CICI & CICA

CICI & CICA
bab 26



sampai di kamar brave menatap sang istri yang tengah memunggunginya sambil melamun menatap balkon kamar.brave menghampiri san istri mungilnya dan memeluknya dari belakang.sehingga membuat cici yang melamun terkejut.


"brave kau membuatku terkejut saja"ucap cici mengelus pipi brave yang berada di pundaknya.


"kenapa kau tak bicara padaku soal mantan kurangajar mu itu"ucap brave membalikkan posisi isttrinya menghadap dirinya


"pasti kau sudah mengetahui nya ya dari cica"ucap cici menyipitkan matanya


"lupakan itu sekarang jawab aku kenapa kau tak memberi tahuku jika mantan mu masih mengejarmu"tanya brave menatap lekat mata sang istri mungilnya


"sudahlah brave itu tidak penting dan aku juga hanya mencintaimu selamanya"ucap cici mencium sekilas bibir sang suami


"aku tahu sayang jika pria brensek itu berusaha memperkosamu dan aku tidak mau sampai itu terjadi.kau hanya milikku seutuhnya sayang"ucap brave


seketika cici pun menitirkan air matanya kembali mengingat kejahatan dave pada nya yang berusaha memperkosa nya.


"kau tenang saja aku janji akan membuat pria itu mendapat hukuman dengan membekam di penjara"ucap brave mengelap air mata istrinya.


"tapi brave,dave itu bukan dari keluarga biasa dia itu dari keluarga konglomerat dan aku takut jika kau membuat masalah padanya aku takut kau kenapa napa brave sayang"sendu cici menatap lekat sang suami


"dari kekayaan dan kesuksesan dalam berbisnis keluarga dave hanya lah di pangkat terendah yaitu 5 sedang kan aku suami mu pertama"ucap brave


"apa kau lupa suami mu ini adalah anak sultan terkaya nomor satu"goda brave berusaha untuk membuat sang istri tak menangis lagi


"iyadah sultan mah bebas"ucap cici


"tapi aku takut jika dave atau keluarganya berusaha melukaimu dengan cara apapun. seperti novel yang aku baca judul nya 'KESAYANGAN KAKEK SMITH'kisah nya sedih menceritakan rere yang berusaha mempertahankan grissham pria yang dicintainya hingga rere terus terusan menghadapi bahaya dari wanita bernama melli yang sangat terobsesi dengan grissham.hingga suatu hari melli berhasil membuat rere menghadapi kematian namun tuhan berkehendak lain karena grissham yang di takdirkan untuknya telah menyelamatkannya dari kematian"cerita cici panjang lebar membuat brave menepuk jidatnya.


"haduhh sayang kau terlalu banyak membaca novel.kau harus berfikir positif tentangku sayang jangan berfikir negatif dan menyamakan cerita kita dengan cerita rere dan grissham"ucap brave mencubit gemas pipi istrinya.


"hehehe habisnya aku sangat suka sekali membaca novel kesayangan kakek smith karena aku sangat greget dan baper dengan kisahnya"ucap cici cengengesan.


"yayaya terserah kau saja sekarang kau harus bertanggung jawab"ucap brave membuat cici mengernyitkan dahinya


"tangung jawab apaan?"tanya cici dengan polos


"kau sudah membuat hasratku kembali"ucap brave seraya mrms pydr cici


"brave aku tidak melakukan apa pun padamu bagaimana bisa"elak cici


"dengan tubuhmu yang menempel padaku itu sudah membuat ku sangat terangsang sayang.kau bagai obat perangsang sayang"ucap brave dengan nada sensual namun membuat cici terkekeh


"baiklah aku akan melayanimu tapi ada syaratnya"ucap cici tersenyum menyeringai


"apa itu sayang?aku akan memenuhinya"ucap brave


"belikan sate kambing 25 tusuk"ucap cici


"baik aku akan membelikannya bahkan jika kamu mau akan mampu membelikan 200 tusuk"ucap brave


"heyy kau jangan menyamakan ku dengan hantu sundel bolong"kesal cici menjiwit pelan lengan sang suami


"heheh maaf,baiklah aku belikan 25 tusuk setelah kau melayaniku"ucap brave


"oke"ucap cici langsung duduk di sisi ranjang


"sayang kita solat dahulu.ini sudah maghrib"ucap suami soleh


"ternyata masih inget juga suamiku"ucap cici merasa bahagia memiliki suami yang soleh taat pada allah


"sekarang wudhu.kita solat berjamaah"ucap brave dengan lembut.


selang beberapa menit mereka pun usai wudhu dan cici pun memakai mukena nya lalu membantu sang suami memakaikan peci.


"rasanya hati ku adem lihat kamu yang berkerudung sayang"ucap brave terus menatap sang istri yang terlihat begitu sangat cantik mengenakan mukena sementara cici tersipu dengan wajah merah merona mendengar ucapan brave


"ayo brave kita mulai solat nya"ucap cici membuyarkan brave yang terus menatapnya.


"ah iya"ucap brave


mereka pun memulai salat magrib berjamaahnya. dengan brave yang begitu sangat bagus membacakan ayat suci al-quran.hingga beberapa menit mereka pun usai melaksanakan solat magrib.cici pun mencium tangan brave dengan lembut.serta brave mencium keningnya dengan sangat lembut


begitupun dengan kamar sebelah mereka juga telah usai melaksanakan solat magrib berjamaah.


