CICI & CICA

CICI & CICA
bab 5



malam hari tiba twin yang kala itu sedang bersantai di kamar tiba tiba sang mama memanggilnya


"twins!!!!kemarii cepat!mama dan papa ingin bicara sesuatu!"teriak risma langsung membuat twins heboh dan berlari


brukkkkk


"aduhhh lo gimana sih cicakk jalannya pake jatoh sgala sakit tauu!"kesal cici terjatuh saat sudah menuruni tangga begitupn dengan cica


"kok gue sihh udah jelas jelas lo yang jatoh truss nimpa gue"ucap cica tak mau di salahkan


"kan lo yang di depan pertama jatoh"kesal cici


"twins sudah jangan berkelahi cepat kemari mama dan papa ingin bicara pada kalian"tegas dinanto


twins pun menghampiri dan duduk dengan wajah cemberut dua duannya


"ada apa ma pa"tanya twins bebarengan


"mama mau diantara kalian qda yang mau mama jodohkan dengan anak sahabat mama"ucap risma membuat twins membelalakkan matanya


"dijodohin"kejut twins bareng


"iya mama mau menjodohkan diantara kalian dengan anak sahabat mama"ucap risma


" ma aku tidak mau di jodohkan,biar cica saja"ucap cici menolak


"eitsss lo jangan begitu ci gue ini udah punya kekasih masa gue harus ninggalin si mochi.udah lah lo aja lo kan jomblo"ucap cica dengan senyum manisnya


"benar juga sih masa gue tega sih misahin si cicak sama si mochi.tapi gue juga gak mau dijodohin"batin cici


"eh kampret lo jangan sok tau diem diem gini juga gue punya kekasih emang nya lo doang"ucap cici berbohong karena tidak mau di jodohkan


"lo jangan boong ci gak mungkin lo punya kekasih biasanya juga lo bilang ama gue kasih tau gue trus bucin bareng ama gue"ucap cica tak percaya


"tau ah pusing gue"ucap cici jengah


"lalu siapa diantara kaliqn yang mau mama dan papa jodohkan"tanya dinanto tegas


"cici cica"ucap twins saling menunjukk


"ci lo apaan sihhh udah lo aja gue kan udah ada si mochi"ucap cica berusaha membujuk cici


"lalu siapa yang mau"ucap risma


"gak ada"ucap twins bersamaan


"baiklah bagaimana kalo kalian gamsut"ujar risma membuat sang suami dan anak menepuk jidatnya


"mama pikir ini permainan pake gamsut segala"ucap twins


"ya supaya tidak saling tunjuk jadi biar adil gamsut saja yang kalah itu yang mama jodohkan bagaimana"ujar risma


twins pun berpikir pikir hingga beberapa menit salah satu mereka angkat bicara sambil menarik nafas dan menghembuskan lagi cici pun bicara


"ma pa kita akan pikirkan lagi"ucap cici menarik cica untuk pergi kekamar mereka berdua


sampai di kamar cici merebahkan tubuhnya sementara cica ia duduk di sisi ranjang menatap sang kakak


"ngapain lo liatin gue"ucap cici mengernyitkan dahinya


"ci lo mau ya di jodohin jangan gue"ucap cica memelas


"tidur udah larut malam nanti besok kita bicarakan lagi"ucap cici memejamkan matanya


cica pun ikut berbaring di samping sang kakak sambil menatap langit langit kamar ia membatin


"gue gak bisa bayangin bagaimana gue harus ninggalin si mochi kalau gue terima perjodohan itu.gue kan cinta banget dengan si mochi.semoga cici mau di jodohin"batin cica sambil memejamkan matanya


taklama mereka pun tertidur pulas menyusuri mimpi mimpiinya masing masing.


keesokan harinya


cica bersama genta tak henti mengganggu cici yang tengah menyantap makanan nya di kantin.mereka terus saja memohon untuk tidak memisahkan mereka dengan perjodohan itu.


"ci gue mohon jangan lo pisahin gue dengan cica.gue gak bisa hidup tanpa cica ci"ucap genta memohon


"ci lo mau ya terima perjodohan itu gue mohon ci.lo sayang kan ama gue masa lo tega sih misahin gue sama si mochi"ucap cica memohon dan memelas


cici pun hanya berdiam yak menjawab ia masih fokus pada makanan nya tanpa memperdulikan pasangan kekasih yang memohonya