CICI & CICA

CICI & CICA
bab 56



tak lama suster pun datang membawa baby mereka yang sudah di bersihkan.


"selamat ya tuan nona anak anda perempuan"Ucap suster membuat mereka tersenyum bahagia.


suster pun menyerah kan Baby mungil itu pada Genta.


"uhh anak ayah sangat cantik menggemas kan sekali"ucap Genta mencium putrinya.


"sayang adzan kan anak kita"ucap cica


skip


usai mengadzan kan.tak lama Cici bersama Risma brave masuk dan tersenyum bahagia.


"ululu keponakan aunty cantik sekali"gemas Cici mengambil alih baby.


"cucuku sangat cantik dan menggemaskan"ucap Risma mencium cucunya.


"cicak mochi anak lo kagak mirip Ama lo pada.malah justru mirip gue"ucap cici dengan bangga nya.


"enak aja gue yang usaha buat nya.seenak nya pengen mirip lo"ketus Genta mengambil alih putrinya.


"yang pasti mirip gue lah,kan gua ayah nya"ucap Genta membuat putrinya tersenyum.


"idih! mata lo buta ya,anak Lo itu mirip gue juga!gak mirip lo"ketus Cici.


"kalau anak gue mirip lo berarti mirip gue juga.karena muka gue juga mirip lo"ucap cica


"iya juga sih"ucap Cici cengengesan.


"benar apa kata istriku.jadi inti nya mirip cicak emak nya"ucap Genta.


"kok cicak sih,emang kamu mau punya istri cicak"marah cica tak terima di panggil cicak.


"hehe maaf"ucap Genta cengengesan.


sementara brave dan risma hanya menggeleng kan kepala melihat perdebatan putri putrinya dan menantunya.


"sudah sudah kenapa jadi bertengkar sih!yang pasti biar adil cucu mama.mirip dengan mama"ucap Risma.


"miripku ma"ucap Genta dan Cica bersamaan.


"ya ya terserah kalian saja.yang pasti jangan berdebat lagi."ucap Risma.


"lalu siapa nama si cantik ini?"tanya brave.


"sayang apa kau sudah menyiapkan nama untuk putri kita?"tanya cica pada sang suami


"namanya harus terdapat nama gue juga ya"pinta cici.


"ogah"ketus Genta.


"nama anak ku adalah KAYLA ALMAYRA PUTRI PRAWIRA" ucap Genta tersenyum pada putrinya.


"nama yang bagus,aku setuju"ucap cica.


"hai Kayla ponakan aunty yang cantik."ucap Cici gemas.


"mochi anak Lo gue bawa pulang ya ke rumah papa mertua gue"ucap Cici membuat Genta membelalakkan matanya.


"gabisa,nanti saja!karena anak gue butuh asi jadi gak boleh jauh dari cica"ucap Genta


"ya cica nya ikut juga lah"ucap Cici.


"no"tolak Genta karena tidak bisa jauh dari istrinya


tak terasa hari berganti hari kini cica sudah berada di rumah.genta yang sebagai ayah terbaik pun selalu membantu sang istri mengurus anak mereka.


kini Kayla tengah berada dalam gendongan ayah nya dan bermain dengan si Ali anak tetangga.


"kak,kok Kayla tidak ada mirip mirip nya sama kak genta malah justru mirip sama kak twins."ucap Ali


"mata lo ada kotoran nya itu.anak gue itu mirip Ama gue"ketus Genta.


"atau jangan jangan Kayla bukan anak kak genta"ucap Ali bar bar membuat Genta membelalakkan mata nya.


"asal aja Lo kalau ngomong.mau gue,Lo lempar ke got"ucap Genta asal


"hehehe Ali hanya bercanda aja kak"tawa Ali.


"tapi Ali harap si Kayla jangan kayak bapak nya yang pelit ini"ucap Ali diiringi tawa.


"gue pelit apa Ama lo,Lo malak minta duit gue kasih"ucap Genta.


"dua ribu doang!kan Ali minta nya lima ribu"ucap Ali


"lo kan masih kecil jadi gak boleh pegang duit gede"ucap Genta


"Halah alesan aja.kecil kecil gini juga Ali tahu duit"ucap Ali.


tak lama Cici bersama brave pun datang menghampiri mereka.