CICI & CICA

CICI & CICA
bab 70



Beberapa jam berlalu tepat pada siang hari dua wanita paruh baya datang ke mansion brave. Karena mereka akan menjadi babysitter si kembar.


Brave sengaja memperkerjakan babysitter karena ia tak ingin membuat cici kelelahan.


"Peraturan yang harus kalian patuhi adalah : 1. Memberi asi istriku tepat waktu dan saat menangis. karena aku tidak ingin anakku kelaparan,2. Pastikan seluruh tubuh kalian bersih tidak kotor sedikit pun saat ingin menyentuh anak anakku,3.jangan membiarkan orang lain menyentuh anak anakku. Dan yang hanya boleh menyentuh adalah kalian babysitter nya dan aku,istriku serta keluargaku dan keluarga istriku.kalian paham"ucap brave dengan tegas sehingga membuat babysitter sedikit merasa takut pada brave yang menatap dingin mereka.


"Paham tuan"ucap mereka babysitter bernama bi leni dan bi ana.


"Bagus kalau gitu sekarang kalian mulai bekerja mengurus anak anakku"ucap brave berlalu pergi kekamarnya.


"Bi leni bi ana anggap saja seperti rumah sendiri. Dan maaf jika putraku membuat kalian takut"ucap marisa yang mengetahui dua babysitter itu merasa takut pada brave.


"Iya nyonya"ucap mereka tersenyum


Lainhal nya di tempat lain. Usai membeli keperluan pribadi,anak,dan suaminya serta dapur.cica pun memutuskan untuk pulang dengan taksi.


Sampai di kediaman nya,cica membawa barang barang yang ia beli di bantu risma.


"Mas dimana kayla?"tanya cica pada genta yang tengah asik bermain game.


Seketika genta pun menyimpan ponsel nya dan menatap kanan kiri tak melihat keberadaan putrinya.


"Dimana kayla?"ucap genta malah bertanya balik.


"Ma dimana kayla?"tanya genta.


"Mana mama tahu. Mama kan baru saja datang"ucap risma.


"Yank sumpah tadi kayla bersama ku.tapi sekarang malah tidak ada"ucap genta mentap mainan kayla yang tergeletak.


"Kenapa mas tidak bisa menjaga kayla,aku meminta mas untuk menjaga kayla karena aku ingin belanja bulanan.tapi mas malah lalai menjaga kayla. Dan lihat sekarang kayla tidak tahu dimana"ucap cica memarahi genta yang merasa bersalah.


Masing masing mereka pun langsung mencari di setiap tempat. Beberapa menit mereka kembali berkumpul dan tak menemukan kayla. Perasaan panik dan cemas mulai timbul mengingat saat saat kayla di culik.


"Yank maaf kan aku"ucap genta menatap sang istri yang menangis.


"Cepat cari anak kita aku takut ada yang menculik.aku tidak ingin kejadian itu terulang lagi"ucap cica berlalu keluar rumah bersama riama. dan berharap dapat menemukan putrinya.


Sementara genta yang juga panik dan cemas mulai menghubungi kedua orang tua nya untuk meminta bantuan mencari kayla.dan genta tak lupa menghubungi polisi walau pun kayla belum hilang 24jam.


"Maafkan ayah sayang.karena lalai menjagamu"ucap genta keluar rumah dan mencari sekitar jalan karena ia berfikir kayla merangkak keluar karena memang genta lupa menutup pintu.


"Kayla,kayla ada di mana sayang"ucap cica menyusuri halaman.


"Kayla...."ucap rismi menatap kanan kiri mencari cucu nya.


Tak terasa sudah sore hari tiba kayla belum juga di temukan membuat cica tak henti menangis dengan penuh khawatir.


"Jika saja terjadi sesuatu pada anakku.hari ini juga aku akan meminta cerai pada mas!"ucap cica dengan penuh amarah.


"Aku melihat di cctv kayla keluar dari rumah! Dan bodoh nya mas tidak memasang cctv di bagian luar rumah!"ucap cica terisak menangis.


"Genta! Dimana tangggung jawab mu sebagai ayah! Menjaga satu anak saja kamu tidak becus!"amarah deni pada putranya.


"Maaf"lirih genta benar benar merasa bersalah dan menyesal.


"Assalamualaikum"ucap seorang anak kecil di depan gerbang.


Seketika mereka tercengang dan terseyum serta bernafas lega.melihat ali yang tengah menggendong kayla.


"Waalaikumsalam"ucap cica langsung membukan gerbang dan langsung mengambil alih putrinya.


"Bunda sangat mengkhawatirkan mu sayang"ucap cica menciumi putrinya.


Setelah mengakhir telepon dengan polisi. Genta pun menghampiri ali dan mulai bertanya.


"Ali kenapa kayla bisa sama lo?"tanya genta.


"Tadi saat ali ingin main,ali melihat kayla yang nangis di depan pagar. Jadi ali ajak saja kayla main keluar"ucap ali.


"Ini kenapa anak gue kotor dan basah"tanya cica.


"Tadi kayla sama ali main di lapangan bola yang banyak lumpur setelah itu mandi di sungai deh"ucap ali.


"Baiklah gue makasih ama lo udah ajak main anak gue"ucap genta memberi uang kepada ali.


Dengan senang hati ali menerima dan berlalu pergi untuk segera pulang.


"Sayang"ucap genta hendak mencium kayla namun cica sudah dulu berlalu masuk dengan kayla.


"Sekarang kamu minta maaflah pada istrimu jangab sampai ucapan nya yang tadi akan terjadi"ucap mama ami.


"Iya ma"ucap genta langsung mengejar sang istri.


Sampai di kamar genta duduk di sisi ranjang sambil menunggu cica yang tengah memandikan kayla.


Beberapa menit berlalu kini kayla sudah bersih dan wangi.


"Yank maafkan aku"ucap genta dengan lembut memeluk cica yang sedari tadi menampak kan wajah marah pada sang suami.


"Aku janji tidak akan mengulangi lagi"ucap genta menatap lekat wajah cica.


"Kamu akan lupa dengan semuanya jika sudah menyangkut dengan game"ucap cica dengan ketus.


"Baiklah aku akan menghapus semua game yang ada di ponsel ku"ucap genta merogoh ponsel nya dan memperlihat pada cica jika telah menghapus game nya.