Daddy Will You Marry Me

Daddy Will You Marry Me
EPS. 64



"Ada apa hmm??" tanya Brian heran


"Aku liat kakak senior ku" balas Aira


"Kenapa ga kamu sapa??"


"Yahh.... orang dianya kayak gamau disapa gitu"


"yaudah kalo gitu, nih kita beli yang ini, sepertinya imut karena bisa bergerak sesuai perasaanmu" ucap Brian memegang kotak berisi ekor dan telinga rubah


"Tapi ini bukan kucing ayy"


"Tapi cocok untuk mu"


"humm, yaudah deh yang ini aja, udah telat juga"


Aira dan Brian membayar barang yang mereka beli, mereka juga membeli camilan karena Aira yang lupa tidak membuat bekal untuk diri nya sendiri


setelah membeli semua yang dibutuhkan Aira dan Brian keluar dari mall, di parkiran Aira melihat kakak seniornya lagi, melihat kakak seniornya yang kesusahan Aira berinisiatif untuk membantunya


"Anu kak, bisa aku bantu??, aku junior kakak angkatan pertama, ingat ga kak?" ucap Aira menghampiri sang senior diikuti Brian di belakangnya


"uhmm gapapa deh, takut ngerepotin kamu" ucap sang senior


"gak ngerepotin kok kak, gapapa kan om?" ucap Aira


"iya, tidak masalah" jawab Brian


Mereka bertiga masuk ke dalam mobil Brian, Brian juga menelfon bengkel langganan nya untuk memperbaiki motor senior istrinya di kampus.


Aira memilih duduk di belakang agar seniornya bisa merasa nyaman, "Anu... nama kakak siapa, waktu perkenalan aku blom dateng, jadi ketinggalan"


"Ah nama ku putri"


"Salken kak, aku Aira"


Mereka membicarakan cukup banyak hal sampai Aira lupa bahwa ia tidak menawarkan camilan atau minuman ke seniornya.


"Ira kamu lupa ini" ucap Brian menyerahkan tas belanja saat lampu merah


"Aaahh iyaa, kakak mau ga??" tawar Aira


"Ehh??, boleh?"


"Boleh kok, lagian aku juga sengaja beli banyak buat bagi bagiin ke semua nya"


"Uhmm... aku boleh tanya sesuatu ga?" ucap putri tiba tiba


"oh boleh kok kak, tanya apa??"


"Mungkin aga sedikit lancang, tapi...Aira...hubungan kamu sama om itu apa?"


"Aku sugar babby nya" jawab Aira lantang yang membuat putri terkejut hingga tersedak


"Eh eh kakak gapapa??" Aira panik


Brian hanya menggeleng pelan melihat kelakuan istrinya yang masih suka menjahili orang lain


"Becanda kok kak becandaaa~, aku sama om Brian udah nikah, tepat setelah aku lulus SMA" jawab Aira tertawa sambil menunjukkan foto pernikahan juga cincin pernikahan yang ia pakai


"g gitu ya.... ku kira kamu beneran sama kaya rumor yang aku dengar"


"emang rumor apa kak??"


"ada yang bilang kamu simpanan om om"


"wahh... om jadiin aku simpanan??"


"kamu aja udah ngerepotin, aku gamau nambah lagi"


"iihh om iihh, mana ada aku ngerepotin"


"iya iyaa"


"uhmm.... bagus deh kalau bukan" sahut putri


"emang siapa yang bilang gitu kak??"


"humm, aku juga gatau, soalnya cuma dengar dari mulut ke mulut"


Aira dan Brian hanya saling bertatapan heran, Aira lebih memilih untuk tidak mempedulikan nya, sedangkan Brian cukup memikirkan masalah itu.


Akhirnya mereka sampai di kampus, Putri keluar lebih dulu sementara Aira berpamitan kepada Brian, "om jangan terlalu dipikirin oke??" ucap Aira lalu mengecup punggung tangan Brian dan keluar dari mobil


Putri dan Aira berjalan ke aula fakultas mereka bersama, selama di perjalanan Aira juga memakai ekor dan telinga rubah yang tadi ia beli.


Selama acara perkenalan semua mahasiswa dibawa berkeliling kampus, dari satu jurusan ke jurusan yang lain.


