Gus Sayhan My Husband

Gus Sayhan My Husband
52



" Jangan su'uzon " kata Bayu pada Ayu.


" Terus kalau gak nggombal, kamu mau ngapain ?" Ya, bener apa yang di katakan sama ayu, Tak ada kata selain gombalan yang keluar dari mulut Bayu.


" Yu, udah dong, Jangan su'uzon, kita kan gak tahu, apa yang mau Bayu bicarakan" Zahra mencoba menengahi dua ciptaan Tuhan yang berbeda karakter dan jenis kelamin ini.


" Aku ingin minta maaf Ra, karena perilaku dan ucapan ku selalu membuat tidak nyaman, aku sangat menyesali itu semua, Sekali aku minta maaf " Bayu berkata tulus, ia sangat menyesali perbuatannya selama ini.


Dan dia baru sadar kalau perbuatannya, mungkin membuat Zahra tak nyaman dengan keberadaan nya. Karena berkat bantuan Malik ia mulai memahami tentang agam dan mengakui ke salahnya.


" Aku sudah maafin kamu sebelum kamu minta maaf " Ucap Zahra, Ia senang melihat Bayu mau mengungkapkan kesalahan dan sadar dengan itu.


" Terimakasih, Sekali lagi aku minta maaf "


" Iya, kalau begitu kami pamit dulu, Assalamualaikum" Pamit Zahra dan berjalan bersama ayu, menjauh dari Bayu.


" Ra kok aneh ya ?" Tanya ayu pada Zahra, karena posisi mereka sudah jauh dari Bayu.


" Aneh kenapa?" Tanya Zahra.


" Aneh aja gitu, tiba tiba dia minta maaf pada kamu "


" Ya, bagus dong yu, Bayu ingin menjadi laki laki lebih baik dari sebelumnya dan bagus di juga menyadari kesalahannya. "


*


*


*


Di tempat lain, Terlihat kedua pemuda sedang berbincang-bincang di sebuah restoran.


" Ini Gus, jadwal Minggu ini " Kata Salma menyodorkan iPad itu ke depan Gus Sayhan.


" Untuk acara sore ini, apa tidak masalah kalau saya mengajak istri saya ? " Tanya Gus Sayhan memastikan kalau acara nanti sore ini aman untuk istrinya.


" Baiklah, nanti sore saya datang bersama istri saya " Jawab Gus Sayhan. ini lah yang di ingin kan oleh Gus Sayhan, Ketika ia berpergian akan di temani oleh istrinya, dan dia harus memastikan keamanan sang istri terlebih dahulu.


Mereka kembali berbincang membahas tentang jadwal Gus Sayhan, setelah itu ia berpamitan untuk pergi ke pesantren.


Waktu cepat berlalu, Sore hari ini Zahra akan menemani suaminya pergi ke tempat acara yabg di katakan tadi pagi oleh Salman.


Ia sudah siap dengan setelan baju dan juga cadar nya. begitu juga dengan Gus Sayhan, ia juga sudah siap dengan baju yang biasa ia pakai.


" Mas kita berangkat sekarang?" Tanya Zahra berjalan menuju suaminya yang sedang memakai jam tangan.


" Masya Allah, cantik sekali, istri siapa sih?" Gemas melihat istrinya ini.


" Istrinya siapa lagi kalau bukan .... " Zahra menjeda ucapannya dan seolah oalah sedang berpikir.


" Siapa ?" Tanya Gus Sayhan, gemas.


" Siapa ya?" Zahra menaruh telunjuk nya di dagunya yang tertutup dengan kain cadar itu.


" Ya ya ya siapa lagi kalau bukan istrinya Sayhan Attirmidzi " Jawab Gus Sayhan gemas pada istrinya ini.


" Itu tahu " Kata Zahra, tertawa malu malu.


" Iya udah kita berangkat, biar gak telat "


" Siap komandan" Jawab Zahra dan menaruh tangannya di ujung alis nya, seperti memberi hormat kepada suaminya.


" Gemes banget sih, pengen sang makan " Gus Sayhan tak henti hentinya gemas melihat apa yang di lakukan istrinya ini.


***


untuk membaca baru, semoga betah dan semoga suka 🤍