"mas aku beruntung sekali memiliki suami seperti mas yang pintar mengaji dan taat pada allah.serta membimbingku dengan sangat baik.tapi hanya saja mesum nya gak ketulungan"ucap cica cengengesan


"mesum sama istri halal kan bisa jadi pahala sayang"goda genta seraya melipat sarung dan sajadah nya


"benarkah??baiklah tak apa jika mas mesum dengan ku tapi jangan dengan wanita lain oke"ucap cica membuat genta terkekeh


"eitss aku melupakan sesuatu bukan kah kau sedang datang bulan sayang kenapa kau solat"ucap genta


"datang bulan ku sudah berakhir mas.dan qku juga tidak tahu biasanya juga sampai seminggu tapi sekarang hanya beberapa hari saja"ucap cica membuat jiwa kemesuman genta keluar


"baiklah malam ini aku akan beli stok banyak balon kenikmatan"ucap genta tersenyum mesum


"-_-"jengah cica


kembari kekamar sebelah lagi


setelah melipat dan merapihkan mukena dan sajadah.brave pun menyuruh sang istri yang tengah bercermin untuk duduk di sisi ranjang di sampingnya.


"aku ingin berbicara sesuatu padamu"ucap brave dengan serius dan menarik sang istri mungilnya untuk duduk di pangkuannya


"katakanlah"ucap cici dengan melingkarkan tangannya di leher brave


"apa boleh aku meminta sesuatu padamu"tanya brave


"apa?"tanya cici


"aku ingin kamu berhijab sayang.aku tidak mau aurat istriku di lihat oleh yang bukan mahram nya.dan itu akan membuatmu dosa begitupun juga dengan ku yang membiarkan aurat istriku di pandang yg bukan mahramnya aku juga akan dosa "ucap brave menatap lekat cici


"tapi aku tidak memaksamu jika kamu belum bisa memenuhi keinginanku.tapi aku sangat berharap kau berhijab bukan hanya karena ku saja tapi karena allah SWT.juga".ucap brave membuat cici seketika menangis


"terima kasih sudah menjadi suamiku yan baik dan membimbingku jadi lebih baik.dan aku mau berhijab mulai sekarang"ucap cici membuat brave tersenyum senang.


"terimakasih"ucap brave mencium sekilas bbr istrinya


"dan sebelumnya aku minta maaf padamu karena kekhilafan ku dulu yang lancang menyentuhmu sebelum menghalal kanmu"ucap brave cengengesan


"aku sudah memaafkanmu brave dan aku juga salah karena ikut juga dalam kekhilafanmu"ucap cici yang tadinya sedih kini jadi tertawa


"baiklah kita sama sama salah"ucap brave mencubit gemas pipi sang istri.


"brave tapi aku tidak memiliki pakaian syari ataupun gamis"ucap cici tersenyum menampakkan gigi putihnya.


"baiklah aku akan membeli kan untukmu"ucap brave seraya merohoh ponselnya untuk menelpon andrian


selang beberapa menit brave pun usai menelpon andrian


"kamu tunggu saja sebentar lagi pakaian nya tiba"ucap brave


"brave maafkan aku merepotkanmu dan juga menghabisi uang mu hanya untuk membeli pakaian untukku"ucap cici tak enak hati


"sayang kenapa kamu bicara seperti itu.kamu harus ingat sayang uangku adalah uangmu juga jadi tidak perlu merasa tak enak"ucap brave.


"baiklah terima kasih.aku mencintaimu"ucap cici memeluk erat sang suami


"aku juga mencintaimu"brave mencium pucuk kepala istri mungilnya.


sementara di tempat lain andrian kini telah sampai di butik syari untuk membeli banyak pakaian yang tuan nya suruh.


"ada yang bisa saya bantu tuan"ucap pemilik butik


"saya ingin pakaian syari + hijab dengan berbagai warna "ucap andrian dengan dingin yang tak ada senyum senyumnya


"baik tuan"ucap pemilik butik langsung berlalu pergi


selang beberapa menit andrian pun usai berbelanja di butik dengan banyak membawa bingkisan.ia pun melangkah keluar dari butik namun ia berpapasan dengan cica dan genta


"andrian sekretaris kak brave ya"ucap cica


"iya nona"ucap andrian dengan ramah


"sedanga apa disini"tanya cica


"saya di suruh tuan brave untuk membeli pakaian syari dan hijab untuk nona cici"ucap andrian membuat cici dan genta terkejut karena mereka juga ingin membeli pakaian syari dan hijab untuk cica yang akan berhijab


"nona tuan kalau gitu saya permisi"ucap andrian berlalu pergi


"bisa samaan gitu ya mas?"ucap cica tak percaya ia bisa bersamaan memutuskan untuk berhijrah pakaian.


"mungkin saja kak brave yang meminta"ucap genta


"berarti mas dengan kak brave satu hati sama sama suami idaman"ucap cica membuat genta terkekeh.


kembali ke cici dan brave


cici begitu sangat terkejut melihat brave membelikan pakaian untuk nya begitu sangat banyak bahkan bisa memenuhi lemari besarnya.


"mulai besok di pakai ya"ucap brave merasa begitu sangat bahagia bisa membimbing istri nya.


"iya brave"ucap cici tersenyum manis


"ah iya sayang,andrian tadi mengatakan padaku jika dia bertemu cica dan genta di butik"ucap brave


"apa mungkin cica juga mau berhijrah?"ucap cici


"ya kita doakan saja"ucap brave dengan simpel


......................


......................


......................


Yokksss para riders sambil menunggu "CICI & CICA" up lagi.kalian lanjut baca gih karya ke2 author judulnya "KESAYANGAN KAKEK SMITH"cerita nya seru dan membuat para riders greget dan baper karena penuh action dan romantis


Lebih mudah nya kalian cek profil author ya supaya lebih mudah menemukan novel "KESAYANGAN KAKEK SMITH"