
"oh iya yank kapan kita menempati rumah kita hadiah pemberian mama?"tanya Genta mengalihkan pembicaraan.
"kalau esok bagaimana"ucap Genta.
"tapi dengan mama bagaimana kalau kita tingga dirumah sebelah nanti mama akan sendirian disini"ucap cica.
"ya tidak akan lah yank rumah kita kan sebelahan jadi setiap hari bisa bertemu mama"ucap Genta.
"oh iya ya baiklah kalau gitu aku harus katakan ini dulu pada mama"ucap cica.
"mama setuju kok"ucap Risma yang tiba tiba nongol.
"serius ma? terimakasih ma"ucap cica tersenyum manis.
dan benar saja keesokan hari nya cica dan Genta serta Kayla menempatkan mansion nya yang ada di sebelah rumah sang papa dinanto Kusuma.
terlihat rumah sangat indah berlantai dua dengan perabotan serta segala macam sudah tersedia,tentukan semua adalah Genta yang menyiap kan nya sebelum di tempati.
"assalamualaikum!!!! sumbangan!"ucap Cici menggepar seisi rumah GC (Genta cica).
"maaf kantong lagi nipis"ucap Genta.
"dimana kembaran gue ketiga?"tanya cici.
"cicak ada di dapur"ucap Genta.
"bukan cicak,mochi!!! tapi Kayla kembaran ketiga gue"ucap Cici menjitak adik ipar nya.
"Kayla dirumah sebelah lagi sama mama"ucap Genta yang tengah menyapu.
cici pun langsung berlari ke rumah sebelah.
"sayang jangan berlari"ucap brave.
"iya"saut Cici.
brave pun duduk sambil memperhatikan Genta yang tengah menyapu.
"tumben rajin banget"ucap brave.
"dari pada bicara mending kakak bantu aku menyapu biar cepat kelar!"ucap Genta dengan kesal.
"kak brave tidak boleh membantu mas,mas harus kerjain sendiri"ucap cica seraya memberi kan brave minum.
"aku capek yank"ucap Genta.
"sudah kerjakan saja jangan banyak omong"ucap cica tegas berlalu pergi ke kamar nya.
"takut istri hahaha"tawa brave mengejek.
"Halah! emang nya kak brave juga ngga"ketus Genta.
"aku tidak takut istri"ucap brave.
"curut laki Lo tadi membicarakan wanita lain"ucap Genta saat Cici datang bersama Kayla.
"brave"ucap cici menatap tajam.
"bohong sayang.genta memfitnah ku"ucap brave.
"bener ci tadi kak brave bilang kalau Lo cantik nya kurang.lebih cantik wanita lain"ucap Genta menahan tawanya.
"mochi jangan memfitnah ku!"kesal brave hingga menyebut Genta mochi.
"brave mau aku tinggalin kamu"ucap Cici menatap tajam.
"hayoo loh kak brave"ucap Genta tertawa kecil.
"sayang aku gak pernah mengatakan seperti itu.kau itu sangat cantik dan tidak ada yang menandingi kecantikan mu dan hanya kau di hatiku"ucap brave dengan melas.
"bagus! kalau berani memuji wanita lain.aku akan pergi dari mu"ucap Cici tegas.
"iya sayang"ucap brave.
Cici bersama Kayla pun berlalu pergi untuk menemui cica.
"Genta awas saja ya kakak bales kamu"ketus brave melempar cemilan pada Genta.
"hahaha"tawa Genta.
"kak bantu aku dong"ucap Genta.
"ogah"ketus brave berlalu menemui sang istri.
"ah sebaik nya aku minta bantuan si ali"ucap Genta berlalu pergi.
sesampai nya di rumah ali.genta celingak-celinguk menatap rumah yang seperti nya sepi.
"assalamualaikum ali"ucap Genta.
"walaikumsalam nak genta"ucap pak Somad.
"pak apa ada Ali nya?"tanya Genta.
"ada kok"ucap pak Ali langsung memanggil Ali dengan cepat Ali datang.
"ada apa pak?"tanya Ali.
"itu di cariin kak genta"ucap pak somad kembali masuk.
"ada apa kak?"tanya Ali.
"Li tolong bantuin gue bersihin rumah gue yang di sebelah rumah papa Dinanto"ucap Genta.
"rumah besar itu rumah kak genta?"ucap Ali tak percaya.
"iya,Lo mau gak tolong bantuin gue untuk beres beres rumah.gue janji bakal kasih lo duit"ucap genta.
"Ali gak mau duit Ali maunya menginap seminggu di rumah kakak"ucap Ali membuat Genta membelalakkan matanya.
"yaudah ayo"pasrah Genta.
sampai di kediaman nya Genta bersama Ali pun langsung dengan telaten beres beres.
hingga tak terasa usai rapi semua nya.genta dan Ali pun di persilahkan untuk makan.
"kak cica ali boleh kan menginap disini seminggu"pinta Ali.
"boleh dong,sekalian sama bapak ibu mu juga gak papa.biar rame"ucap cica.
"terimakasih kak"ucap Ali senang.
tak terasa malam hari tiba.
Cici bersama brave tengah berada di pusat perbelanjaan untuk membeli banyak cemilan dan lain nya.
dengan antusias Cici memilih cemilan kesukaan nya.sementara brave dengan sangat sabar hanya menurut membawakan semua nya.
"hey wanita jelek"ucap zenika membuat cici membelalakan matanya.
"lah situ aku emang cantik?! gasadar apa situ yang jelek udah lagi baju kurang bahan"ucap Cici tak terima.
