
...~ happy reading ~...
Di perjalan menuju kampus Zahra seperti orang yang malas untuk melakukan hidup di hari ini. ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Sesampainya di kampus langsung menuju kelasnya. Dan bertemu dengan ayu sahabat yang sudah Dateng terlebih dahulu.
" Kok kamu lesu banget ra, Gak sarapan ?" tanya ayu
" Gak kok yu, lagi males aja "
" kamu tahu gak kalau kak re- "
" Iya aku tahu, dan acara kemarin yang aku bilang ke kamu itu acara pernikahannya kak Rey" Jelas Zahra memotong ucapan ayu.
Gimana dengan reaksi ayu ?, ya jelas kaget lah. ia tahu kenapa sahabatnya seperti lesu Kanya gini. Ternyata sahabatnya lagi patah hati karna di tinggal nikah. dan lebih parahnya sahabatnya juga datang menghadiri pernikahan sang idola.
" Yang sabar ya ra, kamu sih ngeyel, udah tahu dia gak pernah melirik kamu, masih aja di harapkan. Dan sekarang dia udah nikah dan kamu patah hati. Memeng kodrat mencintai itu harus merasakan yang namanya sakit hati dulu baru menyadari semuanya.
" Aku gak mau yang lihat kamu sedih karna kamu di tinggal nikah sama dia. ingat Ra kamu itu cantik gak ada laki laki yang bisa menolak mu" Mencoba menghibur Zahra. " Jadi Jangan galau karna laki laki yang sama sekali tidak memikirkan mu"
Zahra terus saja menundukkan kepalanya. Ia tahu sahabatnya pasti kesal dengan sikapnya saat ini. Berlaku seolah olah korban, tapi pada nyatanya ini adalah akibat yang ia perbuat sendiri.
" Ayok lah Ra, Jangan Kayak anak SMP yang gak di terima cinta"
" Aku bukan anak SMP"
" Ya kamu bukan anak SMP, tapi kelakuan mu sama Kayak mereka"
****
Sedangkan di rumah terlihat Keluarga Zahra berkumpul di ruang tamu. Mereka sangat serius berbincang bincang tentang Zahra.
" Abah, Bagaimana kalau kita Jodohkan saja Zahra, Mungkin Abah punya kenalan gitu." Ucap Ahmad
" Apa kamu yakin dengan perkataan ini Ahmad " Tanya kakek Zaki.
" Iya Abah, lagian umur Zahra juga sudah cukup untuk menikah " ujar Ahmad
" Tapi mas, bagaimana kalau Zahra menolak ini semua" Tanya Maryam.
" Aku setuju dengan Ahmad, Lebih baik kita jodohkan saja Zahra, biar Zahra terhindar dari zina yang saat ini, Pacaran!!." ucap nenek Ainun.
" Baiklah, apa kamu sudah memiliki calon ? " tanya kakek Zaki
" Sebenarnya ada bah, tapi aku memerlukan bantuan Abah" Jelas Ahmad.
" Gus Sayhan Anaknya Kyai Ibrahim " Jelas Ahmad.
" Selera mu sangat bagus nak, baiklah Abah akan membicarakan ini dengan kyai Ibrahim "
" Kenapa tidak kamu aja Ahmad?, Bukanya kamu sahabat dekat dengan kyai Ibrahim?" Tanya nenek Ainun.
" Nggak papa ummi, kan kalau Abah yang bicara dengan kyai Ibrahim bisa lebih cepat proses nya. " Ucap Ahmad.
" Ciih bilang saja kalau kamu takut di tolak mentah mentah sama kyai Ibrahim " ucap nenek Ainun.
" Bukan begitu ummi, Kenapa Ahmad minta tolong ke Abah, karena kyai Ibrahim tidak bisa menolak permintaan Abah ummi. "
" sudahlah jangan berdebat. nanti sepulang dari sini Abah langsung menuju kyai Ibrahim untuk mengajukan perjodohan ini"
" Terimakasih Abah."
***
Akhirnya Jadwal kuliah Zahra pun selesai.
" Ra kamu langsung pulang atau gimana?"
" Gak yu, aku mau ke toko buku dulu, terus rencananya aku mau makan di tempat biasa"
" Aku temani nya "
" Iya udah , Sekarang kita ke toko buku dulu ya"
" Bismillah"
...🍒🍒...
Haii🖤
Happy reading guys 🖤
Jangan lupa like, vote and comment:V🖤
🍒 terimakasih sudah mampir 🤍