
subuh hari cica terbangun dari tidur lelap nya dan langsung melihat jam menandakan pukul 5.ia pun langsung membangun kan sang suami yang masih tertidur lelap.
"mas bangun ini sudah subuh"ucap cica menggoyang kan tubuh genta
tak lama genta pun bangun dan seperti biasa menciumi seluruh wajah sang istri tercinta.
"cepat mandi nanti kita telat solat subuh"ucap cica beranjak bangun dari ranjang
"yank kita mandi bareng ya"ujar genta ikut beranjak bangun.
...... skip......
usai solat subuh mereka pun berpamit untuk pulang karena tak lama lagi mereka akan sekolah.
sesampai di kediaman kusuma mereka pun langsung mengenakan seragam nya dengan rapih.
"yank aku sudah tampan belum"tanya genta sehabis menyisir rambut nya
"kau masih tetap jelek"ucap cica tangah memakai hijab nya
"-_- puji tah sekali kali"jengah genta.
"untuk apa kau menanyakan tampan atau tidak,apa kamu mau genit dengan wanita lain hah!"ketus cica
"tidak sayang,jangan salah paham aku tampan hanya untukmu sayang"ucap genta memeluk cica dari belakang
"halah kemarin aja kamu genit dengan si lela"ketus cica
"aku kan seperti itu biar si lela kasih contekan ujian mtk ke aku yank.dan kamu juga menyontek padaku"ucap genta dengan nakal ia mrms py cica.
"kalau peluk selau saja ujung ujung nya nya seperti ini"jengah cica menyingkir kan tangan genta dan ia pun berlalu pergi untuk sarapan.
"morning semuanya"ucap cica seraya duduk dan langsung melahap roti yang di siapkan sang mama.
"tadi subuh gue liat pulang barengan.apa sudah baik kan?"goda cici di sela makan nya.
"iy-"ucap cica terpotong
"iya dong kita udah baik kan dan nanti sepulang sekolah kita akan shopping"ucap genta seraya duduk di samping sang istri
"pasti syarat permintaan maaf"ujar cici.cica pun cengengesan
selang beberapa menit usai menghabis kan makanan nya mereka pun berpamit pergi ke sekolah
sesampai di sekolah dengan anggun twins berjalan menuju ruang ujian nya.
"yank cool yank cool"bisik cica sambil berjalan menuju ruang ujian
"maksud kamu apa yank?"tanya genta pelan
"gaya nya yang cool dan jangan senyum pada wanita"bisik cica membuat genta terkekeh
karena banyak wanita menatap gent.cica pun langsung menarik genta dan memeluk posesif pinggang genta.
"tenang saja sayang aku tidak akan di ambil orang"gemes genta mencubit pipi sang istri.
sesampai di ruang ujian sambil menunggu guru pengawas datang mereka pun belajar terlebih dahulu.
selang beberapa menit guru pengawas pun datang dan ujian pun segera di mulai
"buset ni soal panjang bener"ucap genta tanpa sadar dan terdengar oeh semua yang berada di ruang ujian.
"ada apa genta?"tanya pengawas yang tak lain wali kelas nya.
"ini bu,soal nya panjang bener,udeh kayak curhat mantan"ucap genta mengundang tawa.
"jadi males bu baca nya udah lagi ada nama rifky rendy di soal nya hehe"ucap genta tertawa kecil
"sudah kerjakan saja"ucap wali kelas yang juga tertawa.
mereka pun kembali mengerjakan dengan tenang dan sesekali mereka barter jawaban.
"yank liat jawaban nomor 15 dong"bisik genta yang duduk berada di baris kedua samping cica yang di baris pertama
"buset kamu asal asalan ya?cepat banget udah 15.aku aja baru nomor 5"bisik cica.genta pun cengengesan.
tak terasa jam pulang tiba semua mirid berhambur untuk pulang.
"sayang kita jadi kan shopping nya"ucap cica beegelayut manja
"jadi dong"ucap genta membuka kan pintu untuk sang istri.
