dion dan Agnes, karna saat pertunangan Dion Randy sedang di Luar Negeri perjalanan bisnis.


" Ti Tidak apa apa. Aku hanya tidak menyukainya saja." jawab Dania tergagab.


Randy hanya terdiam." Tidak mungkin hanya masalah ringan bisa membuat Tuan Alex begitu marahnya. ada apa ini sebenarnya." gumam Randy dalam hatinya.


" jika Kau tidak mau memberi tahu , Aku akan mencari tahu sendiri. " Kata Randy bangkit dan berpamitan untuk undur diri pada Ronald.


Dinia berjalan mengikuti Suaminya dengan perasaan cemas. Suaminya pasti akan marah besar jika tahu Dia lah yang memaksa Dion menikah dengan Tiara dan mencampakan cucunya.


" Suamiku, itu semua sudah masa lalu. Untuk apa Kau mengungkitnya lagi. Baiklah Aku bersalah, apa yang harus Aku lakukan." kata Dania pada Suaminya.


" Dania, Aku tidak suka Kau bohongi terus menerus. Cepat katakan yang sebenarnya." bentak Randy pada Dania, membuat Dania ketakutan .


" Baiklah , Kau janji jangan marah padaku. Kau tau panti Asuhan yang keluarga kita kelola itu, Dion mencintai salah satu gadis di panti itu dan Dion menghamilinya." kata Dania terhenti saat melihat Ranfy yang melotot ke arahnya.


" Lalu wanita itu melahirkan anak , dan saat pertunangan Dion Aku mengusirnya dan memintanya agar pergi jauh jauh dari Dion. Dan wanita itu adalah Agnes, Istri Alex saat ini. Saat pesta Aku kira Dia datang untuk mengacau dan menggoda Dion, jadi Aku hendak mengusirnya."kata Dania pelan dan menunduk.


" Dania , apa yang Kau fikirkan . Masalah sebesar itu Aku tidak tahu sama sekali." Bentak Randy.


" Suamiku , Aku melakukan ini untuk keluarga Kita. Aku tidak mau Dion menikah dengan wanita sembarangan seperti itu. Ini untuk nama baikmu juga bukan." kata Dania membela diri.


" Demi nama baikku atau demi berlian berlian yang Tiara berikan untukmu." jawab Randy dingin melirik Istrinya.


Dania seketika terbungkam saat mendengar ucapan Suaminya itu.


" Kalian benar benar manusia yang tidak punya hati. bertahun tahun kita merindukan seorang cucu, ketika memilikan justru Kau membuangnya dengan sengaja" kata Randy mengumpat Istrinya.


" suamiku, Tiara akan memberikan cucu pada kita bukan. Dia lebih pantas melahirkan anak Dion, Dia wanita yang terhormat" kata Dania pada Suaminya.


" Cukup! Jangan bicara lagi!" bentak Randy membuat Dania terbungkam seketika.


.


.


.


Agnes mengambil bahan bahan dari lemari pendingin dan menyiapkan bahan bahan untuk Dia masak untuk Alex dan Ica malam nanti.


" Nyonya biar saya bantu" kata salah satu pelayan .


" Ya. Terimakasih." kata Agnes tersenyum pada Pelayannya.


Agnes terlihat sibuk memasak di dapur, Alex hanya memandangnya sambil tersenyum. Ica yang melihat Alex sudah pulang Dia segera menghampirinya.


" Papa sedang apa?" tanya Ica sambil mendongakan wajahnya menata Alex.


Alex tersenyum memberi isyarat jika Dia sedang memandangi Agnes yang sedang memasak.


" Kita bantu Mama Yuk." Ajak Alex pada Ica.


" Yuk." jawab Ica semangat.


Alex memeluk Agnes dari belakang membuatnya terkejut dan hampir menumpahkan kuah panas.


" Heii, hati hati Honey." kata Alex cemas dan menarik Agnes menjauh dari masakannya.


" Kau mengagetkanku." jawab Agnes mencubit pinggang Alex pelan.


" Baiklah, maaf ya Honey." kata Alex sambil mencium pipi Agnes .


Ica tertawa melihat orang tuanya yang saling menyayangi di depannya. Membuat Agnes dan Alex malu, Alex lupa jika ada Ica di dekatnya saat itu.


Alex membantu Agnes menyiapkan makan malam untuk mereka, para pelayan hanya melihatnya dari kejauhan, karna Alex sedang ingin membantu Istrinya di dapur. Tidak ada yang menyangka jika seorang Alex bisa selembut dan sehangat ini.


Mereka terlihat bahagia dan harmonis. Alex juga memperlakukan Ica sudah seperti anak kandungnya sendiri. Meskipun Ica sudah tahu siapa Ayah kandungnya, tapi Ica lebih nyaman jika Alex yang menjadi Ayah nya.


( Selamat Membaca 😊🙏 )