Handsome Boss

Handsome Boss
Episode 17



***


Pernikahan Alex dan Agnes berjalan dengan lancar . Alex meminta agar Agnes dan Ica tinggal di Villanya .


Ica terlihat sangat senang saat memasuki Villa Alex,,, Dia berlari ke taman yang di penuhi bunga bunga dan tanaman lainnya, ada sebuah sungai kecil dengan air terjun buatan yang sengaja di buat untuk memperindah suasana di taman itu dan juga Gazebo gazebo di sana.


Agnes dan Alex tersenyum melihat Ica yang begitu senang dari balkon kamar mereka.


Terlihat Ica sedang bermain di taman di temani dua orang pelayan yang usianya masih muda. Mereka terlihat menyukai Ica sehingga mereka pun ikut terbawa suasana untuk bermain bersama Ica dan tertawa bersama.


" Alex,,, Terimakasih." ucap Agnes menatap Alex lembut.


" Ya, Aku senang melihatnya bahagia." kata Alex melihat ke arah taman.


Alex melirik Agnes yang ada di sebelahnya dan tersenyum. Dia mendekatkan dirinya pada Agnes hingga Agnes merasa terhimpit.


" Dan kini Aku akan membahagiakanMu. " Bisik Alex di telinga Agnes.


Deg,,,Deg...


Agnes merasakan jantungnya seperti akan melompat saat mendengar suara Alex yang lembut di telinganya. Seketika wajahnya merona .


Alex mendongakan wajah Agnes lalu mencium bibirnya dengan lembut. Agnes terlihat malu dan canggung. Alex terkekeh melihatnya.


" Kenapa tertawa ??" tanya Agnes malu.


" Kamu lucu Honey..." jawab Alex sambil mencubit hidung mancung Agnes gemas.


Agnes cemberut sambil memegang hidungnya. membuat Alex makin gemas lalu menggendong Agnes masuk dan membaringkannya di ranjang.


Alex mencium kening Agnes, turun ke hidung lalu dengan lembut melumat bibir Agnes. Rasanya begitu hangat , Alex memainkan lidahnya di dalam mulut Agnes. Alex melepas kemejanya sambil terus melumat istrinya .


Agnes merasakan suhu tubuhnya naik saat itu, tangannya mencengkram kuat lengan Alex yang keras, Dia baru menyadari bahwa tubuh suaminya itu sangat kekar dan Atletis.


Perlahan Alex turun menciumi leher Agnes sambil di lepasnya Dress Agnes perlahan, hingga berlabuh di gunung kembar Agnes yang masih sangat ranum dan kencang.


" Sssshhhhhh......hhhhmmmmmm...." desis Agnes pelan saat Alex meremasnya dengan lembut.


Agnes mengigit bibirnya saat Alex **** putingnya,, sensasi rasanya tidak dapat di ungkapkan dengan kata kata , hanya remasan remasan jari jari Agnes di punggung Alex yang mengungkapkan bahwa Ia menyukainya dan menikmatinya.


Alex menatap Agnes dalam dalam , di ciumnya kening istrinya itu.


Dengan perlahan Alex memasukan miliknya membuat mulut Agnes menganga dengan sendirinya, Alex lalu menyambar bibir Agnes sambil memainkan bagian bawahnya. Menggoyangkannya perlahan makin lama makin cepat lalu perlahan lagi begitu seterusnya.


" Aahhhh.... Aaahhhh...Aahh.... " Desah Agnes , tangannya *** sprei ranjangnya.


" why,,? are you ok Honey...?" bisik Alex di telinga Agnes dengan lembut .


" yahhhh,,, emmhhhh... Aaahhhh...." desah Agnes memeluk Alex dan menciumi dada Suaminya yang bidang.


Alex tersenyum melihat Agnes yang begitu menikmati permainannya, Alex memeluk tubuh Agnes lalu membalikan posisi mereka, sehingga kini Agnes berada di atasnya.


Agnes terlihat kaget dan malu dengan posisi seperti ini.


" Tidak perlu malu Honey, Aku Suamimu." kata Alex sambil memegang pinggang Agnes dan perlahan menggoyangkan bagian bawahnya.


" Aaauwhhhhh.... " seketika desahan Agnes keluar karna gerakan kecil Alex memberikan sensasi yang luar biasa dalam tubuhnya. Seluruh tubuhnya makin panas dan ingin segera menuntaskan permainan ini.


