CICI & CICA

CICI & CICA
bab 21



lainhalnya dengan genta dan cica kini mereka telah sampai di kediaman kusuma.dengan rasa kesal cica memasuki kamar nya dan mengganti pakaian nya dengan pakaian biasanya begitu pun dengan genta yang hanya menggunakan boxser saja setiap harinya jika di kamar.


malas bicara dengan sang suami cica pun lansung membaringkan tubuh nya sambil memain kan ponselnya dan tak memperdulikan sang suami mesum yang terus menciumi nya


"yank si jeck kangen nih"manja genta menciumi pipi cica tak henti henti dan dengan tangan nakal nya bergeliya di dada cica dengan mrms nya.


"tapi aku gak kangen si jeck kampret"ketus cica tak memperdulikan sang suami yang terus mengganggunya


"ayolah yank"manja genta menindihi cica dan menatap dengan dekat wajah cantik sang istri


"awas ihhh aku mau pipis"ucap cica mendorong genta dan beranjak bangun dari kasurnya melangkah kekamar mandi untuk buang air kecil.


dikamar mandi setelah membuang air kecil seketika cica melihat cd nya yang ada noda darah menandakan jika dirinya datang bulan.


"alhamdulillah akhir nya aku datang bulan juga"senang cica


selang beberapa menit cica pun keluar dari kamar mandi dan kembali membaringkan tubuhnya di samping sang suami yang tak henti terus menatap nya.


"apa liat liat"ketus cica


"yank si jeck minta keluar"ucap genta melas sambil memeluk sang istri dengan posesif


"keluar aja sono apa susah nya sih"ucap cica


genta pun dengan cepat membuka bxsr nya dan tertampang lah jelas si jeck yang sudah berdiri ingin segera masuk kedalam goa nya.


"ayo yank"ucap genta hendak membuka pakaian sang istri namun sudah dulu sang istri mencegahnya


"kamu harus puasa selama seminggu karena aku sedang datang bulan"ucap cica tersenyum manis


"yank jangan boong sama aku"ucap genta tak percaya dan langsung memegang v cica dan benar saja cica tengah datang bulan


"aaaaaahhh yank kenapa harus sekarang sih"prustasi genta karena tak bisa hasratnya.


"bodoamat itusih dl derita lo"ejek cica menyimpan ponselnya dan memejamkan matanya


"yank masa puasa sih selama seminggu.aku gabisa yank"ucap genta prustasi mengacak kasar rambutnya


"bodoamat pokonya kamu harus puasa selama seminggu"ucap cica masih setia dengan mata tertutup


"aahhh emang kampret si datang bulan nongol nya gak kompromi dulu ama gue"teriak genta prustasi meronta ronta bak cacing kepanasan


seketika cica membuka matanya dan melihat sang suami yang seperti nya begitu tersiksa karena si datang bulan


"heyyy datang bulan kok di salahkan.yang salah itu kamu yang tidak mau sabaran pengen nya tiap hari mulu"tawa cica hilang sudah rasa ngantuknya


"yang salah itu si datang bulan dia menjadi orang ketiga diantara kita"kesal genta langsung memakai bxsr nya kembali.


"udahlah mas mungkin ini ujian buat kamu hahahaha"tawa cica


"kampret kau cicaakkkk"ketus genta melempar pakaian nya ke wajah sang istri


tak lama terdengarlah suara nyaring dari si cici yang kini sudah pulang bersama mama papa tercinta.


"assalamualaikum cici yang cantik nya tak tertandingi comeback!!!"teriak cici menggepar seisi rumah


dengan cepat cica pun beranjak bangun ddan berlari keluar dari kamarnya dan menghampiri sang kakak


"cici gue kangen banget ama lo"ucap cica gada angin gada hujan tiba tiba tak jelas memeluk cici


"lo gila ya?"ucap cici memeriksa kening sang adik yang tengah memeluknya


"gue masih normal ogeb"kesal cica masih memeluk sang kakak


"pasti mau ini ya?"ucap cici menunjukkan kantong plastik berisi brownies.cica pun mengangguk iya dengan senyum manis nya.


"buat gue ya ca,gue laper banget tadi di restoran gue gak ngabisin makanan gue"ucap cica memelas


"nihh ambil saja adiku tersayang"ucap cici memyerahkan brownies


"terima kasihh kakakku tercinta"ucap cica menerima


sementara dinanto dan risma mereka sudah kembali kekamar nya untuk istirahat karena lelah.


"ah iya ca gue mau bilang kalau besok gue nikah ama brave"ucap cici membuat cica terkejut hingga tersedak memakan brownies nya


uhukkkuhukkk


cici pun langsung memberi minum sang adik


"lo serius ci??gak ngomong boong"ucap cica tak percaya.


"gue serius besok gue nikah dan brave yang akan mengatur semuanya"ucap cici


"busettt dahh kak brave buru buru bangettt pen nikah.wahhh inimah memang kayak mochi kedua yang tak sabaran"ucap cica seketika ide jahil muncul


"mochi kedua?"tanya cici mengernyitkan dahinya.


"iya ci berarti kak brave itu orang nya tak sabaran seperti mochi yang tak sabaran ketika sedang menginginkan sesuatu"ucap cica membuat cici seperti orang bodoh


"ca lo ngomong apaan sihh gue gak ngerti gue gak paham"ucap cici bagai orang bodoh


"gue mau tanya dulu ama lo.apa yang tadi kak brave lakuin ama lo pas dikamar tadi siang?"tanya cica


"hmmm anu ca anu"ucap cici ragu


"udah udah gue paham maksud lo.jadi maksud gue tuhh kak brave udah gak sabar lagi pengen punya anak dari lo ci"ucap cica bagai suara horor


"serius ca?"tanya cici bergidik ngeri


"iya ci nanti setelah lo sah jadi istri kak brave bakal minta punya anak dari lu.dan malam pertama itu sakit loh ci"ucap cica menakutnakuti


"gue jadi ngeri njirr"ucap cici


"truss kak brave bakal minta lu terus melayani dari pagi menjelang pagi"ucap cica adik durhaka


"trus gue gak tidur tidur gitu ca?"tanya cici polos


"nggak ci,mangkannya sehabis nikah dimalam pertama lo langsung tidur saja jangan meladeni kak brave nanti kalo lo meladeni kak brave akan terus memintanya tak henti dan tak sabaran"ucap cica terus menakut nakuti cici


"lo waktu melakukan itu dengan si mochi bagaiaman ca"tanya cici polos


"kalo gue belum pernah melakukan itu dengan mochi"ucap cica berbohong


"lah suara desahan yang sering gue denger di kamar itu kan suara lo,emang lo ngapain ampe mendesah gitu"tanya cici membuat cica blushing


"i-tu gue lagi olahraga ci biar gue sehat"ucap cica bohong


"ca gue jadi takut nih malam pertama ama brave"ucap cici


"mangkanya lu nanti pake baju dobel tiga"ucap cica tersenyum jahil


"hareudang atuh ca"jengah cici


"lo mau lo hamil??lo kan masih sekolah ci"ucap cica


"lo benar juga sihh gimana juga gue gak mau hamil dulu karena gue masih sekolah"ucap cici


"hahaha gapapa kali ya gue kerjain kak brave"batin cica