
"Kayla!!!aunty datang sayang"ucap Cici menciumi Kayla.
"aunty bawa hadiah untuk Kayla."ucap Cici menunjuk kan bingkisan.
"terima kasih aunty curut.buat ayah nya Kayla mana hadiah nya"ucap Genta dengan suara khas anak kecil.
"ogah!"ketus Cici pada Genta.
"Genta boleh aku menggendong kayla"pinta brave.
"boleh dong"ucap Genta menyerah kan Kayla pada brave.
"sayang cocok"ucap Cici seraya memfoto brave dan Kayla.
"itung itung belajar."ucap brave tersenyum.
"Kayla nanti besar kayak om brave saja.eh maksud nya kayak uncle brave saja.jangan kayak kak genta"celetuk Ali.
"emang kenapa gitu kalau seperti ku?"tanya brave.
"uncle brave baik gak pelit.kalau kak genta pelit"ucap Ali membuat Cici tertawa.
"ah iya boleh kan Ali panggil uncle ke uncle brave.kalau om rasanya gak pantes deh soal nya uncle brave terlihat sangat tampan dan muda."ucap Ali.
"boleh,terserah kau saja mau panggil aku apa"ucap brave mencubit gemas pipi Ali
"Li mending Lo balik sana!ntar Mak bapak Lo nyariin"ucap Genta yang kesal pada Ali.
"gabaik ngusir tamu"ucap Ali enggan pulang.
"kalau Lo mau disini terus jangan katakan gue pelit karena gue gak pelit"ketus Genta
"iya iya kak genta a'm sorry"ucap Ali
"Halah sok Inggris Lo kampret"ucap Genta.
tak lama dengan bersamaan Ami Deni,Marisa Herry datang.
"cucuku"ucap mama Ami dengan senang
"maaf kan nenek dan kakek ya sayang.tidak bisa datang saat kau melahirkan,karena nenek dan kakek ada di luar kota"ucap mama Ami pada cucu nya.
"selamat ya Genta sekarang kau sudah menjadi seorang ayah"ucap Deni pada putra nya.
"iya pa"ucap Genta tersenyum.
"Genta selamat atas kelahiran putri mu"ucap Marisa dan Herry
"iya om Tante terima kasih"ucap Genta.
"ah iya dimana cica"tanya mama ami
"cica di kamar ma lagi istirahat"ucap Genta.
"wah rame"ucap Risma datang.
skip
setelah berlama Ami Deni dan Marisa Herry pun berpamit pulang.
"assalamualaikum!!!"terdengarlah suara cempreng teman teman twins datang.
"uhh gue kangen kalian"ucap Cici merentang kan tangan nya.
"gue juga kangen"ucap Della dan putri memeluk Cici.
"uhh Genta gue kangen"canda Rifky.
"apaan sih geli banget!"ucap Genta ketus.
"apa ini anak si cicak Ama si mochi"tanya putri.
"iya dong"ucap Genta.
putri dan Della pun mencubit gemas pipi kayla.
"gumush"ucap Della
"ini anak siapa?"tanya Della pada Ali.
"anak pak Somad sama ibu wiwi.tetangga sebelah"ucap Ali
"pipi kamu gembul banget... lucu!!"gemas Della mencubit pipi Ali
"awww"ucap Ali kesakitan karena tak hanya Della tetapi putri juga mencubit nya.
"Ali mau tidak menjadi anak kakak"ucap Della bercanda.
"ogah.mending anak bapak ibu juragan kambing dan sate kambing"ketus Ali membuat mereka tertawa.
"Halah songong bat Lo ali.yang juragan Mak bapak Lo bukan lo"ucap Cici.
"iri bilang bos"ucap Ali berlalu pergi.
"huh!akhirnya si kampret pulang juga"ucap Genta.
"hemm"dehem brave membuyarkan lamunan Rifky dan Rendy yang tengah memandang Cici.
"kenapa lihatin istri ku terus?"tanya brave dingin.
"ah nggak ko,kak"ucap Rendy cengengesan.
"iya kak nggak kok"ucap Rifky cengengesan.
"marahin aja kak brave,mereka belum bisa move on dari Cici tuh"ucap Della.
"hey jangan asal lo.gue udah move on dari bebep cici?eh maksud gue cici"ucap Rifky menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"iya kak brave kita udah move on kok"ucap rendy
"bagus! kalau kalian sudah move on dari istri ku"ucap brave seraya menyerah kan kembali Kayla pada genta.lalu ia menarik Cici dalam pelukan nya.
"ah iya dimana cicak"tanya putri.
"ada di kamar lagi istirahat"ucap Genta.
putri dan Della pun langsung berlari kekamar untuk menemui cica.
sampai di depan kamar Cica perlahan tapi pasti putri dan Della membuka pintu.
terlihatlah cica yang tengah merapikan pakaian mungil milik Kayla.