" Uuuhhhhh.... Honey,,, mmmmmhhhhh..." lengguh Alex menikamati permainan Agnes di atasnya.


" Ahh,,,, Ahh,,,ahh,,ahhhhhh...." seketika Agnes memekik dan merasakan seluruh tubuhnya lemas tak berdaya, ada rasa aneh dalam tubuhnya yang membuatnya tak berdaya yang tak pernah Dia rasakan sebelumnya. Apakah ini yang dinamakan Cinta, saat melakukannya pun Agnes merasa berbeda dengan dulu yang ia rasakan. Tatapan mata Alex dan setiap sentuhan yang di berikan di rasa penuh cinta dan kasih sayang.


Agnes bersandar di atas dada Alex dengan keringat yang membasahi tubuh mereka. Alex membalikan posisi mereka lalu menggoyangkan bagian bawahnya dengan cepat dan menekannya dalam dalam.


Aaahhhhhhh...... Mmmmmmhhhhhh........" desah Agnes sambil memeluk suaminya itu. Terasa ada sesuatu yang hangat yang menyirami dalam tubuhnya.


Alex mengecup bibir Agnes lalu berbaring di sampingnya.


" Thank's Honey." Bisik Alex di telinga Agnes.


" Iya Honey kuuu.... Thank's juga." jawab Agnes sambil menggigit bibir bawahnya lalu mengecup wajah Alex berkali kali.


" Kamu begitu harus tanggung jawab lhoh jika ada yang bangun lagi." bisik Alex menggoda Istrinya itu.


Agnes seketika berhenti dan memanyunkan bibirnya.


Alex hanya terkekeh melihat Agnes lalu mencium keningnya dengan lembut.


" Honey, Kau mandilah jika ingin mandi. Aku akan tidur sebentar." Ucap Alex yang memejamkan matanya di sebelah Agnes. Tidak perlu waktu lama untuk membuatnya tidur, seketika saja Alex sudah tertidur dengan pulasnya.


Agnes tersenyum lalu membelai laki laki di hadapannya itu, bagaikan sebuah mimpi seorang Alex bisa menjadi suaminya. Di luaran sana banyak sekali gadis yang mengejar Alex, tapi siapa sangka Alex justru memilih Agnes sebagai tambatan hatinya.


" I Love You Suamiku." bisik Agnes lalu mengecup pipi Alex yang tertidur pulas.


Agnes beranjak dari ranjangnya melangkah menuju kamar mandi, Dia berdiri di bawah rintikan rintikan air hangat dari shower membuat tubuhnya rilex dan terasa sangat segar.


Setelah itu Agnes melangkah ke dapur untuk menyiapkan makan malam untuk keluarga kecilnya itu. Dia mengambil beberapa bahan makanan untuk dimasaknya nanti.


" Mamaaa...." panggil Ica yang berlari lalu memeluk Agnes.


" Hay sayang, darimana kamu Ica?" tanya Agnes tersenyum pada Ica.


" Ica dari bermain dengan kakak kakak pelayan Ma. Mereka sangat baik dan menyenangkan." kata Ica sambil melirik dua pelayan yang menemaninya bermain tadi dengan senyuman di wajahnya.


Agnes mengusap kepala Ica sambil tersenyum, Dia merasa sangat bahagia. Di luaran sana dulu semua orangenghinanya, tapi tidak di sini. Di sini semua orang menyayangi Ica.


" Terimakasih Mili,Yuri. " ucap Agnes pada kedua pelayan itu.


" Tidak perlu berterimakasih Nyonya, ini sudah pekerjaan kami dan kami pun sangat menyukai Nona Ica." jawab salah satu pelayan itu.


Agnes hanya tersenyum sambil mengusap kepala Ica.


" Ica mau Mama masakin apa buat nanti malam?" tanya Agnes pada buah hatinya.


" emmm.... Ica mau di buatin sup asparagus ." kata Ica tersenyum.


" Baiklah Sayang, yuk kita buat." kata Agnes sambil mengambil bahan bahannya.


Ica mengikuti Agnes dan berusaha membantu Ibunya sebisanya. Para pelayan tersenyum melihatnya dan sebagian ada yang membantu Agnes, sebagian lagi lergi mengerjakan tugasnya masing masing.


Suasana rumah Alex yang tadinya sepi, kini terasa hangat karna kehadiran Agnes dan Ica.


( Terimakasih Kakak Like dan Komennya Kakak 😊🙏. Selamat Membaca 😊 )