
Tanpa membangunkan mereka cici pun melangkah untuk ke kamar mandi namun baru beberapa langkah membuatnya berhenti melangkah karena merasakan sakit yang luar biasa pada perut nya.
Cici pun berteriak memanggil nama brave.seketika brave terbangun dan menatap cici dengan panik.
"Sayang perut ku sakit"ucap cici meringis kesakitan.
Tanpa berkata brave pun langsung menggendong cici dan membawa nya untuk kerumah sakit.
Di ruang utama herry dan marisa juga begitu panik saat melihat brave membawa cici. Mereka pun langsung bersiap untuk ikut kerumah sakit namun tak lupa menitip kan kayla pada pelayan.
Sepanjang perjalanan herry mengendarai mobil dengan kencang karena ia juga begitu panik sama seperti brave dan marisa.
Terlihat pakaian bawah cici basah karena ketuban mulai pecah.brave semakin panik ia berusaha menenangkan cici yang menangis kesakitan
Sampai dirumah sakit cici langsung di bawa keruangan bersalin ditemani brave yang setia di samping sang istri.
Dokter pun memeriksa dan terlihat sudah pembukaan terakhir.
Dokter pun memberi arahan cici untuk mengejen.dengan mengatur nafas cici mulai mengejen sambil menggenggam tangan brave.
Brave tak henti menyemangi cici sambil ia menangis melihat sang istri sedang bertaruh nyawa melahirkan buah hati mereka.
"Ayo sayang kamu pasti bisa"ucap brave terus menyemangati.
"Emmmm"cici terus mengejen.
Setelah lamanya bayi mungil pun keluar membuat cici dan brave tak henti mengucapkan syukur.dan brave tak henti menangis karena ia begitu sangat sakit melihat istrinya kesakitan namun ia juga bahagia atas lahir buah hati mereka.
"Ayo nyonya mengejen lagi karena masih ada satu bayi lagi di dalam"ucap dokter membuat brave tercengang sekaligus bahagia.sementara cici tersenyum pada sang suami karena memang ia mengetahui jika ia akan melahirkan bayi kembar.
"Sayang kejutan"ucap cici tersenyum dan mulai mengejen kembali.
"Terima kasih sayang"ucap brave tak henti menangis dan menciumi terus pucuk kepala cici.
Tak lama bayi mungil pun keluar.dua bayi itu menangis bersama.
"Terimakasih sayang,terimakasih"ucap brave menciumi wajah sang istri. Ia begitu tak bisa berkata apa apa. Ia begitu sangat bahagia telah resmi menjadi seorang ayah dan memiliki anak kembar.
Sementara di luar sudah ada keluarga kusuma bersama herry dan marisa.mereka begitu sangat bahagia setelah mendengar suara tangisan dua bayi dan mereka dapat menebak nya jika cici melahirkan bayi kembar.
Usai membersihkan sikembar,dokter pun menyerahkan sikembar pada kedua orangtuanya.
"Ini nyonya anak pertama nyonya berjenis kelamin laki laki"ucap dokter menyerahkan baby laki laki itu pada cici.
"Dan ini tuan anak kedua berjenis kelamin perempuan"ucap dokter menyerahkan baby perempuan pada brave.
Dengan senyum mengembang kedua pasutri yang sudah resmi menjadi orangtua kini begitu bahagia sambio menatap anak anak nya yang tertidur pulang dalam pelukan nya masing masing.
"Baby laki laki ini sangat mirip dengan mu sayang"ucap brave mencium putra nya dan putrinya.
"Dan baby perempuan ini juga sangat mirip dengan mu sayang"ucap cici mencium putrinya dan putra nya.
Skip
Seluruh keluarga dan teman teman cici sudah berkumpul bersama di dalam ruangan mereka begitu sangat bahagia sekaligus gemas menatap si kembar yang sudah bangun dari tidur nya.