CICI & CICA

CICI & CICA
bab 33



tak lama brave pun datang dan langsung memberikan selamat pada adik ipar nya serta memberikan hadiah sebuah ponsel keluaran terbaru.


"wahhh terima kasih kak brave"senang cica menerima pemberian brave.


"samasama"ucap brave seraya memeluk pinggang sang istri tercinta.


"brave buat aku mana?"tanya cici memelas


"mangkan nya lu hamil dulu.baru tuh kak brave kasih lu hadiah"ejek genta


"diam lu kampret!"ketus cici


"sayang buat aku mana?"tanya cici seraya memain kan pipi sang suami.


"kamu mau?"tanya brave.cici pun mengangguk iya


"kamu tahu mall yang besar di kota ini"tanya brave


"aku tahu"jawab cici


"itu untuk kamu"ucap brave mencium sekilas pipi sang istri


"brave bercanda mu sangat tidak lucu"ucap cici


"aku serius sayang,mall itu milikku dan aku akan berikan nya padamu"ucap brave membuat cici berbinar


"aaaaa aku terhura"ucap cici mewek


"terharu!!!!!kampret"ucap genta dan cica bersamaan


"iya maksud ku terharu"ucap cici memeluk erat suami nya.


tak lama dokter pun datang dan memberi kabar jika cica sudah di perboleh kan pulang.


selang beberapa menit mereka pun sampai di kediaman kusuma.sementara ami dan suami nya kembali ke kediaman nya.


"ayo ca gue bantu"ucap cici membantu cica yang lemas berjalan begitu pun dengan genta ia juga membantu sang istri.


sampai di kamar nya cica pun membaringkan tubuh nya di kasur


"udah sono lo pergi dari kamar gue"usir genta


"ca kalo lo ngidam mau sesuatu bilang sama gue yaa"ucap cici mengelus perut cica dan berlalu pergi setelah menjitak adik ipar nya.


"dasar curuttt lu"teriak genta langsung mengunci pintu.


kamar sebelah


kegaduhan pun terkadi dimana cici yang sedang berganti pakaian seketika kecoa terbang menempel pada pakaian


"aaaaaaaaa!!!!!!!kecoa!!!!"teriak cici langsung membuang pakaian nya yang ingin ia pakai.


dengan secepat kilat cici yang hanya menggunakan bra dan cd langsung berlari keluar dari kamar mandi menghampiri sang suami yang tengah berbaring di kasur


"ada apa sayang?"tanya brave yang mendengar teriakan cici


"ada kecoa brave,aku takut"ucap cici memeluk sang suami yang kini bersender di ranjang


seketika kecoa itu pun keluar dari kamar mandi dan terbang jatuh ke ranjang.


"aaaaa!!!!!!!"teriak cici dan brave berlari menaiki sofa


"brave usir kecoa nya.aku takut"ucap cici mendorong dorong brave dari belakang


"nggak sayang,aku gak berani.binatang itu menggeli kan"ucap brave membuat cici menepuk jidat nya.


"brave kau cowo masa takut dengan kecoa sihh.udah sono usir kecoa nya dari kasur kita"ucap cici terus mendorong dorong brave untuk mengusir kecoa yang sedang diam di kasur


"aku nggak berani sayang"ucap brave masih mempertahan kan diri nya di atas sofa.


"yasudah kita sama sama usir kecoa kampret itu"ucap cici mengambil sepatu kesayangan nya dan brave mengambil buku yang di gelung.


"ayo cepet kita usir"ucap cici malah berlindung di belakang brave dan terus mendorong dorong brave untuk maju.


"iiiiiiii,sayang aku geli"ucap brave bergidik geli dan beelindung di belakang cici.


" brave kenapa kamu yang berlindung di belakangku"ucap cici berpindah berlindung kdi belakang brave


perlahan tapi pasti brave bersama cici pun mulai mendekat ranjang


"ayo brave pukul dia"bisik cici


pluk


belum sempat memukul kecoa itu.sudah dulu kecoa itu terbang ke celana brave


plakkk


dengan cepat cici memukul namun kecoa tu sudah dulu berlari keluar dari kamar lewat lubang kecil.


"huh!akhir nya keluar juga si kampret"ucap cici bernafas lega.sementara brave?


"sayang rasa nya sakit sekali"ucap brave memegangi adik kecil nya yang bersembunyi di balik celana nya


"maaf kan aku,aku tidak sengaja"ucap cici merasa bersalah


"sakittt sekalii"ucap brave meringis kesakitan dan langsung membuka celanan nya dan bxsr nya dan terlihat lah adik kecil nya yang memerah karena cici pukul dengan keras pakai sepatu nya.


"ah sayang maaf kan aku"ucap cici tanpa sadar mengelus adik kecil brave sehingga membuat nya menegang


"sayang apa kau ingin menggoda ku"ucap brave yang hasrat nya tiba


"aku tidak menggoda ku aku hanya merasa bersalah"ucap cici polos dengan bodoh nya terus menyentuh adik kecil brave


"kau harus tanggung jawab"ucap brave langsung memakai kan adik kecil nya dengan balon kenikmatan saran genta.


dengan perlahan brave mendorong cici ke ranjang dan meliucuti bra dan cd.


keesokan hari adalah hari minggu.


pagi hari cici terbangun dari tidur nya dan segera kekamar mandi untuk bergosok gigu dan membasuh wajah nya.


setelah itu dirinya dengan semangat berlalu pergi dari kamar nya kek kamar sang adik.


tok


tok


tok


"cicak"panggil cici mengetuk pintu namun tak ada sautan.


perlahan tapi pasti cici membuka pintu yang tak terkunci dan terlihatlah pasutri yang tengah asik tidur dengan genta yang memeluk sang istri.


