Daddy Will You Marry Me

Daddy Will You Marry Me
Eps. 79



Aira berjalan di kantor polisi dengan tergesa-gesa, ia memasuki ruangan komandan polisi dan melihat Brian dan ayah mertuanya yang sudah tiba disana sedari tadi


beberapa menit sebelumnya....


"Aira dengarkan aku dulu, yang membunuh ibu tidak lain adalah nenekmu, tapi beberapa bukti masih sangat tumpang tindih, dan kemungkinan besar yang menabrak ibu adalah adikmu" ucap Brian seketika membuat Aira tertegun


"itu.. tidak mungkin, velin masih sangat kecil, dia bahkan belum memiliki sim, tidak mungkin dia mengendarai mobil" bantah Aira


".... karena itu sekarang aku ada di kantor polisi untuk mengecek hasilnya langsung" ucap Brian ragu ragu


"A - aku akan segera kesana, tidak mungkin itu velin" ucap Aira segera mematikan panggilan dan bergegas ke kantor polisi.


..............


"Dimana, dimana buktinya aku ingin melihat nya langsung!!" seru Aira segera setelah memasuki ruangan kepala polisi


Melihat Aira yang berantakan Brian segera memeluk nya dan menenangkan Aira, "ssshhhh tenangkan dirimu, bagaimana kau bisa melihat bukti jika keadaan mu seperti ini" ucap Brian lembut


Setelah merasa Aira sudah lebih tenang Brian melepaskan pelukan nya, berjalan mendekati meja dan mengambil bukti yang ada di sana lalu menyerahkannya pada Aira


Aira melihat semua dokumen itu dan membacanya dengan teliti, dia tidak bisa mengabaikan semua bukti bukti yang memberatkan velin


Seketika tubuh Aira lemas, ia seperti tidak sanggup berdiri, Brian yang melihat hal itu segera menghampiri Aira dan memegang tubuh nya


"sayang..... maaf, tapi ibu butuh keadilan" ucap Brian sendu


Aira tidak bisa berbicara apapun, dia sangat terkejut dengan hal ini, akhirnya polisi mulai mengeluarkan surat penangkapan, tapi Brian masih tetap tidak ingin bergerak sebelum mendapatkan persetujuan Aira


Brian mendekati Aira, menggenggam tangan nya lalu beralih ke wajahnya, mengusap lembut pipi Aira "Aira.... aku akan melanjutkan kasus ini jika kamu mengijinkan ku... aku juga ingin menghormati mu" ucap Brian sekali lagi


Brian mengecup lembut kening Aira, "terimakasih" ucap Brian


Mereka beserta beberapa polisi datang ke kediaman Aira, itu adalah ke 2 kalinya ia menginjakkan kaki nya di rumah besar milik ayahnya yang dulu pernah mengusirnya.


Polisi menekan bel beberapa kali, pintu terbuka dan seorang pelayan muncul ia sedikit terkejut karena kedatangan beberapa polisi


"Kami ingin mencari saudari velin" ucap salah seorang polisi.


Aira melihat mobil Reza yang memasuki halaman, parkir tepat di belakang mobil polisi, Aira melihat Velin duduk di sebelah Reza wajahnya terlihat gugup


Reza keluar dari dalam mobil dan menghampiri Aira, "Aira ini kenapa?? kenapa ada polisi disini??" ucap Reza bertanya tanya


"Kak.... " Aira tidak tau harus menjawab apa, ia ingin keadilan untuk ibu mertuanya, tapi di sisi lain dia juga menyayangi keluarganya meskipun mereka selalu berbuat jahat pada nya


"Om ini kenapa?? ada apa??" tanya Reza ke Brian


Brian hanya memalingkan wajahnya, polisi mendekati Reza dan menyampaikan maksud kedatangannya untuk menangkap Velin atas kasus tabrak lari, dan penyembunyian barang bukti.


Reza tertegun...ia tidak mengatakan apapun bahkan tidak bergerak sejengkal pun, Brian yang melihat Velin ada di dalam mobil memberitahukan polisi, dan polisi segera menangkap Velin yang ada di dalam mobil.


"Aku tidak melakukan apapun!! lepasinn!!" ronta Velin menolak untuk di tangkap


"KAK REZAAA!! KAKK, VELIN MAU DI TANGKAP, TOLONGIN VELIN, VELIN GAMAU MASUKK PENJARA!!, TELFON NENEKK" teriak Velin


Reza menghampiri Velin yang tengah di gandeng polisi dan tiba tiba menampar nya hingga membuat semua terkejut


"Apa benar kamu yang membunuh nya??" tanya Reza