Gus Sayhan My Husband

Gus Sayhan My Husband
90



Zahra terus merasakan kontraksi menjelang persalinan, dengan setia Gus Sayhan selalu menemani istrinya. ia tidak tidur, ia terus mengelus, punggung perut Zahra.


Apa pun yang di katakan Zahra ia tak pernah membantah sekali pun, Karena ia ingin menemani istrinya berjuang sampai anak mereka lahir di dunia.


" Mas, kalau kamu ngantuk tidurlah"


" Tidak sayang, mas akan menemani disini, mas ingin berjuang bersamamu sampai ia lahir" kata Gus Sayhan mengelus perut istrinya.


Tanpa lelah ia menemani istrinya, dan tak ada percakapan di antara mereka, Zahra terus mengelus perutnya, mencoba untuk meredakan sakitnya.


Sama halnya dengan Gus Sayhan, ia mengelus punggung istrinya. Zahra menyuruh Gus Sayhan untuk mengelus perutnya, dengan senang hati ia menuruti ke ingin istrinya, elusan demi elusan ia lakukan di iringi ayat suci Al-Qur'an.


***


Beberapa saat kemudian Zahra merasakan Kontraksi yang sangat hebat, Dokter yang menangani Zahra pun sudah siap.


" Tarik napas dalam-dalam, buang perlahan, dan dorong." Zahra mengikuti apa yang di perintahkan dokter padanya.


" satu dua tiga " dokter memberikan instruksi untuk Zahra.


" Aaaaaahkk aaaaaahkk sakit mas" Kata Zahra menggenggam tangan suaminya. Gus Sayhan yang melihat perjuangan istrinya membuai ia ingin menagis tapi ia mencoba menahan tangisnya.


" Ayok Sayang kamu pasti bisa " kata Gus Sayhan memberikan semangat untuk istrinya, dan memberikan kecupan di kening istrinya.


" Sekali lagi, Satu dua tiga dorong"


" aaaaaahkk " Zahra mengikuti apa yang di katakan dokter. " Aaaaaahkk "


Oeeekk


Oeeekk


Mendengar tangisan bayi, membuat Zahra dan Gus sayhan terdiam, dan Air mata mereka Lolos begitu saja.


" Alhamdulillah, Terimakasih sayang " Ucap Gus Sayhan mencium kening Zahra penuh dengan cinta dan kasih sayang, ternyata hari ini benar-benar membuat mereka menjadi orang tua sesungguhnya.


" Alhamdulillah kondisi ibu dan bayi dalam kondisi sehat" Kata Dokter setelah menyelesaikan tugasnya dan tak lupa ia memberikan selamat pada kedua orang tua baru ini.


" Jenis kelaminnya laki laki pak, selamat'atas kelahiran putra pertama bapak dan ibu "


" Terimakasih Dokter"


Gus Sayhan pun di minta untuk mengazani anak nya yang baru lahir ke dunia. Setelah mengazani sang putra Gus Sayhan pun kembali ke Zahra.


" Dia ganteng sayang, ia mirip seperti dirimu"


" Tunggu sebentar suster yang akan membawanya kesini " Tak lama kemudian suster berjalan menuju mereka berdua, sambil menggendong bayi mereka.


" Apa aku boleh menggendongnya ?"


" Tentu, ia sangat tampan "


" Masya Allah " ucap Zahra setelah, bayi yang baru saja keluar dari perutnya itu ia tatap secara langsung. Zahra menangis terharu melihat sang buah hati.


" Dia sangat tampan kan ?"


" Iya mas, ia sangat Tampa "


ceklek


" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh "


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh "


" Masya Allah tabarakallah cucu ku, ia sangat tampan. " ucap Ibrahim.


" iya sangat lah tampan, Masya Allah " Ahmad.


" Selamat ya nak, kalian sekarang sudah menjadi orang tua. " Ucap Maryam.


" Selamat ya nak, sekarang kamu sudah menjadi seorang Abi dan ummi " Ucap ummi siti pada Gus Sayhan dan Zahra.


" Boleh gak Abi menggendong ya ?" Tanya Ibrahim.


" Tidak aku yang harus menggendong terlebih dahulu " Jawab Ahmad tak mau kalah dari besannya ini.


" Tidak aku, haru- "


" Hai apa kalian mau berdebat disini?" timpal ummi siti di tengah persaingan yang ingin menggendong cucu pertama mereka.


" Kalian itu sudah tua, masih saja seperti ini. Jangan hiraukan mereka nak, kalau boleh tahu nama cucuku yang tampan ini siapa nak?"


Gus Sayhan mengambil alih bayi itu dari tangan Zahra " Abdilah Abqari Agam. Anak laki-laki cerdas dan kuat yang mengabdi pada Allah "


...- TAMAT-...


Jangan lupa mampir ke novel " Jangan salahkan cadar ku " kita lanjut di sananya guys 🤗


^^^Terimakasih untuk kalian semua yang sudah membaca cerita ini sampai titik ini. Saya pribadi minta maaf jika ada yang salah, tau menyinggung perasaan teman-teman dan Akhir kata 🕊️ terimakasih 🕊️^^^