Gus Sayhan My Husband

Gus Sayhan My Husband
39



...~ happy reading ~...


selamat membaca 🤍


mumpung hari Senin mungkin ada yang mau kasi vote 🤍


semoga hari Senin mu bahagia 🕊️


Sejak tadi Gus Sayhan menjadi orang ketiga di antara dua perempuan ini. dia selalu mengikuti kedua perempuan ini kemana pun mereka pergi.


Dua perempuan yang mengunakan cadar ini seperti bejalan berdua tidak menganggap kehadiran Gus Sayhan di antara mereka.


" Sayang apa belum selesai ?" Tanya Gus Sayhan mulai kesal dari tadi ia tak di anggap ke hadiran nya.


" Belum Gus, Aisyah Kanya ini cocok deh buat kita berdua " Zahra langsung pergi meninggalkan Gus Sayhan dan berjalan menuju ke arah adik iparnya.


" Bagus banget kak, ya udah kita pilih yang ini saja " Jawab Aisyah. Mereka pergi membayar baju yang Zahra pilih tadi.


Selesai membayar baju mereka, mereka pun mulai berjalan menuju ke arah pria yang mungkin sangat kesel melihat dua wanita ini.


" Gus tidak membeli sesuatu?" Tanya Zahra.


" Tidak, saya lapar dan sebentar lagi masuk waktu zhuhur. Jadi sudahi acara belanja kalian " Kedua wanita itu hanya menurut saja.


Sesampainya di tempat makan, mereka langsung memesan makanan untuk mereka bertiga.


" Ternyata enak juga ya pakai cadar ?" celetuk Zahra pada sang adik ipar.


" Kalau mau pakai cadar pakai saja, saya tak akan melarang mu sayang " Walaupun kesal melihat dua wanita ini, tapi rasa kesalnya hilang begitu saja ketika melihat senyum dari mata mereka.


" Zahra belum siap Gus. " Tolak Zahra karena dia tidak mau berhenti di tengah jalan nantinya. dan kenapa Zahra mengunakan cadar hari ini, ya karena tidak mau mukanya tertangkap basah sama paparazi sang suami.


" Kalau kak gak siap pakai cadar setiap hari, pakai cadar nya itu ketika keluar bersama Gus Sayhan aja kak " usul Asiyah.


" Tidak terlalu buruk, tapi apa boleh kita mengunakan cadar seperti itu"


" Boleh dong sayang. memakai cadar itu sunah. Sunah tersebut menjadi wajib jika membuka wajah dapat menimbulkan fitnah. Ulama mazhab Hanafi, Al Imam Muhammad 'Alaa-uddin berkata, “Seluruh badan wanita adalah aurat kecuali wajah dan telapak tangan dalam. Dalam suatu riwayat (hadis), juga telapak tangan luar."


kamu paham kan sayang ?" Zahra memahami penjelasan suaminya.


" Oh ya, "


" Kaka tahu gak, Aisyah pakai cadar itu ketika masuk SMA, sebenernya Aisyah gak mau sih tapi di paksa sama mas "


" Mas ngelakuin itu, untuk kebaikan mu Aisyah, "


Makanan yang mereka pesan akhirnya dateng juga, dan mereka makan dengan hening. awalnya Zahra kesusahan untuk makan tapi melihat cara adik ipar nya makan pun akhirnya Zahra pun bisa, ya walaupun tak sepandai Aisyah.


Selsai makan mereka menuju masjid terdekat dan setelah itu di lanjutkan untuk belanja isi kulkas. Karana Aisyah juga akan lama dia sini, selama satu mingguan dan setelah itu rencananya akan pulang ke rumah.


Seperti tadi dua wanita itu berjalan dan mulai memilih sayuran dan bahan masak lain nya. Selesai berbelanja mereka memutuskan untuk pulang.


Barang belanjaan yang tadi mereka taruh pada tempatnya setelah itu masuk ke kamar masing masing untuk istirahat siang ini.


" Gus "


" Hem "


" Aisyah umur berapa ?"


" Aisyah umur 20, kenapa emangnya"


" Gak ada sih, tapi aku sama Aisyah itu Kanya satu frekuensi"


" Bagus dong, biar hubungan adik ipar dan Kaka ipar tambah awet. "


" Oya Gus, ustadzah Syakila itu siapa"



posting Ig Gus Sayhan...:(


****


Terimakasih sudah mampir 🤗