
keesokan harinya.dengan tubuh polos cici terbangun dari tidur nya dengan lembut ia membangunkan sang suami untuk melaksanakan sholat subuh.
"brave sayang bangun sudah subuh ayo kita solat"ucap cici terus menggoyangkan tubuh polos suaminya.
brave pun terbangun dari tidur nya dan menarik tubuh polos sang istri dalam pelukannya
cup
"morning kiss"ucap brave berbalik menindihi cici
"brave kita harus segera mandi nanti bisa telat sholat subuh"ucap cici yang kini merasa geli saat adik kecil brave menempel pada v nya
"cium ku dulu"ucap brave manja
cup
cici mencium sekilas bbr brave dan brave pun beranjak bangun dari ranjang.dan langsung menggendong cici membawanya kekamar mandi
"brave biarkan aku mandi sendiri saja"ucap cici
"tidak,kita mandi bareng saja supaya tidak telat sholat subuh oke"ucap brave menurunkan cici shower yang ia nyalakan.
selang beberapa menit mereka pun usai sudah rapih dengan pakaiannya dan langsung melaksana kan sholat subuh.
sementara di kediaman dery saputra
dave terkena amarah dery sang papa yang begitu sangat murka dengannya.bagaimana tidak subuh hari dave baru saja pulang diantar temannya dengan keadaan mabuk berat.dengan amarah yang sangat memuncak dery terus menampar putra nya tanpa ampun namun berbeda dengan fina sang istri atau ibu dari dave.ia terus berusaha menahan dery untuk berhenti menampar putra kesayangannya
"papa sudahh jangan sakiti dave pa"teriak fina terisak menangis
"jangan membelanya dia anak yang tifak berguna hanya menyusahkan orang tua saja.papa sudah cape memberinya peringatan untuk tidak meminum alkohol tapi dia masih saja meminum nya"ucap dery yang kini berhenti menampari putranya
"pa mama yakin dave akan berubah"ucap fina memeluk putra kesayangannya
"terserah"ucap dery berlalu pergi
fina pun langsung membawa kekamar.sampai di kamar fina membaringkan tubuh dave di kasur.
sambil menatap nya dengan sendu ia terisak menangis.
"cici sayang kembalilah padaku,akunjanji tidak akan menyakitimu lagi"ucap dave mengigau membuat fina ikut sedih
"caramu itu salah dave untuk membuat cici kembali padamu.author tahu kamu masih mencintai cici tapi kamu juga salah dave.ingin mendapatkan cici dengan cara ingin memperkosa nya.ya jelas cici tak mau denganmu yang kasar dan pakboy.sehingga kau sendiri lah yang membuat cici menjauh darimu."batin author merasa iba pada dave
"dave mama janji akan membantu mu mendapatkan kembali cici.apapun mama lakukan untuk mu bahagia"ucap fina mencium kening putra nya dan berlalu pergi keluar dari kamar putra nya
usai melaksana kan sholat pasutri melanjutkannya dengan berdoa pada tuhan.
"ya allah jadikanlah keluarga kecil hamba yang selalu tabah dalam menghadapi ujian mu dan berikanlah kami selalu kebahagiaan dalam berumah tangga dunia maupun ahkirat.aminn"batin brave
"ya allah terimakasih,hamba sangat bersyukur padamu.engkau telah mengirimkanku suami terbaik yang membimbingku selalu berada di jalanmu.dan jadikanlah keluarga kecil kami keluarga yang bahagia dunia akhirat.aminn".batin cici
setelah usai berdoa seperti biasa cici mencium tangan sang suami.begitupun dengan brave mencium kening sang istri.setika cici pun berhambur memeluk brave dan terisak menangis dalam pelukan brave.
"sayang kenapa kamu menangis"ucap brave lembut seraya mengelap air mata sang istri.