"ah iya cici mana?gak mau bareng?"tanya genta yang kini sudah di mobil
"dia pulang ama kak brave"ucap cica.
genta pun melaju kan mobil nya menuju mall untuk memanja kan sang istri.
sementara di halte dekat sekolah cica duduk sendiri sambil menunggu sang suami yang menjanji kan untuk menjemput nya.
"lama sekali sihh brave"kesal cici menatap kanan kiri jalan
"awas aja kalau gak jemput,gue pites lu brave"kesal cici
tak terasa berjam jam cici menunggu brave.hingga sekolah saja sudah sepi.dengan perasaan kesal marah cici tak henti menelpon brave namun tak kunjung brave mengangkat nya.
"kalau tidak mau jemput karena sibuk setidak nya jangan menjanji kan!"kesal cici mengirip pesan.
sementara di kantor brave memang tengah sibuk sehabis menandatangani banyak dokumen, ia pun menghadiri pertemuan dengan clien dan setelah itu ia meeting dengan perusahaan negara B.
"bodo ah lebih baik gue naik kendaraan umum"ucap cici dengan kesal menunggu angkot.
beberapa jam berlalu angkot tak datang datang hingga pukul 5 sore.
"ayo dong angkot datang gue mau cepet cepet balik nihh"ucap cici terus mentap kanan kiri
tak lama sebuah mobil bagus pun datang menghampiri cici.sementara cici yqng nelihat pun sontak ketakutan dan berusaha pergi dari halte.seorang pria keluar dari mobil nya dan mengejar cici yang pergi.
"cici"ucap dave.ya,pria itu adalah dave mantan mesum cici
"cici kau mau kemana"dave menangkap tangan cici
"lepasin jangan sentuh gue"ketus cici meronta ronta supaya dave melepaskan cekalan tangan nya.
"kenapa kau belum pulang sayang.kau menunggu siapa di halte"tanya dave mengelus pipi cici
"lepasin tangan gue!"marah cici,namum dave enggan melepas nya.
"sayang,aku masih mencintaimu.kau mau ya menjadi pendampingku"ucap dave menatap lekat cici.
"aku tidak peduli.sampai kapan pun aku tak sudi menjadi pendamping mu dan sampai kapan pun aku tidak sudi mencintai mu atau menyukaimu!!sekalipun!!!"ucap cici dengan lantang.sehingga membuat dave tak terima dan tersulut emosi
"sampai kapan pun kau adalah milikku sayang dan selamanya milikku!"ucap dave dingin dan menarik cici untuk masuk kemobil nya.
"jaga ucapan mu brengsek!!! yang berhak atas diriku adalah suamiku brave!!!"ucap cici membuat dave terkejut.
"jangan berbohong mana mungkin kau memiliki suami saat setatus mu pelajar"dave tak percaya terus menarik cici untuk masuk ke mobil nya.
"jangan memaksa ku brengsek!!"ucap cici berusaha tak masuk ke mobil dave
"ayo masukk!!!"dengan kasar dave mendorong cici masuk kedalam mobil nya.dan langsung menutupnya.
dengan kecepatan kencang dave pun melaju kan mobil nya.
"dave berhenti gue mau turun!!!!"teriak cici namun dave tak meladeni nya.
sementara di kejauhan dua motor sedang mengejar mobil dave karena mereka tahu teman nya dalam bahaya.dua pria itu adalah rifky dan rendy.saat mereka hendak pulang.tak sengaja melihat cici yang di tarik tarik dave dan mereka pun langsung mengejar nya.
"dave gue mohon berhenti gue mau turun!!!"teriak cici namun lagi lagi dave tak meladeni nya.
sesampai di tempat tujuan dave pun langsung menggendong cici dan membawa masuk kedalam hotel milik nya.
sementara cici semakin meronta ronta dan ketakutan.
sanpai di kamar dave melempar cici ke ranjang.dan pun tak lupa mengunci pintu.
