
Cup
" Mass!!! "
" Kamu sih bikin mas ingin cium terus " Lagi dan lagi Gus Sayhan terus menghujani pipi Zahra dengan kecupan.
" Dede bayi, tolong bilangin ke Abi kalau ummi tidak mau di cium, ummi mau bobok siang " Ucap Zahra pasrah, ia hanya bisa mengadu ke anak yang ada di perutnya. Kalau ia mengadu ke mertua dan bundanya ia sangat malu. dan mungkin respon mereka akan bodo amat, mengigat status mereka pasangan suami-istri.
" Ah baik lah, ternyata istri ku ingin ingin bobok siang, baiklah" Gus Sayhan membantu sang istri untuk membuka mukenahnya Zahra kenakan.
" iket rambutnya mau di buka juga gak ?" Tanya Gus Sayhan, Zahra menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
" Terimakasih mas " Ucap Zahra yang melihat suaminya yang merapikan mukenah nya dan menaruhnya di tempat nya.
" Sama-sama sayang, ayok sekarang bobok siang nya, mas akan ada di sini" ucap Gus Sayhan dan ikut membaringkan tubuhnya di samping sang istri.
Tangan Gus Sayhan merapikan rambut Zahra dan mulai mengelus perut Zahra, ada rasa nyaman ketika Gus Sayhan mengelus perutnya, nyaman dan sangat candu bagi Zahra.
Di tambah lagi, Gus Sayhan sambil bersholawat ketika mengelus perut istrinya.
"Allahumma shalli alaa Muhammadinin 'abdika wa rosulika nabiyyil ummi wa'alaa aalihii wa sallim"
Yang artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, hambaMu, nabiMu, dan utusanmu yang ummi serta limpahkan pada keluarganya dan sahabatnya, juga limpahkan salam atas Mereka "
Usapan demi usapan yang ia rasa dari tangga suaminya sampai rasa usapan itu hilang karena ia sudah berada di bulau kapuk.
" Masya Allah, istriku ini canti sekali. Kenapa ketika tidur wajah mu sangat teduh dan hati ku selalu adem ketika melihatnya " Ya kebiasaan Gus Sayhan yang tidak di ketahui Zahra itu, ternyata suaminya selalu memandangi wajahnya ketika tidur.
Ia mencium perut buncit Zahra " Anteng anteng di dalam sana ya sayang, Abi dan ummi akan menunggu ke hadiran mu di dunia ini. Semoga kamu bisa menjadi anak yang taat pada sang maha kuasa" Dan terakhir ia mencium kening istrinya, dan mulai memejamkan matanya.
***
" Kenapa gak bangunin aku mas ?!" Tanya Zahra asalnya ini sudah ashar, Dan melihat suaminya baru pulang dari masjid.
" Mas gak tega sayang, maaf. "
" Lain kali kalau aku masih tidur, terus udah waktunya sholat tolong bangunin aku ya mas !!" kata zahra, karena ia tak mau lalai dalam sholatnya.
" Iya mas akan bangunin, tadi maaf gak bangunin kamu, karena mas pikir tadi kamu kecapean dan tadi tidurnya nyenyak sekali, jadi mas gak tega"
" Tak apa mas!, bangunin aja, aku gak akan marah kok"
" Iya mas akan bangunin lain kali, tapi sekarang waktunya sholat sayang, ayok mas bantu berdiri " Gus Sayhan membantu istrinya untuk bangun dan membantunya menuju kamar mandi.
" Aku masih bisa sendiri mas," ucap Zahra agar suaminya tidak ikut masuk.
" Tapi kalau butuh bantuan panggil mas ya sayang!"
" Iya" Zahra masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Sedang kan Gus Sayhan memilih untuk membaca salah satu kita yang ada di rak bukunya sembari menunggu sang istri keluar dari kamar mandi.
**
terimakasih sudah mampir 🤍
semoga suka 🤍
jangan lupa like vote and comments 🤍
maaf tidak sesuai ekspektasi kalian 🙏