"yaelah pada masih molor"jengah cici langsung menghampiri cica


"woyyy bangunn"teriak cici mendorong genta hingga terjatuh ke lantai


"cicakkk bangun"teriak cici


"apaan sih lu ganggu orang tidur aja"ketus genta kembali keranjang


"eh ogeb ini udah pagi harus nya lo bangun ajak istri lu senam biar sehat istri lu dan anak lu.jangan mau enak nya aja lu manjain si jeck kampret!"ucap cici seperti ibu memarahi anak nya


"iya iya gue salah"ucap genta sedikit ketus


"cicak sekarang sono gosok gigi basuh muka lo.gue tunggu di luar kita olqhraga senam bareng biar lu ama ponakan gue sehat"ucap cici tegas


"iya ci"ucap cica menurut dan berlalu ke kamar mandi.


"inget!kalau besok besok gue masih pagi pagi lu molor dan gak ajak si cicak olahraga,gue potong tuh sih jeck hingga habis!"ancam cici yang sebenar nya hanya bercanda


genta pun bergidik ngeri dan memelas"iya kakak ipar,gue janji akan selalu bangun pagi dan ajak istri gue olahraga biar sehat"ucap genta seraya menutup jeck yang terbalut celana ia timpal tutup rapat rapat dengan selimut


cici pun berlalu pergi keruang utama menemui sang mama papa dan sang suami yang tengah asik menikmati teh.


"cici kamu buat kegaduhan apa lagi di kamar cica,terus kenapa kamu cemberut gitu"ucap risma


"aku kesal dengan si mochi masa pagi pagi masih molor bukan nya ajak si cicak olahraga biar sehat"ucap cici masih kesal


"mungkin saja mereka cape ci karena sehabis olahraga malam"ucap brave asal


"ya tapi aku kan pengen si mochi itu jadi suami yang overprotektif pada istri nya yang sedang hamil"ucap cici yang kini hilang rasa kesal nya


tak lama cica dan genta pun datang menuruni tangga.


"mochi lu beresin kamar lu dan cicak.mulai sekarang lu dan cicak tidur di kamar bawah"ucap cici dengan tegas


"lah emang kenapa curut"tanya genta


"lo itu ogeb banget sihhh mochiiiii lu tadi galiat apa si cicak nuruni tangga lemot gitu.gue khawatir takut terjadi sesuatu dengan si cicak jika terus terusan naik turun tangga.gue takut si cicak jatuh kan bahaya juga apa lagi si cicak sering merasakan pusing"ucap cici panjang lebar.


"udah sono angkutin barang barang lu ama istri lu.pindah ke kamar bawah"ucap cici tegas


"iya kaka ipar"ucap genta kembali kekamar nya.


"sekarang ayo cicak kita olahraga senam di luar supaya lu dan anak lu sehat"ajak cici menggandeng sang adik


sampai di luar dengan perlahan cici membimbing sang adik senam bumil.


"ayo semangat cicak"ucap cici menyemangati


"ci lo udeh kayak dokter,senam bumil lo tau semua"ucap cica yang mengakui kehebatan kakak nya dalam membimbing senam bumil


"gue kan liat dari youtube ca,ya trus gue pelajarin biar gue bisa ajak lu senam setiap hari supaya lu dan ponakan gue sehat"ucap cici


selang beberapa menit senam pun berakhir


"ci gue pengen jalan jalan santai nih keliling komplek"ucap cica


"yaudah ayo"ucap cici menggandeng sang adik


sambil berjalan menghirup udara segar pagi hari.mereka terus berkeliling komplek dengan santai


selang beberapa menit mereka pun kembali kerumah namun terlebih dahulu mereka menghampiri si ali yang tengah sibuk memakan rambutan di atas pohon.


"haiii kakak twins tumben datang kerumah ali"sapa ali yang berada di atas pohon rambutan


"li gue mau dong rambutan nya"pinta cica


"iya li gue juga mau dong"pinta cici


"kalau mau sini lah manjat.biasa nya juga kak twins manjat sendiri"ujar ali santai


"li ambilin lah masa kita manjat sihh nanti bisa bisa tuh pohon roboh aja"rayu cici yang malas untuk manjat


"ogah"ucap ali sambil memakan rambutan nya


"li masa lo tega si ama adik gue yang lagi ngidam rambutan"ucap cici


"kak cica lagi hamil?"tanya ali.cica pun mengangguk


"baiklah ali ambil kan yang banyak spesial untuk kak cica"ucap ali yang ikut senang atas kehamilan cica


"uhhh terimakasih ali anak nya pak somad yang ganteng nya tak tertandingi"puji cica membuat ali bersemangat memetik rambutan untuk nya dan cici


selang beberapa menit ali pun turun dari pohon dan memberikan sekantong kresek rambutan


"terimakasih ali kapan kapan main ya ke rumah gue"ucap cici menerima


"iya,udah sono pulang ali mau mandi nih gatel di gigit semut di atas"ucap ali langsung berlari kedalam rumah nya sambut garuk garuk


twins pun sontak tertawa lalu mereka pun pergi untuk segera pulang karena hari sudah siang.