
obrolan 18+
setelah membersihkan diri genta pun mengambil alih kayla yang tengah di gendong cica.
"sayang anak ayah yang cantik dari tadi senyum saja saat melihat ayah,kayla kangen di gendong ayah ya"ucap genta menciumi putri nya.
"kangen saweran nya ayah"ucap cica dengan suara khas anak kecil.
"nanti saja saweran nya kalau kamu udah bisa manjain si jeck"ucap genta mencubit pipi sang istri.
"mas kita keluar yuk"ucap cica.
"kemana?"tanya genta.
"kerumah papa mertua"ucap cica.
"baiklah tapi ada syarat nya"ucap genta.
"apa?"tanya cica.
"cium seluruh wajah ku dulu baru setelah itu kerumah papa"ucap genta.
"kan setiap hari juga aku selalu mencium mas"jengah cica.
"kurang,tak sebanding saat memanjqkqn si jeck waktu sebelum kau melahirkan"ucap genta ntah apa maksud nya.
"jeck! jeck! jeck! kenapa mas selalu membawa bawa jeck terus sih! aku bosan mendengar nya"ketus cica membuat genta justru tertawa dan gemas.
"karena jeck,kayla hadir di dunia ini.apa kamu tqk senang jika kayla hadir di dunia ini?"tanya genta.
"aku tentu senang kayla hadir di dunia ini menjadi putri kita"ucap cica.
"maka dari itu seharus nya sayang berterima kasih pada jeck"ucap genta.
"cara berterima kasih nya bagaimana?"tanya cica polos.
"ya dengan memanjakan nya dan selalu memberi nya kesejahteraan"ucap genta menahan tawanya.
"emang dasar saja otak mas mesum"ucap cica menjitak sang suami.
"aku mesum juga dengan mu yank.emang kamu mau aku mesum dengan wanita lain?"goda genta.
"silahkan saja! maju selangkah untuk mesum pada wanita lain! jangan harap mas bisa bertemu ku dan kayla"ucap cica dengan garang.
"lalu apa aku boleh selingkuh?"canda genta.
"bukan kah sayang pernah bilang aku ganteng"goda genta.
"aku tidak pernah mengatakan itu"ucap cica mengelak.
"ah sudahlah tidak jadi kerumah papa mertua!"ketus cica berlalu ke kamar nya setelah mengambil alih kayla.
"yank ayo kita berangkat"ucap genta sambil tertawa.
namun cica tak menyaut.
genta pun berlari mengejar sang istri yang sudah berada di kamar.
"pergi sono aku mau susui kayla"ucap cica ketus.
"aku mau menonton televisi"ucap genta beralasan.
tanpa berkata cica pun memberi asi pada kayla yang sudah merengek.
sementara genta sambil menonton televisi,sesekali ia melirik cica yang tengah menyusui kayla.
"kenapa lihat lihat"ketus cica.
"kayak nya kayla sangat menikmati ya yank"ucap genta berusaha meneguk saliva nya.
"iyalah seperti ayah nya"ucap cica ketus.
"yank setelah kayla nanti aku ya"goda genta tersenyum mesum.
"tanpa diminta juga mas udah langsung nyosor kayak bebek!"ucap cica pada laki mesum nya.
"karena sayang adalah canduku"ucap genta.
"benarkah?aku tak percaya"ucap cica.
"bener sayang kau itu sudah seperti canduku"ucap genta menciumi pipi sang istri.
"baiklah kalau aku candu mu maka jangan halangi aku membuang semua ps game mu"ucap cica.
"jangan dong sayang,itu adalah teman ku saat gabut"ucap genta melas.
"mas kalau main game suka lupa waktu dan istri.aku tidak suka itu semua.maka lebih baik ps game mas buang saja"ucap cica.