
Setiap hari ada saja keinginan wanita hamil ini, pagi ini ia terus merengek untuk ikut menemani suaminya untuk mengajar. Dan itu pastinya di tentang oleh sang suami, karena ia akan mengajar di santri putra.
" Tapi sayang, Mas akan mengajar di kelas santri putra, dan mas tidak akan izin kan kamu ikut ya!!" Titik. Keputusan Gus Sayhan tidak bisa di ganggu gugat.
Zahra bungkam tak ada kata kata lagi yang keluar dari mulutnya. Ia sadar permintaannya sudah keterlaluan, tapi ini buka seratus persen keinginan.
Gus Sayhan tak mau berdebat pun akhirnya pamit untuk pergi mengajar. Karena permintaan istrinya Pagi ini sangat di luar nalarnya.
Zahra masih diam saja di dalam kamar tanpa berniat keluar, ia memilih berdiri dekat jendela dan menikmati pemandangan di luar sana.
Tok tok ...
Ketokan pintu membuyarkan lamunan wanita hamil ini. Ia mengayunkan kakinya untuk mendekat ke arah pintu dan membukanya.
" Iya ummi "
" Kenapa gak keluar kamar, kamu sakit nak ?" tanya ummi siti, Karena selsai sarapan kedua pasutri ini masuk ke kamar.
" Gak kok ummi, Aku baik-baik saja"
" Syukurlah kalau begitu, ya udah ayok temani ummi duduk di ruang tengah"
" iya ummi "
Setelah menutup pintu, Zahra mengikuti mertuanya ke ruangan tengah seperti apa yang ia katakan tadi.
" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" Ucap seseorang dari luar pintu.
" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh " Jawab dua wanita yang ada di rumah ini.
" Ummi lihat dulu ya " Zahra menjawab dengan anggukan. ummi siti pergi untuk membuka pintu, sedangkan Zahra melanjutkan acara aktivitasnya dan tak lupa di temani cemilan.
Ummi siti membuka pintu dan melihat siapa yang datang " Syakila " ummi siti pun langsung memeluk wanita yang ia panggil Syakila itu.
" Ayok nak masuk, udah lama banget kita gak ketemu" Ucap ummi siti, seperti ia sangat rindu dengan sosok wanita yang bernama Syakila ini.
" Iya ummi " Ucap wanita ini dan tersenyum di balik cadarnya.
Kedua wanita ini masuk ke dalam rumah menuju ruang tengah, tapi yang membuat ummi siti heran kemana menantunya pergi ?.
" Ah gak ada kok nak, mari duduk, ummi ke belakang dulu"
" iya ummi, "
Sebelum ke dapur ummi siti pergi ke kamar menantu nya untuk memastikan apa menantu ya ini kembali ke kamar.
" Nak apa kamu di dalam ?" ucap ummi siti dari luar pintu.
" Ummi " Panggil Zahra di dalam kamar. Ummi siti yang mendengar suara menantu yang seperti tidak baik-baik saja langsung membuka pintu.
" kamu kenapa nak, astaga" Ucap ummi siti yang melihat zahra keringatan dan terus menghela nafas lambat.
" Perut Zahra kram ummi"
" Tenang nak, ummi ambilin air dulu " ummi siti langsung pergi mengambil air untuk menantunya ini.
" Ini nak di minum dulu " Suruh ummi siti setalah kembali.
" Terimakasih ummi " Setelah meminum air tersebut.
" Mungkin kamu kurang minum air putih, Mulai dari sekarang, Konsumsi air putih yang cukup ya nak, karena kram perut bisa menjadi tanda Bumil mengalami dehidrasi, dan juga Gerakkan tubuh atau lakukan olahraga ringan bila kram perut saat hamil terjadi akibat gas berlebih di saluran cerna. " Ummi siti menjelaskan semuanya pada Zahra, Zahra mengangguk paham.
" Bagaimana sudah baikan ?"
" iya ummi, "
" Sekarang kamu istirahat saja, ummi mau menemani tamu yang tadi. " Pamit ummi siti. Zahra sangat bersyukur mendapatkan mertua yang sangat sayang pada dirinya, ia seperti di anggap anak sendiri oleh mertuanya sendiri.
Sedangkan di ruangan tengah, Tinggal ada Syakila, ia menatap sekeliling dan melihat Poto yang tertata rapi di sana.
" Ruangan ini tidak pernah berubah dari dulu" Ucapannya. " Dan kamu selalu membuat aku rindu " melihat salah satu Poto.
***
**Maaf ya teman" kalau ada yang salah seputar kehamilan yang saya tulis mohon untuk di koreksi 🙏
Terimakasih sudah mampir 🤍 Jangan lupa like vote and comments 🤍**