
"maaf ya sayang sudah nunggu lama"ucap cici memasuki mobil brave
"tak masalah"ucap brave menjalan kan mobil nya menuju pulang.
"ah iya sayang tadi aku bertemu si bohay yang body seperti gitar spanyol."ucap cici membuat bravr mengernyitkan dahi nya.
"bohay??body gitar spanyol???siapa yang kau maksud sayang?"tanya brave masih tak peka sehingga membuat cici menepuk jidat nya.
"ituloh si risa mantan karyawan kamu"ucap cici
"oh.apa dia berbuat macam padamu sayang?"tanya brave.
"tidak brave hanya saja dia tak sopan pada orang tua.masa dia mendorong orangtua yang sedang mengantri di depan.padahal kan di belakang juga masih ramai.tapi dia tak mau mengantri"ucap cici sedikit kesal saat mengingat kejadian saat belanja nya tadi.
"lalu apa yang kamu lakukan?"tanya brave.
"ya,aku bantuan ibu itu untuk bangun dari jatuh nya.dan aku marahi si bohay gak tau diri itu"ucap cici masih dengan nada kesal nya.
sesampai di kediaman kusuma.
cici yang membawa belanjaan nya pun langsung di hadang oleh sang adik di depan pintu masuk.
"apa itu?"tanya cica dengan gaya cool nya bak preman yang ingin menodong
"10 eskrim dan susu"ucap cici
"sini eskrim buat gue"pinta cica
"enak aja.nihh gue beliin susu bumil untuk lu"ucap cici menyerah kan susu yang ia beli pada sang adik.dan ia pum berlalu pergi ke dapur untuk memasukan eskrim nya ke dalam kulkas.
"ambil satu aja ah"ucap cici mengambil satu bungkus eskrim dan berlalu kekamar nya.
sementara cica begitu kesal padahal yang di ingin kan adalah eskrim tapi sang kakak malah memberi nya susu bumil
"ah bodoamat gue colong aja tuh eskrim"ucap cica berlalu pergi ke dapur untuk mengambil eskrim sang kakak.
sampai di dapur dengan senang cica langsung membuka kulkas dan benar saja terdapat eskrim milik cici namun tersimpan kertas memo di dekat bingkisan eakrim itu. " gue tau pasti lu akan curi eskrim gue,inget makan eskrim gak baik buat lu yang lagi hamil!lu minum tuh susu bumil dari gue.biar lu dan ponakan gue sehat.oke:)" begitulah isi memo tersebut.
"yaelah si somplak pelit banget dah ama adik sendiri"jengah cica tak jadi mencuri eskrim sang kakak.ia pun kembali ke kamar nya dengan membawa kotak susu bumil.dan tak lupa membuang memo itu ke tong sampah
sampai di kamar cici terus mekan eskrim nya tanpa memperduli kan brave yang menatap nya berusaha meneguk saliva nya.bagaimana tidak cici menjilati eskrim nya membuat fikiran kemana mana.fiktor nih brave wkwk
"emm enak sekali"ucap cici duduk di samping sang suami.
"sayang kenapa ga di gigit langsung biar cepat habis"ucap brave mulai fiktor
"lebih enak di jilatin dulu brave sayang"ucap cici tak sadar jika dirinya membuat sang suami berfikiran 21+
usai menghabis kan eskrim nya cici pun menatap sang suami"kenapa?"tanya cici
"aku ingin kamu seperti tadi tapi bukan pada eskrim melainkan padaku"ucap brave dengan nada sensual langsung membuka pakaian nya hingga polos.
sementara cici melongo tak percaya dengan permintaan brave.
"brave permintaan mu sangat tak lucu sayang"ucap cici sedikit gugup
"aku serius sayang.kau membuat membayangkan yang tidak tidak jadi kau harus tanggung jawab"dengan nada sensual brave mendekat kan tubuh nya pada cici.
"ayolah sayang"pinta brave sensual
dengan perlahan cici pun menuruti permintaan brave.dan terjadi lah apa yang sang suami ingin kan.sehingga permainan dikuasai oleh cici sendiri sehingga membuat brave terus mendesah
sementara di dapur genta tengah sibuk memakan eskrim yang ntah ia tak tahu milik siapa.ya awal nya ia hanya ingin mengambil air minum namun saat melihat eskrim ia pun tergiur dan langsung memakan nya hingga sudah menghabis kan 4 eskrim dan tersisa lah 5 eskrim.
malam hari tiba cici bersama brave pun keluar dari kamar nya dan ikut bergabung dengan sang mama dan pala dna juga ada pasutri kocak.siapa lagi kalau bukan ai cicak n mochi.
"ya iyalah habis gue kelonin"ucap cici asal membuat brave langsung menutup mulut cici.
"jangan buat aku malu"manja brave membuat mereka terkekeh
"hahaha kak brave"tawa cica
"ah iya aku lupa kalau aku punya eskrim"ucap cici berlari kecil ke dapur.
sampai di dapur cici langsung membuka kulkas namun ia merasa heran saat menatap eskrim nya yang berkurang
"gue beli 10 trus gue makan 1 berarti sisa nya 9 tapi kok ini bisa ada 5 ya??"heran cici terus berfikir dan seketika teringat memo dan berfikir jika cica yang memakan nya.
"cicakkkkk!!!!!!!"teriak cici dengan garang nya ia melangkah menghampiri sang adik.
"apaan sih lo teriak teriak"ketus cica
"kalau lo makan satu gue masih maapin tapi lo makan 4"kesal cici ingin mewek
"lo ngomong apaan sih curut"ucap cica tak mengerti
"lo kan yang makan eskrim gue hingga habis 4"kesal cici
degg
"itu gue"batin genta mulai cengengesan.
"gue gak makan eskrim lo curut.justru gue minum susu dari lu"ucap cica tak merasa.
"lah terus siapa dong masa setan"kesal cici langsung melirik genta
seketika genta yang di tatap pun cengengesan.
"lo kan yang makan eskrim gue?!"tanya cici ketus
"iya ci"ucap genta cengengesan menggaruk tengkuk nya yang sama sekali tak gatal
"tuh kan pelaku nya si mochi"ujar risma
"mochiiii!!!!! gantiin eskrim gue"kesal cici mencubit lengan genta hingga membuat genta meringis kesakitan
"yaelah ci lo pelit banget dah ama adik ipar lo sendiri"melas genta.
"bodoamat! karena ini bukan kesekian kali nya tapi berkali kali.ngga lo ngga cicak kalian berdua suka habisin eskrim kesukaan gue"kesal cici
tak lama andrian pun datang bersama bos pabrik eskrim
"letak kan saja di situ"ucap brave.andrian pun berpamit kembali pergi bersama bos pabrik eskrim itu
sementara twins,genta,risma dan dinanto melongo tak percaya karena brave membelikan eskrim banyak sekaligus frezer nya
ya saat twins bertengkar brave langsung memesan nya
"brave apa kau ingin berjualan di rumah ini"tanya cici polos
"ya tidak sayang,aku sengaja membeli frezer serta eskrim ini untuk kalian semua supaya tak ribut lagi"ucap brave tersenyum
tanpa berkata dengan serudukan cici cica dan genta pun langsung berebut mengambil eskrim.
sementara dinanto dan risma hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat nya.
"dirumah ini hanya kita dan brave saja yang kalem ya pa"ucap risma
"iya ma,kita dan brave saja.sementara twins dan genta mereka selalu saja bar bar dan riuh.gak seperti brave yang tenang ,kalem"ucap dinanto memuji menantu kalem nya.