Daddy Will You Marry Me

Daddy Will You Marry Me
EPS. 77



"Ini kita mau kemana dulu om??" tanya aira


"Kita pergi dulu untuk mempersiapkan mu, aku juga sudah reservasi di salon dekat dari sini" ucap brian lembut


"Emang ada acara apa sih??" tanya aira semakin penasaran


Brian tidak menjawab dan hanya tersenyum lembut, mereka berhenti di sebuah salon yang sepertinya terlihat sudah tutup karena hari memang sudah hampir menjelang malam


Dua orang pegawai dan seorang satpam tiba tiba keluar dari salon dan menghampiri mobil mereka, satpam membantu membukakan pintu mobil, saat mereka keluar dua orang pegawai segera menghampiri aira setelah mendapatkan sinyal dari Brian


Aira hanya mengikuti mereka dengan pasrah meskipun ia masih bertanya tanya, Brian dan Tian mengikuti aira dari belakang, Aira dibawa masuk ke sebuah ruangan, dua orang pegawai itu menyuruh dengan sopan agar Brian dan tian menunggu di sofa depan ruangan itu.


10 menit berlalu dan akhirnya pintu dibuka oleh kedua orang pegawai, Aira keluar dengan balutan gaun indah berwarna merah, yang serasi dengan Brian dan Tian, Aira juga dipakaikan riasan tipis yang membuat nya semakin cantik


"Mamaaa" seru tian menghampiri Aira


"Mama sangatttt cantikkkkk, seperti perii" ucap Tian


"Terimakasih, anak mama juga sangat tampan seperti seorang pangeran" ucap Aira mengecup singkat kening tian


Perlahan Aira mendekati Brian dengan malu malu lalu menatap mata Brian dalam, "Uhmm.. gimana penampilan ku.... sa-sayang" ucap Aira ragu ragu


Brian tersenyum lembut mendengar kata terakhir yang Aira ucapkan untuknya, ia mendekati Aira, memegang tangan kanan nya dan mencium punggung tangan Aira lembut lalu membelai lembut wajah Aira


"Cantik... sangat cantik" ucap Brian yang membuat wajah Aira memerah


"Ayahhh berhenti menggoda mamaaa, kita bisa ketinggalan jam!!" ucap Tian dengan bahasa mulut nya


"Kalau begitu ayo kita pergi" ucap Brian


saat memasuki mobil Brian menyuruh aira untuk menutup matanya, sesuai perintah Brian, Aira menutup matanya, Tian mengambil penutup mata dan memberikan nya ke Brian untuk dipasangkan ke Aira lalu pergi ke suatu tempat


"Kita sudah sampai" ucap Brian


"anu... apa boleh ku buka??" tanya Aira


"GABOLEH!!" seru tian menghentikan Aira yang akan membuka penutup mata nya


Brian turun dan membukakan pintu mobil, menuntun pelan Aira ke posisi, Aira Aira mencoba menebak tempat ia sekarang, terdengar deru suara ombak, bau air asin juga tercium di ujung hidungnya, tapi ia tidak merasakan dingin, ia juga mencium beberapa aroma makanan, dan aroma yang wangi seperti parfum, tapi berbeda beda


Lalu tiba tiba Brian berhenti berjalan, yang membuat nya juga berhenti, perlahan Brian membukakan penutup mata Aira lalu menjentikkan jarinya sebagai tanda


Perlahan Aira membuka kelopak matanya, cahaya kecil mulai muncul dari dalam laut, setelah diperhatikan ternyata itu cahaya dari drone, semua drone mulai membentuk kalimat.


"Happy Birthday Aira" gumam Aira pelan membaca kalimat yang dibuat oleh drone, lalu drone kembali bergerak membuat kalimat yang baru dengan drone baru yang mulai bergabung


"we always hope the best for you", setelah itu drone membentuk sebuah kue dua tingkat dengan lilin yang menyala


Lampu lampu di sekeliling mereka juga mulai menyala, semua orang juga kini ikut menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Aira, Brian berhenti di hadapan Aira, masih dengan kue di tangan nya.


"Mama buat permintaan" seru tian


Aira membuat permintaan dalam hati lalu meniup lilin nya dan seketika itu semua orang bertepuk tangan sambil mengucapkan selamat ulang tahun untuknya


"Kenapa om bisa ingat, aku aja ga ingat karena masalah itu" ucap Aira


"Yahh, karena ada masalah itu aku ingat, ada biodata mu yang tergeletak indah di meja, jadi aku tau" ucap Brian mengusap lembut wajah Aira setelah menyerahkan kue ke staff untuk dipotong


Kayla, A'am, dan haykal menghampiri Aira, "Cieee yang udah tambah tuaa" seru haykal


"Happy birthday ya ra" ucap Kayla


"Hadiahnya udah kami kasih ke staf buat di simpan, semoga kamu suka" ucap A'am


"Eh kalian juga ingat??" tanya Aira


"iyalah begoo, udah 10 tahun lebih kita bareng bareng yakali ga inget" seru Kayla


"eh eh eh nih Arya nelfon" seru haykal membawa telfon A'am


"Happy birthday cantik, sory ya gua gabisa dateng langsung ke acara lu, btw hadiahnya udah gua kirim kemarin, yahh meskipun gua tau gaakan nyampe sekarang, harusnya gua kirim lebih cepet" ucap Arya


"Santai aja iihh" seru Aira


"Gua seneng lu bahagia sekarang, Hoi om jaga senyuman sahabat gua ya, kalo om sampe bikin Aira nangis, Arya bakal langsung pergi ke bandara dan dateng buat mukul wajah om" ucap Arya kepada om Brian yang ada di belakang Aira


"Enak aja lu main pukul suami orang" ucap Aira menyahuti


"Beneran suami orang??" ucap Brian lembut di belakang Aira


"iya orang, kan aku orang" balas Aira dengan wajah yang mengejek, Brian hanya tertawa kecil sambil mengacak-acak rambut Aira


"iihh nanti kusut" rengek Aira manja


"udah yok pergi yok, biarin aja nih pasutri" ucap Kayla yang sedikit jijique melihat temannya yang biasanya kaya reog tiba tiba bersikap seperti anak kucing


Semua orang mengucapkan selamat untuk nya, teman teman nya saat sma, sahabat nya, beberapa sanak saudara Brian, dan Reza yang datang sedikit terlambat.


"Kamu suka?" tanya Brian


"Ya, aku sangat sangat suka, makasih sayang" ucap Aira mengecup singkat bibir Brian