Gus Sayhan My Husband

Gus Sayhan My Husband
56



Jam kuliah berakhir, tujuan kedua wanita itu sekarang kentin. Jelas saja perut mereka keroncongan terutama Zahra, ia belum sarapan sama sekali.


Di perjalanan menuju kantin, tiba tiba kepala Zahra rasanya pusing, penglihatan nya mulai memudar, dan seketika penglihatan nya menjadi gelap semua.


Ayu yang melihat sahabatnya terjatuh pingsan langsung panik, dan berteriak minta tolong.


" Tolong...!!!! " teriak Ayu, Dengan cepat teman-teman mereka yang ada di kejadian pun langsung membantu ayu dan membawa Zahra ke rumah sakit kampus.


Tinggal ayu sendiri disini menunggu zahra. teman teman yang tadi membantu sudah pamit pergi, karena ada jam kuliah lagi. Karena tidak di izin kan masuk sebelum dokter selsai meriksa Zahra, ayu pun memilih tetep setia menunggu Zahra di luar ruangan.


*


*


" Bagaimana dok ke adaan sahabat saya ?" Tanya ayu dengan raut khawatiran.


" Alhamdulillah teman ada baik baik saja, Dia hanya kecapekan, Dan itu berbahaya untuk orang hamil, ditambah lagi saat ini usia kandungannya masih muda. "


Deg...


" Hamil ? " Muka ayu sangat memperlihatkan dirinya sangat terkejut mendengar apa yang is dengar, hamil? Zahra hamil anak siapa ?


" Iya mbak, teman Anda sedang hamil saat ini, usia kandungan saat ini baru masuk tiga minggu, dan jangan membuat dia mengerjakan hal hal nya berat, karena itu bisa membuat nya kelelahan dan itu bisa membahayakan janin nya. "


Setelah mengatakan itu, dokter pun langsung pamit pergi, meninggalkan ayu dengan ekspresi terkejut. Iya terduduk di bangku tadi tempat ia duduk, kakinya lemas dan pikiran nya penuh dengan kebingungan.


" Gak mungkin? ini pasti salah, gak mungkin Zahra hamil? gak ?" Ayu mencoba untuk menolak kenyataan yang baru saja ia dengar, tidak mungkin sahabat nya hamil di luar nikah. " gak mungkin "


Ayu langsung berdiri, dan masuk keruangan Zahra.


" Yu kenapa aku disini?" Tanya Zahra yang melihat ayu masuk ke dalam ruangan nya. Ayu menatap sahabatnya dengan intens, dan benar saja ia menemuka perubahan di teman nya ini, sekarang tubuhnya kelihatan lebih berisi. kenapa dia baru menyadari nya sekarang.


" Ah, Gak mungkin, ah iya apa tadi kamu bilang " Jawab ayu tak keruan.


" Gak, aku tanya kenapa aku ada di sini ? " Tanya Zahra lagi.


" Tadi kamu pingsan dan aku bawa kamu kesini" Jawab ayu, biasa. Jujur sedih, kecewa yang ayu rasakan saat ini. kenapa sahabatnya ini menjadi seperti ini, semenjak semester ini sahabatnya banyak berubah, dan ayu baru menyadari nya saat ini.


" Ra " Panggil ayu memecahkan keheningan. Zahra langsung melihat kearah sahabat nya. Ayu mulai mendekat dan duduk di pinggir kasur, dan menatap Zahra.


" Ra, kamu ada masalah?" Tanya ayu berusaha tenang.


" Gak, aku gak punya masalah, kamu kenapa sih? aneh banget deh " Jawab Zahra heran, ada apa dengan sahabatnya ini, sebelum sebelumnya ayu tidak pernah Kanya gini.


" Kamu hami " Ucap ayu, terus menatap ke arah sahabat ini.


deg deg


Zahra langsung terdiam, mendengar apa yang di ucapkan oleh ayu. apa benar dirinya hamil?.


" Akuuu haaamil? " Tanya Zahra, dan di jawab anggukan kepala sama ayu.


" Masya Allah, terimakasih ya Allah" Ucap Zahra menangis haru " Nak baik baik disini ya, akhirnya penantian umma tidak sia sia " ucap Zahra mengelus perutnya yang masih rata. Air mata bahagia itu terus mengalir di mata Zahra.


" ZAHRA CUKUP" teriak ayu, yang dari tadi diam melihat apa yang di lakukan sahabatnya ini. " Anak siapa itu ? "



Minta tolong untuk di like ya guys bagian 30.31.semoga suka, dan selamat hari Senin. Terimakasih sudah mampir 🤍