
...~ happy reading ~...
Terimakasih sudah mampir 🤗
Semoga kalian suka 🤍
" Kamu mau tahu ustadzah Syakila itu siapa ?" Zahra mengagukan kepalanya.
" Tapi ada syaratnya " ucap Gus Sayhan tersenyum dan mengedipkan mata nya sebelah.
" Kenapa harus pakai ada syarat sih ?"
" Ya udah, kalau gak mau, saya mau tidur dulu. " Gus Sayhan mulai merebahkan tubuhnya di atas kasur dan mulai memejamkan matanya.
" Syaratnya apa ?" tanya Zahra kesel pada suaminya ini. Apa susah nya coba tinggal menjawab saja, batin Zahra.
Gus Sayhan membuka matanya. " syaratnya itu, panggil saya sayang dulu baru saya cerita tentang ustadzah Syakila. "
Zahra memutar bola matanya, tapi walaupun begitu dia tetap menurut syarat yang di ajukan suaminya.
" Sayang, ustadzah Syakila itu siapa?"
" Saya tidak denger " Ucap Gus Sayhan pura pura tidak mendengar suara sang istri.
" Sayang " panggil Zahra selembut mungkin.
" Iya sayang" jawab Gus Sayhan tersenyum lebar.
" Sekarang cerita tentang ustadzah Syakila"
" Sayang ya mana ?"
Keselnya sudah ada di ubun ubun kepalanya. Zahra yang kesel pun langsung meninggalkan kamarnya ini.
" Sayang mau kemana?" ucapnya ketika melihat istrinya beranjak dari kasur.
" Ke kamar Aisyah, Gus gak mau jawab pertanyaan Zahra jadi biar Zahra tanya ke Aisyah saja" langsung menutup pintu.
" kenapa jadi gini, Gak gini konsepnya" Dia turun dari kasur dan langsung menuju kamar sang adik.
" Ada apa,?"
" istri ku mana?"
" kak Zahra gak mau ketemu sama mas Sayhan, jadi lebih baik mas Sayhan kembali lah ke kamar untuk istirahat. " Aisyah langsung menutup pintu kamarnya.
Sedangkan Zahra yang mendengar suaminya di usir oleh sang adik ipar pun tertawa. Sebenernya dia tidak marah dengan suaminya hanya saja ia ingin mengerjai suaminya itu.
" Gus Sayhan udah pergi?" Tanya Zahra melihat Aisyah yang mulai mendekat.
" Mas Sayhan mungkin masih di depan pintu kak, Kakak berantem lagi sama mas Sayhan?" Tanya Zahra khawatir kalau sang kak berantem lagi.
" Tidak Aisyah, Kaka hanya sebel saja sama Gus Sayhan, sudah lah kita tidak usah bahas Gus Sayhan, lebih baik kita tidur siang saja. "
" Tapi bener Kaka gak berantem lagi sama mas Sayhan? "
" Bener Aisyah, Tadi itu aku nanya sama Gus Sayhan tentang ustadzah Syakila yang di bilang kemarin pembawa acara itu, tapi Gus Sayhan gak mau jawab sebelum aku memanggilnya sayang, pas aku sudah panggil sayang eh malah Gus Sayhan pura pura gak denger kan sebel jadinya. "
" Haha sekali kali mas Sayhan harus digituin Kaka, Aisyah saja sering digituin. "
Dua wanita itu bukan malah tidur siang tapi malah melanjutkan bergosip tentang Gus Sayhan.
Aisyah banyak bercerita tentang masa kecilnya bersama Gus Sayhan di pondok. Bagaimana cara kedua mertuanya membesarkan anak anaknya.
" Aisyah tahu gak ustadzah Syakila itu siapa?"
" Ustadzah Syakila itu teman kecil mas Sayhan. Sekarang ustadzah Syakila lagi di Mesir untuk menyelesaikan pendidikannya tahun ini, emang ya kenapa kak ? "
" Gak ada sih, cuma penasaran saja hehe "
Rasa penasarannya sudah terjawab. Tapi ada yang masih pertanyaan yang tersimpan di kepala Zahra, tapi gak mungkin ia mengajukan pertanyaan itu ke adik iparnya.
" Jadi tahun ini ustadzah Syakila kembali ke Indonesia? "
" Iya Kaka, mungkin sekitar tiga bulanan lah kak " Zahra hanya mengagukan kepalanya.
*****