
...~ happy reading ~...
Dering Jam weker itu, berhasil membangun Zahra dari tidurnya. ia bangun dan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan mempersiapkan dianya, untuk berangkat ke kampus.
Zahra sudah rapi dengan pakaian kampus nya, ia tidak sengaja melirik kertas yang ada di dekat jam weker itu. Lalu ia mengambil dan senyum itu terukir di bibir nya itu.
" So sweet" ucap setelah membaca kertas yang di taruh sang suami.
Setalah itu, ia pun turun karena taksi yang ia pesan sudah datang. Sesampainya di bawah ia pun mulai mengayunkan kakinya menuju taksi yang ia pesan tadi.
Tapi sebelum ia membuka pintu taksi itu, ada yang memanggil, dan jelas suara itu sangat familiar di telinga nya.
" Sayang, Kamu mau kemana ?" Tanya Gus Sayhan.
" Mau berangkat kuliah, kamu ngapain di sini ?" Itu pertanyaan yang sang konyol bukan?.
" Ya, tentu saja menjemput mu " Ucap Gus Sayhan, lalu berbicara kepada sang supir taksi. " Taksinya, sudah pergi, sekarang kita juga harus pergi" Ajak Gus Sayhan, merangkul sang istri masuk ke dalam mobil.
" Tapi bagaimana dengan taksi itu, kasian dia udah sampai sini dan mas main cancel aja " Ucap Zahra ketika sudah ada di dalam mobil.
" Tenang lah, mas sudah membayar tadi " Jawab Gus Sayhan, membuat Zahra tak merasa bersalah pada supir taksi itu.
Beberapa menit kemudian, mobil Gus sayhan pun akhirnya sampai di depan kampus.
" Aku masuk dulu ya mas" pamit Zahra, Lalu menyalami tangan suaminya.
" Belajar yang rajin ya " suruh Gus Sayhan, sambil mengelus kepala sang istri.
Zahra menganggukkan kepalanya.
" Assalamualaikum"
" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"
Zahra mulai mengayunkan kaki nya masuk ke halam kampus, Dan ia langsung menuju ke kelas nya.
Sesampainya di kelas Zahra masuk kedalam dan seperti bisa, sahabat sohib nya sudah ada di tempat duduk nya.
" Ayu, " Zahra melambaikan tangan kepada ayu, dan mempercepat langkahnya kaki nya.
" Akhirnya datang juga, untuk dosen nya belum dateng, kalau kamu telat, entah hukuman apa yang di berikan pak Yudi pada mu Ra "
" Alhamdulillah, itu namanya rejeki anak Sholeh" Ucap Zahra santai, dan di iringi dengan sedikit tawa.
***
Selsai melaksanakan sholat Zuhur, kedua mahasiswi ini pun melangkah kan kakinya ke kantin kampus, karena cacing cacing yang ada di perut mereka sudah mulai demo.
Sesampainya di kantin, mereka langsung memesan makanan, dan duduk di meja deket kaca.
Zahra membuka hp nya, sedang kan Ayu seperti mengamati sesuatu, dan entah itu apa.
" Ra " panggil ayu tanpa melihat ke arah Zahra.
" Hmm " Ucap Zahra, yang masih sibuk dengan ponselnya.
" Kok tumben, si biang rusuh mu itu, tidak nyamperin kamu ?" tanya Ayu melihat ke arah Zahra.
" Biang rusuh ?"
" Iya, maksud aku itu si Bayu, kan biasanya itu, kalau kita satu tempat sama dia pasti dia akan mendekati kamu dengan rayuan rayuan ya itu. "
" ya bagus dong yu, dia gak mendekati aku lagi, dan kamu juga gak perlu ngeluarin energi kamu buat nghadapin dia "
" Tapi aneh tahu Ra "
" Aneh kenapa?"
" Aneh aja gitu "
" Hmm, Jangan bilang kamu kangen sama Bayu ya ?" Ucap Zahra menggoda teman nya ini, Ya gimana ya, kan bagus dong kalau sekarang Bayu tak mendekati mereka berdua lagi.
" Ngaco kamu Ra " Elak Ayu pada sabat nya itu.
" Terus kalau gitu apa nama nya ?" Tanya Zahra semakin menggoda temannya ini.
" Tau ah gelap "
" Terang yu, masih siang, nanti kalau malam baru gelap "
" Udah deh, aku haus " Ucap ayu, lalu pergi mengambil botol air di kulkas dan meninggalkan Zahra.
**
Semoga suka 🤍