"sejak dulu aku jarang sekali menunaikan ibadah bahkan bisa di bilang aku sering melupakan kewajibanku sendiri hingga hati ku selalu merasakan tidak tenang namun aku belum menyadarinya penyeba nya mengapa hati ku selalu tidak tenang.tapi sekarang aku sangat bahagia memiliki suami seperti mu yang taat pada allah.dan aku sangat berterima kasih padamu brave karena mu aku sekarang sadar jika aku sangat membutuhkan allah".ucap cici tulus seraya mengeratkan pelukanya
"aku dulu sama sepertimu sayang.dulu aku sering melupakan kewajibanku namun saat mama menceritakan tentang dosa dosa seorang muslim beragama islam, yang meninggalkan kewajiban yang di perintah kan allah.saat itulah aku sadar dan memulai untuk berubah dan mendekatkan diri pada allah"ucap brave dengan lembut mencium kening sang istri.
"dan aku juga sangat bersyukur karena doa ku untuk mendapat kan istri solehah kini sudah terjawab dan kini aku mendapatkanmu dengan cara menghalalkannya"ucap brave membuat wajah cici merah merona serta membuat hatinya sangat senang karena dikatakan istri solehah.
"brave apa aku boleh bertanya sesuatu padamu?"tanya cici yang kini melepas pelukanya.
"bertanya lah"ucap brave diiringi senyum manisnya
"apa dulu kau memiliki seorang mantan?"tanya cici hati hati.
"baiklah aku akan menjawab pertanyaan istriku tercinta.aku tidak memiliki mantan karena aku tidak pernah menjalin hubungan dengan lawan jenis"ucap brave membuat cici terkejut sekaligus senang.
"benarkah??tapi waktu aku lihat di situs google jika kamu memiliki seorang kekasih model papan atas"ucap cici
"aku tidak memiliki hubungan dnegan nya.itu hanya dia saja yang mengarang mengatakan aku kekasihnya.tapi kamu tenang saja berita itu sudah aku lenyapkan dan bereskan
dan tidak akan bisa lagi di cari"ucap brave membuat cici bernafas lega
"tapi bagaimana jika wanita itu mendatangi mu dan memohon untuk dinikahi.secara wanita itu sangat cantik dan pasti siapa yang tidak menolak nya"ucap cici masih saja nerfikir negatif sehingga membuat brave gemas langsung mencium bbr mungil istri nya.
"sayang bagiku hanya kau yang cantik didunia ini.dan hanya kau lah yqng berhak atas hatiku dan diriku"ucap brave dengan tulus
"brave kamu janjikan tidak akan meninggalkanku"ucap cici menatap lekat
"aku janji sayang.dan kau juga harus percaya selalu padaku ya jika rumah tangga kita terjadi suatu masalah.karena setiap rumah tangga akan mengahadapi masalah atau ujian ntah itu apa dan kapan"ucap brave
saat keasikan mereka dalam mengobrol seketika cici pun teringat akan sekolahnya.
"astagfirullah aku harus sekolah brave"ucap cici mode panik karena jam sudah menunjukkan pukul 06.30
karena sehabis mandi cici langsung menggunakan seragam panjang barunya.kini cici tengah sibuk menyiapkan pakaian sang suami untuk kekantor.usai menyiapkan pakaian sang suami cici pun dengan sibuk bercermin memakai kerudung.
selang beberapaa menit kedua insan masing masing telah seleaai bersiap.dan saling memandang satu sama lain
"masya allah cantik sekali istriku"ucap brave begitu sangat terpesona melihat cici yang mulai berhijab.
"kau juga tampan brave"ucap cici malu malu kocheng
"baiklah sekarang ayo kita turun ke bawah kita sarapan"ujar brave menggandeng mesra istrinya melangkah keluar dari kamar dan berpapasan dengan cici dan genta.
"cici cica"ucap twins bersamaan
"sejak kemarin saat suami ku memintanya"ucap cici
"wahh suami kita satu server ci"ucap cica membuat genta dan brave terkekeh
mereka pun menuruni tangga bersama menghampiri sang mama dan papa tercinta yang menunggunya
seketika risma dan dinanto pun menatap twins dengan mengembangkan sebuah senyuman
"masya allah anak papa"ucap diananto begitu sangat bahagia begitu pun dengan risma yang tak kalah bahagianya melihat kedua putri ya mulai berhijab.
