
keesokan hari nya di meja makan.cici merasa sangat bersalah pada orangtua nya karena selalu menyembunyi kan permasalahan nya dengan dave yang selalu ingin memperkosa nya.
"maaf kan cici ma pa,cici janji tidak akan pernah menyembunyikan apa apa pada mama dan papa"ucap cici menunduk.
"baiklah kali ini papa dan mama maafkan tapi lain kali jika hidup mu ada madalah atau pun ada yang ingin mencelakai kamu.kamu harus bicara pada papa dan mama atau pun suami mu"ucap dinanto tegas.
"iyah pa"ucap cici
usai sarapan pagi nya mereka pun berpamit pada kedua orang tua nya untuk bersekolah dan brave ke kantor.
"ma,papa kekantor"ucap dinanto mencium kening sang istri.
"hati hati pa"ucap risma mencium tangan sang suami.
sesampai di sekolah cici pun berpamit mencium tangan sang suami.setelah sang suami mencium kening nya.
cici pun berlalu pergi memasuki sekolah nya namun saat belum sampai ruang ujian nya cici pun dihadang oleh stefani dan sisi.
"heyy brengsek!"kasar stefani menarik cici.
"ada apa -_-"datar cici
"lo kan yang memasukan dave ke penjara"ucap stefani dengan marah
"tidak"jawab cici singkat.
"jangan bohong"ucap stefani hendak menampar cici namun audah dulu tangan nya di cekal seorang pria tang tak lain brave yang saat ingin berlalu kekantor nya ia melihat buku sang iatri yang tertinggal jadi ia berlari memasuki sekolah.
"jika kau melukai nya atau pun menyentuh nya,aku pasti kan kau sama seperti dave mendekam di penjara"ucap brave dingin menatap tajam stefani.
cici pun tersenyum pada sang suami.
"ka-u tuan brave pengusaha muda itu"ucap stefani tqk percaya begitu juga dengan sisi.
"iya ini aku kenapa?!hah!.aku peringati kalian berdua jika berani melukai dan menyentuh bahkan berniat butuk pada nya.aku pastikan kalian lebih parah dari dave yang mendekam di penjara"ancam brave mrmbuat stefani dan sisi ke takutan.
brave pun memberikan buku itu pada sang istri dan tersenyum
"semoga ujian ku lancar"ucap brave lembut mengelus kepala sang istri yang tersenyum.
brave pun berlalu pergi
"kepo"ucap cici berlalu pergi.
"kurangajar!"geram stefani.
tak butuh waktu lama brave pun tiba di kantor nya dan langsung melihat keributan di kantor nya.
brave pun segera menghampiri nya.para karyawan pun menunduk sopan.
"ada apa ini andrian"tanya brave
" tuan wanita ini berani datang kekantor tuan"ucap andrian menunjuk wanita itu yang tak lain adalah risa.
brave pun langsung menatap tajam risa.
"ada keperluan apa kau kesini!"ucap brave dingin.
"kau harus bertanggung jawab atas apa yang kau lakukan"ucap risa
"bertanggung jawab apa?!"tanya brave dingin
"tuan sebaiknya bicara kan ini di ruang tuan"ujar andrian.
mereka pun berlalu pergi keruang ceo.sampai di ruang ceo brave pun duduk di kursi kebesaran nya dengan sorot mata marah menatap risa
"katakan!"tanya brave to the point.
"kau harus bertanggung jawab dengan apa yang kau lakukan pada ku waktu di hotel"ucap risa
"apa maksud mu!"
"aku hamil anakmu dan kau harus bertanggung jawab karena kau adalah ayah dari anak yang ku kandung!"
"jangan memfitnah ku yang tidak tidak!! aku bukan ayah dari anak yang kau kandung.dan kau bilang aku bersama mu di hotel hah?!jangan kan bersamamu!.mrnyentuh mu saja aku tidak sudi!"dingin brave
"andrian usir jalang ini!"
andrian pun dengan kasar menarik risa untuk keluar dari kantor brave