"wahh pelakor nih kayak nya,yang mau menghancur kan rumah tangga adik gue"batin Cici.
"emang apa urusan nya sama lo"ketus Cici.
"aku bakal kasih tahu pada Genta supaya kau di ceraikan Genta dan aku yang akan menjadi istri pengganti nya"ucap zenika.
"kasih tahu saja gue gak peduli"ucap Cici mencium brave saat zenika memfoto nya.
"lihat saja kau akan di ceraikan genta"ucap zenika tersenyum senang dan berlalu pergi.
setelah zenika pergi Cici pun tertawa terbahak bahak.
"dasar kampret"tawa Cici.
"sudah jangan tertawa"ucap brave yang sedari tadi sangat overprotektif memegangi perut datar cici.karena ia takut jika zenika menyakiti Cici secara tiba tiba.
"sayang kau cari kesempatan ya,sedari tadi memegangi perut ku"ucap Cici membuat brave sekilas mencium bibir nya.
"bukan cari kesempatan sayang,aku hanya takut saja jika wanita itu melukaimu dan baby kita"ucap brave.
"sayang aku ada tantangan untuk mu"ucap Cici.
"apa?"tanya brave.
"tapi apa sanggup kau menjalaninya?"tanya Cici.
"untuk mu aku akan selalu sanggup"ucap brave.
"katakan 'iya' selama malam ini"ucap Cici tersenyum manis.
"maksud nya?"tanya brave yang belum mengerti.
"maksud ku,kau akan selalu bilang iya jika aku meminta sesuatu"ucap Cici.
"oke baiklah mulai dari sekarang kita mulai tantangan nya"ucap brave tanpa berfikir lagi.
"baiklah sayang sekarang aku mau ke toko pakaian"ucap Cici.
"iya"usap brave dengan cepat membayar semua nya.
usai.
mereka pun melanjutkan ke toko pakaian.
sampai di toko pakaian Cici membeli berbagai baju tidur anime.serta kostum kostum kartun Mickey mouse,serta Masha.
"sayang kau bayarlah aku tunggu di mobil"ucap Cici.
"iya"ucap brave langsung membayar di kasir.
usai.
mereka pun melanjutkan perjalanan nya menuju pulang.
sesampai nya dimansion Cici langsung berlalu ke kamar tanpa memperdulikan sang suami yang kesusahan membawa barang barang belanjaan.
sampai di kamar Cici langsung mengganti pakaian nya dengan baju tidur.
"sayang aku mau kau pakai baju tidur ku yang tadi kita beli"ucap Cici membuat brave membelalakkan matanya.
"tidak mau sayang itu kan baju tidur perempuan"tolak brave dengan halus.
"kau sudah janji akan mengatakan iya"ucap Cici.
"iya"pasrah brave mengganti pakaian nya.
usai berganti pakaian brave pun menghampiri sang istri yang asik memakan cemilan.
"OMG suami ku kiyut sekali"ucap Cici mencubit pipi brave.
"-_-"datar brave.
"sayang sekarang ayo kita kerumah Cici mochi.kita menginap disana semalaman"ucap Cici.
"aku ganti baju dulu ya"ucap brave.
"sayang jangan ganti udah gitu saja biar sama dengan ku"usap Cici.
"tapi aku malu sayang"ucap brave.
"tapi kan ini keinginan baby"ucap Cici mewek.
"oke oke baiklah ayo sekarang kita berangkat"ucap brave tak ingin membuat sang istri menangis.
sementara di kediaman Genta,Genta tertawa terbahak bahak melihat foto kiriman dari zenika.
"kenapa sedari tadi mas tertawa"tanya cica.
"sayang,lihat ini foto kiriman dari si kampret zenika"ucap Genta diiringi tawa.
"itu kan foto Cici sama kak brave"ucap cica.
"tadi zenika menelfon ku dan mengatakan sayang berselingkuh di belakang ku"ucap Genta sambil tertawa.
"zenika mengira kamu itu si cicurut"ucap Genta.
"hahaha jelas banget dah pen hancurin rumah tangga kita"tawa Cica.
"mana mungkin gue selingkuh.laki gue aja melarang gue keluar rumah tanpa izin nya"ucap Cica tertawa.
"tapi awas ya kalau kamu khilaf selingkuh,aku tidak akan memaafkan mu"ucap Genta.
"mas aku harus jujur sama mas bahwa aku pernah selingkuh dengan bang siwon"ucap cica.
"bercanda mu tak lucu sayang"ucap Genta dengan kesal.
"aku serius mas"ucap Cica menahan tawa.
"kamu hanya milik ku, milik Kayla dan milik jeck"ucap Genta memeluk erat cica.
"kalau mas gak percaya nanti mas tanya saja pada Cici"ucap cica.
"apaan sih yank,aku tahu kamu gak seperti itu.kamu itu hanya sayang sama aku,Kayla dan jeck.jadi mana mungkin kamu selingkuh"ucap Genta.
"kenapa selalu ada jeck dalam pembicaraan kita!"jengah cica.
"karena jeck juga termasuk dalam cerita kita yang author buat"ucap Genta.
"Thor jangan di bawa bawa atuh si jeck"pinta cica.
"maap keun author ca"ucap author.
"yank kamu tadi bicara bohong kan.kamu gak selingkuh kan"ucap Genta masih tak mau percaya.
"aku serius"ucap cica berlalu pergi menghampiri sang mama yang datang bersama Kayla.
"Siwon?siapa dia?awas saja kalau gue ketemu Siwon itu.gue pites lo kayak kutu.sekalian gue jadiin kue putu"ucap Genta dengan kesal.