
"brengsek kau!"amarah genta lagi lagi menampar keras zenika.
genta pun menciumi wajah putri nya ia begitu sangat khawatir serta takut akan kehilangan putri yang sangat ia sayangi.
"kau juga harus menangkap stefani karena dia yang membantu ku"ucap zenika saat ingin di bawa polisi.
"stefani?"ucap genta tak asing mendengar nama nya.
"stefani teman sekolah mu dia adalah sepupu ku"ucap zenika sambil meringis kesakitan
"jangan percaya mochi.stefani tidak bersalah justru stefani yang memberi tahu lokasi keberadaan kayla"ucalp cici yang tiba tiba datag bersama cica dan stefani.
sementara cica langsung mengambil alih putri nya dan menciumi nya."sayang maaf kan bunda karena lalai menjaga mu"ucap cica meneteskan air mata nya.
"zenika zenika kau memfitnah ku?tidak semudah itu karena aku yang memberi tahu keberadaan mu disini.zenika sudah ku katakan jangan melakukan ini tapi kau malah tak mendengarkan mu dan sekarang kau taggung akibat perbuatan mu sendiri"ucap stefani.
"awas kau stefani!"marah zenika langsung di bawa polisi.
"stefani terimakasih"ucap genta.
"sama sama"ucap stefani.
mereka pun berlalu pergi meninggal kan apartement zenika.
sesampai di mansion genta.cici dan brave memutus kan untuk menginap karena hari sudah larut malam.
di kamar cica usai memberi asi pada kayla dan kini kayla sudah tertidur pulas.cica pun menyimpan putri nya di ranjang bayi.
"sini yank tidur"ucap genta yang sudah berbaring sedari tadi menunggu istri nya.
cica pun berbaring dan mendekap kan wajah nya ke dada bidang genta."mas aku takut jika ada yang menculik putri kita lagi"ucap cica mendongak menatap genta.
"jangan bicara seperti itu.aku janji akan lebih waspada menjaga mu dan putri kita.dan aku juga akan menambah penjagaan rumah kita"ucap genta dengan serius namun tangan nya bergerliya menyeludup masuk memainkan mainan favorit nya.
cica pun langsung menindihi genta sehingga membuat genta tersenyum senang.
"mau apa?apa mau memanjakan jack?"tanya genta.
"bukan.aku hanya ingin tidur di atas tubuh mas"ucap cica.
"hemm baiklah"ucap genta memeluk nya.
tak terasa usia kandungan cici sudah sembilan bulan membuat brave enggan meninggal kan sang istri bahkan brave juga libur dari pekerjaan nya sudah sebulan penuh.
dan selama sembilan bulan ini cici terlihat gemuk dan berisi karena memang cici begitu sangatlah banyak makan. sehingga membuat brave selalu mencubiti pipi sang istri dengan gemas.
"sayang"ucap brave datang membawa kan dadar jagung untuk sang istri yang tengah mengingin kan dadar jagung buatan brave sendiri.karena brave sudah belajar dari sang mama.
"wahh"ucap cici lansung melahap nya dengan nikmat.
"pelan pelan makan nya sayang"ucap brave seraya duduk di samping sang istri dan tangan nya terus mengelus perut besar sang istri.
selang beberapa menit cici sudah menghabis kan dadar jagung nya.
"sudah kenyang?"tanya brave.
"sudah sayang terimakasih ya"ucap cici memeluk brave.
"apapun yang kau ingin kan aku akan selalu menuruti mu sayang"ucap brave mencium sekilas bibir sang istri.
tak lama marisa datang dan tersenyum pada anak dan menantu kesayangan nya.
"brave cici di bawah ada genta cica dn kayla"ucap marisa membuat cici berbinar senang.
mereka pun langsung ke lantai bawah dengan hati hati brave menuntun cici yang melangkah menuruni tangga.padahal ia sudah meminta pada cici untuk pindah kamar di lantai bawah bersama nya namun hanya beberapa hari saja cici sudah takbetah cici hanya ingin tidur di lantai atas yaitu kamar brave.
"bagaimana kabar lo dan kandungan lo"tanya cica memeluk sang kakak.
"kabar gue dan kandungan gue sangat baik"ucap cici.
"oh iya dimana ponakan gue?"tanya cici tak melihat keberadaan kayla.
tak lama herry pun datang dengan menggendong kayla.
melihat ada aunty barbar nya membuat kayla ingin di gendong aunty nya.
"utukutuk kesayangan aunty sudah besar dan gemoy"ucap cici menggendong kayla dan menciumi nya.
mereka pun duduk bersama sambil mengobrol santai.
sementara di caffe rendy dan rifky begitu sangat gugup karena mereka meminta bertemu dengan della dan putri.bagaimana tidak seharus nya ini adalah hal biasa namun sekarang kenapa mereka berdua gugup? ada apa ini?.
"ren ngajak nikah atau ngajak pacaran?"tanya rifky meminta saran.
"ya terserah lo.kalau gua nanti bakal ngajak nikah putri"ucap rendy.
"yaudah deh gue ajak nikah aja tuh si della"ucap rifky.
"rif mereka datang"ucap rendy dengan hati dagdigdug.
"haii"ucap della.
mereka pun duduk bersama.
"ada apa kalian meminta kita datang ke sini?"tanya putri.
rendy dan rifky pun saling menyikut "lo aja bilang duluan"bisik rendy.
"lo aja dulu gue gugup ren"bisik rifky.
"barengan aja deh ngomong nya " bisik rendy.
"oke.1 2 3"bisik rifky.
"gue suka sama lo"ucap rendy dsn rifky membuat para pengunjung langsung menatap kearah nya sontak membuat mereka malu sendiri.
"lo siapa?"heran putri.
"gue suka sama lo"ucap rendy.
"gue sama lo della"ucap rifky.
"hah!"della dan putri tak menyangka ternyata dua fuckboy menyukai nya.karena memang mereka juga ada sedikit rasa pada masing masing pilihan nya.
"lo mau gak jadi istri dan ibu dari anak anak gue"ucap dua fuckboy bersamaan sehingga membuat pengunjung tertawa kecil.
"hmm aku mau"ucap della tersenyum.
"aku juga mau"ucap putri.
rendy dan rifky pun merogoh saku nya dan mengeluarkan sebuah cincin yang sama karena memang mereka beli nya bersamaan.maeig masing pun memasangkan cincin pada wanita pilihan nya.
para pengunjung yang menyaksikan pun bertepuk tangan ikut senang.
"yasudah ayo aku antar kan kamu pulang"ucap rendy memeluk pinggang putri.
"aku kamu?"heran putri pada ucapan rendy.
"mulai sekarang aku kamu aja biar tidak seperti teman melainkan pasangan serius"ucap rendy.
begitu pun juga dengan rifky yang selalu mengikuti rendy.
malam hari tiba cica dan genta pamit untuk pulang namun tidak dengan si mungil gemoy kayla yang akan menginap tidur bersama cici dan brave.cica juga tak lupa menyiap kan asi untuk kayla beberapa botol kecil.
"sayang bunda pulang ya"ucap cica mencium putri nya.
"ingat jangan buat repot aunty dan ucle oke"ucap genta mencium putri nya.
kayla pun hanya merespon dengan sebuah senyuman manis nya.
usai genta dan cica pergi.cici bersama brave pun langsung ke kamar nya bersama si mungil gemoy kayla.