"akhir nya keinginan ku tercapai melihat kedua putriku berhijab sepertiku"batin risma sangat bersyukur
"ayo sayang putri mama yang cantik dan mantu mama yang ganteng kita sarapan"ujar risma
merekapun menyantap sarapan dengan tenang dan sesekali para suami menatap istrinya masing masing sambil tersenyum.hingga beberapa menit sarapan pun usai merekapun berpamit untuk sekolah kecuali brave ia bukan sekolah melainkan ke kantor tapi sebelum nya ia mengantarkan terlebih dahulu sang istri tercintanya.
lima belas menit berlalu kini cici pun telah sampai di sekolah begitupun dengan cica sang adik juga.
"brave aku sekolah yaa"ucap cici mencium tangan suaminya
"belajar yang pintar ya sayang"ucap brave mencium bbr dan kening sang istri
setelah berpamitan cici pun melambaikan tangannya dan menghampiri cici dan genta.
kedatangan twins seperti biasa membuat semua bina bangsa heboh dan riuh apalagi melihat penampilan twins yang sangat berbeda dari sebelumnya.
"subhanallah ukhty twins"
"sangat cantik"
"wanita idaman"
"sisakan satu untukku"
begitulah kehebohan para murid bina bangsa saat melihat kedatangan twins.
sampai di kelas mereka semua terkejut sekaligus senang melihat twins."masya allah"itu kalima yang terlontara pada mulut teman teman twins.
"ini serius??ini twins??sejak kapan mulai berhijrah??"tanya della merasa terpukau melihatnya
"kepo"singkat twins seraya duduk di bangku kebanggaannya
"cantik sekali bebep cici.....ah maksudku cici
andai saja cici belum menikah uhh pasti sudah kunikahi terlebih dahulu sebelum suaminya"batin rifky menatap cici yang tengah asik mengobrol.
"cici cici kau cantik sekali"batin rendy menatap cici
"woyyyy"teriat genta membuyarkan dua fuckboy yang tengah asik memandang cici
"inget bro cici udeh punya suami"ejek genta pada dua fuckboy yang masih patah hati.
"gue tau mochiii!"ketus rifky
selang beberapa menit bel pun berbunyi menandakan jam pelajaran di mulai.guru yang mengajarnya pun saat memasuki kelas ap sontak begitu terkejut dan senang melihat twins nakal berhijrah.
selang beberapaa menit mengajar lagi lagi guru yang mengajar di buat tak percaya karena twins begitu sangat disiplin waktu dan memperhatikan pelajaran dengan baik.
"twins memang benar benar berubah"batin buguru merasa senang.
selang beberapa menit jam pelajaran pun usai diakhiri dan berganti dengan pelajaran kedua.
"duhh ci gue belum kerjaiin pr nya gimana nih"ucap cica
"emang lo ngapain aja semalem hah"tanya cici menjitak sang adik
"simochii minta jatah mulu ci"ucap cica
"lah lo sendiri udah belum?"tanya cica
"sama aja gue juga belum.gue lupa mo ngerjaiin karena brave semalem juga minta jatah sampe larut malam"ucap cici cengengesan.
sambil menunggu gurunya dateng genta dengan cepat menyontek pada teman nya.
"selesai,thanks ya"ucap genta langsung menghampiri bangku twins
"yank nihh kerjain sekarang keburu gurunya dateng"ucap genta menyerahkan bukunya pada samg istri
"mochi gue juga ya nyontek"ucap cici
"buat lo ada syaratnya"ucap genta
"yaelah pake syarat segala.lo kebangetan ya lu sendiri aja dari nyontek"kesal cici
"mau ganihhh dari pada d hukum"ucap genta
"apa sayaratnya!"ketus cici
"pulang sekolah belikan gue sepuluh balon kenikmatan"ucap genta tersenyum menyeringai
"ehh kampret lo gila ya.kan lu yang pake masa gue yang beli!"kesal cici
"kan sekalian juga lo beliin buat laki lo"ucap genta.
"baiklah"pasrah cici karena guru sebentara lagi datang
selang beberapa menit gurunya pun tiba teins yang usai menyontek pun langsung mengumpulkannya.