"dave biarkan gue pergi gue mohon"ucap cici terisak menangis terus berlari ke pintu berusaha membuka nya
"kau tidak boleh pergi sebelum kita bersenang senang supaya sikecil tumbuh di rahim mu dan aku akan menikahi mu sayang"ucap dave berlalu masuk ke kamar mandi
DEG
DEG
"ya allah selamat kan lah aku"batin cici terus tak henti menangis.
tak lama dave pun keluar dari kamar mandi hanya mengenakan bokser.
Cici yang melihat nya pun semakin ketakutan dan berusaha menjauh dari dave.
"ayolah sayang kita bersenang senang"ucap dave dengan nada sensual mendekati cici
"jangan mendekatiku!!!!"teriak cici terisak menangis ketakutan
"tidak usah menangis sayang.aku akan tanggung jawab ko setelah kita lulu kita akan menikah"ucap dave yang kini sudah sangat dekat dengan cici
"menjauh dari ku!!"cici berusaha mendorong tubuh dave yang semakin dekat dengan nya.
"ayo sayang"dave langsung menggendong cici dan melempar nya keranjang.
"dave gur mohon jangan lakukan itu gue mohon"ucap cici berusaha mempertahan kan pakaian nya yang ingin dave buka.
"aku tidak suka penolakan!"dingin dave berusaha membuka pakaian cici namun cici terus mempertahan kan nya.
"dave jangan lakukan itu gue mohon!biarkan gue pergi"cici semakin ketakutan.
"aku tidak peduli sebanyak apapun kau memohon jangan harap aku melepas mu sayang"dingin dave terus berusaha menarik kasar pakaian cici.
BRAKKKKK
terdengarlah dobrakan keras pintu kamar yang di tempati dave.
BRAKKKK
"rendy rifky tolong gue"ucap cici terisak menangis
dengan amarah rifky pun langsung baku hantam dave
BUGHHH BUGHH
"brengsek lo!!!!kau memabg pria gila selalu saja ingin merebut kehormatan wanita"amarah rifky
"cici milik gue!!!"dingin dave melawan rifky.
dan terkadi lah pergulatan hingga rifky lah yang menang.
"ayo sekarang kita pergi"ucap rifky
ia dan rendy cici pun langsung berlalu pergi dari kamar itu.
sampai di luar hotel
"ayo ci aku antarkan"tawar rifky
"tidak usah aku naik angkot saja"tolok cici secara halus
"baiklah"pasrah rifky tak ingin memaksa
"ah iya gue sangat berterima kasih pada kalian karena sudah menolong gue"ucap cici sangat bersyukur ada yang menolong nya
"sama sama karena itulah guna nya teman"ucap rifky tersenyum begitunpun dengan rendy
tak lama angkot pun datang dna cici pun segera naik"gue duluan ya"ucap cici.
angkot pun berjalan
setelah cici pergi mereka pun juga pergi untuk segera pulang.
semntara di kantor brave usai dengan pekerjaan nya.
"huh!akhir nya selesai juga"ucap brave meregangkan otot nya.
seketika ia pun menatap jam dan langsung teringat dengan sang istri
"astagfirullah aku lupa menjemput nya"ucap brave langsung merogoh ponsel nya dan terlihat lah seratus kali cici menelfon nya dan satu pesan.
"kalau tidak mau jemput karena sibuk setidak nya jangan menjanji kan!"pesan dari cici.
"haduhh pasti istriku sangat marah"ucap brave langsung berlari menuju parkir mobil nya.
"ini sudah sore pasti kau masih menungguku.maafkan aku sayang karena sibuk aku lupa dengan janjiku untuk mnjemput mu"ucap brave langsung melaju kan mobil nya menuju sekolah cici.
sepang beberapa menit sampai di sekolah brave pun menatap sekolah yang sepi dan juga pintu gerbang sudah di gembok.brave pun menyusuri halte dekat sekolah namun sang istri juga tak ada.
