Gus Sayhan My Husband

Gus Sayhan My Husband
53



saya minta maaf karena males up akhir-akhir ini,😌 Ada yang sama gak ? kalau NT itu berubah ?.


Tapi saya usahakan tetep up kok, tenang saja 🤗


Tempat acara ini sudah banyak tamu yang berdatangan, terlihat beberapa dari mereka menyambut ke datang Gus Sayhan.


" Assalamualaikum Gus, Selamat datang Gus, mari masuk" Sapa salah satu dari mereka.


" waalaikumsalam warahmatullahi "


Gus Sayhan mengikuti arahan dari penyambutan dia tadi dan di ikuti sang istri. ia menyuruh sang istri duduk di tempat khusus wanita dan ia pun duduk di tempat khusus pria.


Acara demi acara Zahra ikuti. Ya walaupun tidak ada yang mengenal dia tapi ia cukup nyaman berada di sini, banyak ibu-ibu yang mengajaknya ngobrol selepas acara.


" oo nak Zahra ini, istrinya Gus Sayhan" Zahra menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


" Oo iya, nak Zahra, sudah berapa lama menikah' dengan Gus Sayhan?" Tanya salah satu dari mereka penasaran.


" Sudah tiga bulan lebih buk" Jawab Zahra sopan.


" Masya Allah"


" Ma ternyata mama disini " timpal perempuan bercadar itu dan terlihat perutnya yang buncit.


" Ada apa nak ?"


" Tadi papa nyariin mama "


" Ya sudah, mama ke papa mu dulu ya. " Pamit nya. " Nak Zahra saya tinggal dulu nya. " Zahra menganggukkan kepalanya.


" Mbak Annisa ya ?" tanya Zahra seperti mengenal perempuan ini.


" Iya, siapa ya ?" Tanya Mbak Annisa, karena ia sama sekali tidak mengenal wanita yang sama seperti nya mengunakan cadar ini.


" Saya Zahra Mbak, ya kemarin di mall di perlengkapan bayi itu" Jelas Zahra.


" nggak papa, wajar mbak gak mengenali saya," Ya, emang wajar buat Annisa tidak mengenalnya kerena saat ini ia mengenakan cadar, sedang ketika di mall ia tak mengunakan cadar.


" Sudah saya katakan, jangan panggil saya mbak, panggil Nisa saja. kita duduk di sana saja, maklum kalau hamil gini gak kuat untuk berdiri terlalu lama " Zahra mengikuti Annisa ketempat salah satu meja, dan mereka berdua duduk dan mulai berbicara seperti orang yang sudah akrab.


Sedangkan di tempat yang sama tapi berbeda tempat duduk terlihat laki laki itu sedang mencari seseorang yang dari tadi tidak ia temukan bayangan nya.


" Salman, kemana istriku, kenapa aku tak melihatnya?" Tanya Gus Sayhan tak menemukan bayangan sang istri nya.


" Tadi saya lihat istri Gus pergi ke arah sana, bersama anak memilik acara ini Gus, Apa perlu saya panggil kan Gus"


" Tidak perlu, nanti saya hubungi telponnya saja "


Terlihat kedua wanita bercadar itu, seperti membuat banyak waktu untuk saling bercerita.


" Oo iya, kalau boleh tahu kamu kesini bersama siapa ?" Tanya Annisa, Jujur saja Annisa sangat penasaran kenapa Zahra bisa hadir di sini, sedang tamu yang hadir disini itu hanya Keluarga saja dan dan kerabat terdekat mereka.


" Saya kesini bersama suami saya nis " Jawab Nisa.


" Masya Allah, kalau boleh tahu suami kamu siapa?" Tanya Annisa lagi.


" Gus Sayhan, beliau yang mengajak ku kesini "


" Masya Allah, teryata kamu istri nya Gus Sayhan, pantes saja saudara perempuan ku banyak yang patah hati " Annisa menggeleng-gelengkan kepalanya, ia tak habis pikir dengan saudara perempuan yang pada patah hati.


" Hah? maksud mu bagaimana?" Tanya Zahra, bingung.


" kamu tahu sendiri Ra, suami mu itu kan sebagian besar penggemar itu kaum hawa, salah satu para saudara perempuan ku" Zahra mengerti apa yang di katakan Oleh Annisa.


" Ada ada saja"


**


Semoga suka 🤗 dan semoga betah.....