Para mahasiswa juga dikenalkan kepada semua dosen dosen yang mengajar di kampus, para mahasiswa juga memperkenalkan diri masing masing di depan semua orang, kini Aira juga maju ke depan untuk perkenalan diri.


Aira bangkit dan maju ke depan dengan percaya diri, ia lihat putri yang menyemangatinya dari samping, ada juga Kayla yang ikut menyemangati nya, karena di mos kali ini mahasiswa baru dari setiap jurusan di gabung menjadi satu.


"Wanjirrr!! hoi liat tuh cewek"


"gila cantik beut"


"imut anjiir, pen gua karungin"


"Blesteran ga sih?"


bisik para mahasiswa yang melihat Aira


"tuh kan, pasti populer lagi tuh anak" gumam Kayla


"Nah adek manis coba kenalin diri kamu pakai bahasa mu sendiri" ucap senior yang ada di panggung


"Uhmm... Halo!, aku Aira, untuk nama panjang buat yang deket aja, hobi ku main game, aku dari jurusan akuntansi, salam kenal semuanya, semoga kita bisa jadi teman yang baik ya" ucap Aira tersenyum ceria di akhir kalimat


"Wahhh perkenalan yang simpel tapi kayaknya banyak yang terkesan nihh" ucap sang senior, semua orang bersorak dan menanyakan banyak hal, tentu saja Aira tidak menjawabnya.


Setelah ia di izinkan untuk turun, Aira segera turun dari panggung, Kayla dan putri langsung mendekati nya, berniat akan menjahili nya saat mereka melihat Angga yang duluan mendekat ke Aira


"Hoi, ketemu lagi, keknya kita jodoh deh" seru Angga


"Jan ngadi ngadi deh, gua udah punya jodoh" ucap Aira menghampiri putri dan Kayla


"Cuek amat, gua kan jadi makin suka" ucap Angga


"Eh lu kenal ma cewek yang barusan turun dari panggung itu??" tanya salah satu teman Angga


"yup, gua ga sengaja nabrak dia waktu itu, dan kami otomatis temenan, cuma keknya dia masih agak was was" jawab Angga


"Lu punya kontak nya ga??"


"Gua aja masih suka di cuekin, jangan kan kontak nya, nama panjang nya aja gatau" seru Angga


"Ah payah ahh"


"tauk nih Angga"


"eh tapi dia cantik ga sih??"


"banget anjirr, mana babby face gitu"


"mana tinggi ama proposal body nya, beuuhhh mantab"


ucap mereka yang membuat Angga merasa sangat tidak nyaman hingga tanpa sadar ia berdiri dari posisinya


"Eh gua pindah ya" ucap Angga


"kenapa??" ucap salah seorang dari mereka


"Soalnya bau sampah" jawab Angga


"hahh?? bau sampah??"


"Mulut kok ngeluarin sampah" ucap Angga lalu pergi dari sana


**********


"iihh keren banget kamuuu" seru putri


"ehe biasa aja kok kak" jawab Aira tersipu malu


"idihhh sok sok an malu malu, biasanya juga malu maluin" ucap Kayla


"kak putri gausah jaim kalo sama dia, kalian kan sama sama pecinta dukay" ucap Kayla


"loh, lu kenal kak putri??" tanya Aira


"ya kenal lah, orang tetangga gua kok"


"Owalah.... kalo aku temen SMA nya Kayla kak"


"blom nanya ege, blom nanya"


"Ya kan gua jawab sebelum bertanya, barangkali kak putri sungkan, ya ga kak??" ucap Aira menaik turunkan alisnya


Saat mereka tengah asik asik nya berbincang A'am datang menghampiri mereka, A'am datang bersama haykal dan Angga


"Ayangggg~" seru Kayla menghampiri A'am yang langsung ditolak mentah-mentah oleh A'am


"Loh kal, lu disini??" ucap Aira sedikit heran


"iyalah mau dimana lagi gua" balas haykal


"Lah tapi kok lu kemarin gaada??" sahut Kayla ikutan kepo


"Kemarin gua sakit, jadi ga ikut" balas haykal


"Ooohhhh" ucap Aira dan Kayla bersama an


"Lu masuk jurusan apa??" tanya Kayla


"Gua masuk jurusan tkj" ucap haykal


"Sama kaya A'am berarti" sahut Aira


"Ahem.... gua, ga dianggap nih??"


"Lu lagi?!"......