"ah mungkin saja istriku sudah pulang"ucap brave melaju untuk pulang.
sementara di angkot cici kembali menangis tanpa suara.ia begitu sangat takut pada dave yang berusaha ingin memperkosa nya.
sesampai di kediaman kusuma.
brave langsung menanyakan pada adik ipar nya
"ca tadi cici pulang bareng kamu kan?"tanya brave
"tidak kak, tadi cici bilang akan pulang bersama kak brave katanya kak brave akan menjemput nya"ucap cica membuat brave cemas seketika.
"lahh terus dimana cici kenapa dia belum pulang juga ini sudah mulai gelap"ucap genta
"aku tadi kesekolah nya dia tidak ada"ucap brave langsung berlalu pergi untuk kembali mencari sang istri namun sudah dulu sang istri datang dengan wajah yang datang dan dengan mata yang sedikit basah karena mengis.
"sayang maaf kan aku,aku lupa tak menjemput mu"ucap brave menggenggam tangan sang istri
"brengsek kamu!!"ucap cici dengan marah dan dingin
dengan kasar cici pun menyingkir kan nya dan berlalu kekamar diikuti brave
"duhh"ucap cica menepuk jidat nya
sampai di kamar cici langsung mengunci pintu tak membiarkan brave masuk.dengan amrah cici pun melempar asal tas nya dan berlalu masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.
sementara brave terus menggedor gedor pintu meminta sang istri membuka kan nya.
"sayang buka lah pintu nya.aku minta maaf sayang"ucap brave terus menggedor.
...skip...
usai membersihkan diri cici pun langsung mengenakan pakaian santai nya.
"sayang aku mohon buka lah"ucap brave masih setia di depan pintu.
cici pun langsung membuka nya dan berlalu duduk di sofa sambil memain kan ponsel nya.
"sayang aku minta maaf"ucap brave dengan sedih memeluk cici.
"maafkan aku.karena aku sibuk dengan pekerjaan ku sehingga lupa untuk menjemputmu.maafkan aku sayang"ucap brave menciumi pipi sang istri.
"jika sibuk jangan menjanjikan untuk menjemput ku!!! aku menunggu kamu hingga sore hari dan apa kamu tahu hidup ku dalam bahaya hah!u saat menunggu kamu.aku di paksa dave ikut dengan nya dan dia membawa ku kehotel!!!! untuk memperkosa ku!!!!apa kamu tau itu hah!!!di saat aku butuh pertolongan mu kau tak kunjung datang tapi aku bersyukur karena rifky dan rendy menolong ku dan aku tak perlu mengharap kan mu untuk datang!!!"lantang cici dengan penuh amarah dan terisak menangis.
"maaf kan aku sayang aku janji tidak akan mengulangi nya lagi aku janji sayang"ucap brave tak kuasa menahan air mata nya karena isteinya benar benar sangat marah pada nya.
"lepaskan aku pergi kau dari disini biarkan aku sendiri!!!"dengan kasar cici menyingkir kan brave yang memeluk nya.
"sayang aku mohon maafkan aku sayang"sendu brave
"pergi kau!!!!atau hubungan kita berakhir di pengadilan"teriak cici mengancam dan membuat brave langsung keluar dari kamar mereka.
dengan kasar cici menutup pintu dan mengunci nya.
cici pun terisak menangis saat bayangan di hotel saat dave ingin memperkosa nya selalu terngiang di pikiran nya.
"aaaaaaa!!!!!!brengsekk kau dave!!!kenapa kau masih saja mengejar ku!!!dan berusaha memperkosa ku!!!"teriak cici terisak menangis.
sementara di balik pintu dave menyeka air mata nya dan menatap satu titik dengan tatapan marah
"kurangajar kau kau dave!!!!akan ku habisi kau!!! karena berani mencoba memperkosa istriku"murka brave dengan penuh amarah.